MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 21 Mei 2019 10:58
Disnakertrans Buka Posko Pengaduan

Penyaluran THR Paling Lambat H-7 Lebaran

KEWAJIBAN: Perusahaan wajib menyalurkan THR paling lambat H-7 lebaran Idulfitri 1440 Hijriah.

PROKAL.CO, PENAJAM- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menginstruksikan kepada seluruh perusahaan diwajibkan bayar tunjangan hari raya (THR) paling lambat tujuh hari sebelum lebaran Idulfitri 1440 Hijriah. “Kami sudah surati seluruh perusahaan yang beroperasi di daerah ini, bahwa pencairan THR paling lambat H-7 Lebaran Idulfitri,” kata Kabid Hubungan Industrial PPU Ismail pada media ini, kemarin (20/5).

Berdasarkan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang Tunjangan Hari Raya (THR) Keagamaan, bahwa seluruh pekerja atau buruh berhak mendapatkan THR, baik itu karyawan tetap maupun tidak tetap.

 Untuk pekerja dengan masa kerja 12 bulan berhak mendapatkan THR sebesar satu bulan gaji. Sementara masa kerja kurang 12 bulan, THR-nya diberikan secara proporsional sesuai dengan perhitungan yang telah ditetapkan pemerintah. Ismail menekankan, pihaknya tidak mentoleransi perusahaan yang terlambat mencairkan THR.

“Pemerintah sudah menetapkan THR disalurkan kepada pekerja paling lambat H-7 Lebaran. Tidak boleh lewat dari itu,” terangnya.

Disnakertrans PPU juga membuka posko pengaduan THR. Ismail meminta, kepada karyawan melapor ke Disnakertrans apabila perusahaan tempatnya bekerja terlambat menyalurkan THR.

“Kami buka posko THR di kantor Disnakertrans. Posko ini dibuka sampai tanggal 29 Mei. Jadi, kalau ada perusahaan melewati batas waktu penyaluran THR, segera laporkan ke posko,” sebutnya.

Seperti tahun lalu, memasuki H-4 Lebaran ada perusahaan belum menyalurkan THR. Itu pasti kami tindak lanjuti, jadi ada perusahaan yang baru menyelesaikan pencairan THR pada H-2 Lebaran,” imbuhnya.

Ismail menyatakan, Disnakertrans pun melakukan monitoring di setiap perusahaan yang ada di PPU. Monitoring yang dilakukan sejak pekan lalu, untuk memastikan kesiapan keuangan perusahaan dalam hal pembayaran THR.

“Ini sudah memasuki minggu kedua, kami turun ke lapangan menitoring. Perusahaan yang didatangi menyatakan siap menyalurkan THR sesuai dengan waktu yang ditentukan pemerintah,” tandasnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Juni 2019 11:05

Longsor Ditutupi 30 Terpal

PENAJAM - Beberapa hari terakhir ini, curah hujan di Kabupaten…

Selasa, 18 Juni 2019 11:04

Perusahaan Tutup Mata Kerusakan Jalan Mengkudu-Random

TANA PASER – Jalan penghubung dua kecamatan Tanjung Harapan-Batu Engau…

Selasa, 18 Juni 2019 11:03

Ratusan Personel Jalani Tes Urine

TANA PASER – Guna memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan prajurit,…

Senin, 17 Juni 2019 11:14

Kecelakaan Parah, Jalan Negara Makin Rawan

TANA PASER – Jalan negara di Kabupaten Paser kian rawan…

Senin, 17 Juni 2019 11:13

ALHAMDULILLAH..!! Akhir 2019, Rumah Sakit Pratama Sepaku Beroperasi

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan mengoperasikan…

Senin, 17 Juni 2019 11:11

BPBD Usulkan Normalisasi Sungai

PENAJAM- Sebanyak tujuh RT di Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku,…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:49

Curi HP Tetangga, Pemuda Girimukti Dibui

PENAJAM - Tegar Abdi Pratama (20) nekat mencuri dua unit…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:47

Polres Kembalikan Dua Motor Hasil Curanmor ke Pemiliknya

PENAJAM - Satrekrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengembalikan dua…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:46

Koordinasi Polnes, Percepat Kemandirian Politeknik Paser

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser akan mempercepat kemandirian Politeknik…

Jumat, 14 Juni 2019 10:43

Jalan Licin dan Pengemudi Tak Hati-Hati

TANA PASER – Kecelakaan hebat terjadi antara Truk Fuso yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*