MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BALIKPAPAN

Sabtu, 18 Mei 2019 09:50
Bayi Balita Sehat untuk Generasi Kuat dan Berbakat
SEHAT SEJAK DINI : Orangtua peserta lomba bayi balita sehat dan jajaran staf Puskesmas Gunung Sari Ulu foto bersama usai lomba.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN - Dalam rangka mendorong terciptanya proses tumbuh kembang bayi balita secara optimal, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota Balikpapan bekerjasama dengan pihak puskesmas menggelar Lomba Balita Sehat tingkat kelurahan, yang nantinya akan masuk dalam tingkat kecamatan dan tingkat kota. Salah satu upaya pembinaan dan pengembangan anak ialah meningkatkan kesehatan balita melalui usaha promotif sebagai peran tumbuh kembang dari masyarakat.

Seperti yang dilakukan Puskesmas Gunung Sari Ulu (GSU), Balikpapan Tengah yang mengadakan lomba bayi balita sehat di aula kelurahan, kemarin (17/5). Adapun tema yang di ambil yaitu 'Bayi Balita Sehat Untuk Generasi Kuat dan Berbakat' puluhan anak dan orang tua antusias mengikuti lomba untuk menampilkan keterampilan dan keahlian anak-anaknya yang digelar pihak puskesmas.

"Untuk mengikuti lomba balita sehat, ada beberapa syaratnya yang harus dilengkapi orangtua yakni dengan membawa fotokopi kartu keluarga, fotokopi KTP ayah ibu, merupakan anak pertama atau kedua, membawa buku pink (buku KIA), fotokopi akte kelahiran, fotokopi kartu KB, bayi usia 6 - 10,5 bulan dan balita usia 12 - 58,5 bulan," kata Kepala Puskesmas GSU drg Farida.

Farida mengatakan, dalam lomba ini ada sekitar 22 anak terdiri dari 10 Bayi dan 12 Balita untuk menjadi peserta pilihan dari beberapa posyandu. Hal ini dilakukan untuk lebih mendekatkan diri dan pelayanan ke masyarakat.

“Lomba balita sehat ini bertujuan untuk mempersiapkan masyarakat yang berkualitas dan produktif. Sehingga tercipta generasi penerus yang handal bagi pembangunan kedepan. Dalam perlombaan ini juga kami menyeleksi administrasi kelengkapan peserta dari orangtua mereka, seperti akte kelahiran dan kartu menuju sehat untuk mengetahui grafik kesehatan balita yang mengikuti kegiatan ini,” ujar Farida.

Adapun beberapa pemeriksaan yang dilakukan pihak Puskesmas yakni, seleksi KIA/KB, pemeriksaan Imunisasi pada anak, pemeriksaan berat badan dan tinggi badan, pemeriksaan gigi, kesehatan umum, serta psikologi pada bayi dan balita.  Menurutnya, masa balita merupakan masa yang paling menentukan dalam pembangunan manusia yang handal. Sebab, masa balita merupakan masa yang paling kritis, terutama ditinjau dari aspek pertumbuhan dan perkembangannya.

“Masa balita ialah masa emas sekaligus masa kritis. Fakta seputar balita menunjukan adanya hambatan pertumbuhan dan perkembangannya yang disebabkan oleh kekurangan gizi pada masa kehamilan. Jika 1000 hari pertama kehidupan, gizi tidak dapat tercukupi maka akan menyebabkan anak berperawakan pendek sehingga mereka menjadi generasi yang tidak dapat bersaing di kemudian hari dan pada akhirnya akan menjadi beban bagi keluarga, masyarakat, dan negara,” terangnya.

Ia menuturkan, kegiatan lomba balita sehat ini telah rutin dilaksanakan setiap tahunnya dan dilakukan secara berjenjang dari tingkat kelurahan, kecamatan melalui masing-masing puskesmas hingga tingkat provinsi. Lebih lanjut, ia menjelaskan dengan adanya lomba ini dapat meningkatkan kesadaran orangtua dalam memonitoring tumbuh kembang balitanya menjadi balita yang sehat.

“Tujuan lomba balita sehat ini tentunya untuk mendorong tumbuh kembangnya balita di Kota Balikpapan,” jelas Farida.

Dalam penilaian lomba tersebut, pesertanya dibagi dalam dua kategori. Pertama, kategori bayi usia 6-24 bulan dan balita 25-59 bulan. Tak hanya balita yang ikut lomba, tetapi data dari kedua orangtuanya juga masuk dalam kriteria penilaian juri. Seperti penilaian kesehatan ibu dan ayah, pemeriksaan fisik, pengukuran fisik, hingga kesehatan pada orangtua.

"Alhamdulillah kami telah menentukan juara melalui proses seleksi yang panjang dari mulai seleksi administrasi, tingkat pemeriksaan kesehatan, melakukan kunjungan lapangan, kami tinjau langsung ke rumahnya bagaimana kondisi lapangan dari balita tersebut, bagaimana dengan lingkungan, kebersihan lingkungan, wawasan orangtua terhadap tumbuh kembang balitanya. Itu semua masuk dalam kriteria penilaian," tutupnya. (may/san)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Juni 2019 10:45

Akses Tertutup Akibat Longsor di RT 50 Muara Rapak

BALIKPAPAN - Akibat diguyur hujan deras dengan intensitas tinggi di…

Selasa, 18 Juni 2019 10:43

DPU Beri Lampu Hijau

BALIKPAPAN – Hingga kini, pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan,…

Selasa, 18 Juni 2019 10:42

Target Tak Muluk-Muluk, Minimal Jadi Ajang Tambah Wawasan

Rasa bahagia kini tengah menyelimuti Neni Talinda. Kader Bina Keluarga…

Selasa, 18 Juni 2019 10:39

Sulap Hutan Jadi Kebun Toga

BALIKPAPAN – Fasilitas umum (fasum) di Perumahan Poka, RT 17…

Senin, 17 Juni 2019 10:48

Sempat Melambung Tinggi, Harga Daging Ayam Kembali Normal

BALIKPAPAN-Sempat mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjelang lebaran Idulfitri lalu,…

Senin, 17 Juni 2019 10:47

Tak Ada TPS, Sampah Pun Berserakan

BALIKPAPAN-Kumuh! Satu kata yang tepat disematkan ketika melintasi Jalan DI.…

Senin, 17 Juni 2019 10:44

Tembok SD 014 Balut Kembali Diperbaiki

BALIKPAPAN-Sempat jebol dihantam truk mundur dua hari sebelum lebaran minggu…

Senin, 17 Juni 2019 10:42

MALING MERAJALELA..!! Tahun 2019, Sudah 50 Mainhole Dicuri

BALIKPAPAN – Salah satu aset pemerintah kota (pemkot), kerap dicuri…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:37

33 Rumah Warga Lamaru Bakal Dibedah

BALIKPAPAN – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang digeber…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:36

Usulan Normalisasi Sudah Masuk E-Planning

BALIKPAPAN – Hujan deras yang mengguyur Kota Minyak, sejak subuh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*