MANAGED BY:
MINGGU
26 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 25 April 2019 12:25
Pemilu, Wali Kota Soroti Adu Uang di Lapangan

Asyik di Pilpres, Pileg Bukan Adu Program

Rizal Effendi dan UAS.

PROKAL.CO, class="m-991723597862840126gmail-msonospacing">BALIKPAPAN-Pemilu tahun ini memang terasa berat bagi masyarakat maupun penyelenggara. Bagaimana tidak, ada lima pemilihan yang digabung menjadi satu, yakni presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten. Selain memakan waktu yang lama, pesta demokrasi kali ini juga menguras tenaga mereka yang terlibat. 

Data nasional menyebutkan ada sebanyak 119 orang tewas dalam pemilu kali ini. Bahkan, anggota kepolisian pun tak luput menjadi korban. Wali Kota Rizal Effendi menyatakan sepakat dengan pernyataan wapres, pemilu yang akan datang agar dipisah alias tidak digabung menjadi satu seperti sekarang. Di Balikpapan sendiri tak luput dari jatuhnya korban. Ada tiga orang yang meninggal, anggota kepolisian dan sekretaris lurah.

“Data nasional itu sudah 119 orang meninggal dunia dan ada 15 polisi kalau tidak salah yang meninggal dunia. Bahkan, di Balikpapan, pemilih pun ada yang meninggal dunia,” kata Rizal di Gedung Parkir Klandasan, kemarin (24/4).

Situasi ini sejatinya telah dikhawatirkan oleh Rizal. Untuk itu, dia menginstruksikan kepada seluruh puskesmas agar standby selama 24 jam, guna mengantisipasi meningkatnya warga yang jatuh sakit akibat pemilu ini.

“Kami sudah kasih tahu untuk petugasnya jangan wanita, apalagi yang lagi hamil, pasti berat. Jangan jadi petugas KPPS kalau punya penyakit yang kronis,” ujarnya.

Di lain sisi dengan digabungnya pemilihan kali ini membuat nilai demokrasi menjadi kurang efektif. Masyarakat hanya terfokus pada pemilihan presiden saja. Walhasil, pemilihan lainnya tidak tercermati sehingga rawan money politics. Bahkan, Rizal menyebutkan money politics seolah menjadi kesempatan bagi para caleg, supaya meraih suara sebanyak-banyaknya.

“Di sisi lain, semua orang asyik di pilpres. Tidak lagi tercermati pileg. Akhirnya pileg yang terjadi bukannya adu program, yang terjadi pileg adalah adu uang di lapangan. Karena orang tidak perlu lagi teriak saya punya program begini-begitu, nggak perlu. Pokoknya tiga hari, ya, bagi uang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengakui, pemilu tahun ini memang berat. KPU tidak henti-hentinya bekerja 24 jam agar proses penyelenggaraan di tingkat Kota Balikpapan berlangsung lancar. Thoha berharap, ke depannya pemilu tidak digabung menjadi satu.

“Kami mulai dari tahun 2009 jadi penyelenggara, ini yang paling berat dan paling banyak makan korban. Kami hanya bisa mengusulkan agar ini ditinjau ulang. Kami hanya menjalankan aturan di undang-undang,” pungkas dia. (yad/yud/k1) 

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Mei 2019 10:36

Si Jago Merah Ludeskan Dua Rumah

BALIKPAPAN-Api kemarin (24/5) berkobar pada siang bolong, sekira pukul 11.30…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:33

Satlantas Siapkan Mobil Derek

BALIKPAPAN-Tiga jenis pos akan dibuka jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas)…

Sabtu, 25 Mei 2019 10:32

Awas! Penggunaan VPN Berbahaya

BALIKPAPAN-Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengeluarkan pernyataan agar warga…

Jumat, 24 Mei 2019 11:27

Pemeran Video Bantah Penculikan Kotak Suara

BALIKPAPAN-Penyidik Polda Kaltim yang menetapkan ND (29) sebagai tersangka penyebaran…

Jumat, 24 Mei 2019 11:25

Caleg PDIP Dilaporkan ke Bawaslu

BALIKPAPAN-Laporan kecurangan kembali masuk ke Kantor Bawaslu Balikpapan. Kemarin (23/5),…

Jumat, 24 Mei 2019 11:24

Rizal: Tak Perlu Demo ke Jakarta

BALIKPAPAN-Aksi demo yang terjadi di Jakarta depan kantor Bawaslu sejak…

Jumat, 24 Mei 2019 11:22

Akhirnya Dilimpahkan Penyidik ke Jaksa

BALIKPAPAN-Sejak bergulir Januari 2019, akhirnya penyidik Satreskrim Polres Balikpapan melimpahkan…

Kamis, 23 Mei 2019 11:20

IRT Penyebar Hoax Jadi Tersangka

BALIKPAPAN-Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial ND (29) ditetapkan sebagai…

Kamis, 23 Mei 2019 11:18

Puluhan Massa Gelar Aksi Damai

BALIKPAPAN-Aksi damai kemarin (22/5) dilakukan oleh kelompok masyarakat mengatasnamakan Rakyat…

Kamis, 23 Mei 2019 11:15

Medsos Dibatasi, Warga Mengeluh, Netizen Download VPN

BALIKPAPAN-Pemerintah membatasi penggunaan media sosial (medsos) pasca aksi demo yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*