MANAGED BY:
RABU
19 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 12 Juni 2019 10:39
Jalan Poros PPU-Paser Rencana Dilebarkan
INFRASTRUKTUR: Pemerintah daerah akan melakukan pelebaran jalan poros PPU-Paser.

PROKAL.CO, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merencanakan pelebaran jalan poros PPU-Paser pada 2021 mendatang. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Alimuddin mengatakan, pelebaran jalan yang masuk dalam perencanaan yakni Jalan Provinsi Km 1 sampai Km 9 dan Jalan Provinsi di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam sampai ke Kecamatan Waru. Rencana pelebaran jalan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan apabila Jembatan Tol Penajam-Balikpapan terwujud.

“Pemerintah berupaya melakukan pelebaran jalan dari Jalan Provinsi Km 1 sampai Km 9. Dan pelebaran jalan dari Petung sampai Waru,” kata Alimuddin pada media ini, kemarin (11/6).

Valume pelebaran jalan tersebut untuk sisi kiri dan kanan masing-masing 3 meter. “Pelebaran jalan untuk kiri dan kanan 6 meter. Khusus jalan di Km 1 sampai Km 4 yang ada saat ini lebarnya sekira 40 meter,” terangnya.

Rencana pelebaran jalan tersebut telah dikoordinasikan kepada pemerintah pusat. Pasalnya, jalan tersebut masuk dalam daftar jalan nasional. Sehingga, pemerintah pusat yang memiliki kewenangan untuk pengerjaan pelebaran jalan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, pemerintah daerah memiliki kewajiban menyiapkan lahan. Artinya, daerah harus mengalokasikan anggaran pembebasan lahan warga yang masuk dalam titik proyek pelebaran jalan.

“Hasil koordinasi terdahulu dan info dari bupati, bahwa kita diminta oleh pusat untuk menyiapkan lahan. Tapi, untuk pengerjaan jalan akan ditangani Balai Pelaksanaan Jalan Nasional,” bebernya.

Alimuddin mengungkapkan, proyek pelebaran jalan rencana akan mulai berjalan pada 2021. Pemerintah daerah akan membebaskan lahan milik warga yang masuk dalam proyek pelebaran jalan. Soal harga, tentu akan mengacu pada hasil kajian tim appraisal. “Kalau ada warga tidak mau dibebaskan tanahnya, uangnya kita titip di pengadilan,” tandas Alimuddin. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 18 Juni 2019 11:05

Longsor Ditutupi 30 Terpal

PENAJAM - Beberapa hari terakhir ini, curah hujan di Kabupaten…

Selasa, 18 Juni 2019 11:04

Perusahaan Tutup Mata Kerusakan Jalan Mengkudu-Random

TANA PASER – Jalan penghubung dua kecamatan Tanjung Harapan-Batu Engau…

Selasa, 18 Juni 2019 11:03

Ratusan Personel Jalani Tes Urine

TANA PASER – Guna memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan prajurit,…

Senin, 17 Juni 2019 11:14

Kecelakaan Parah, Jalan Negara Makin Rawan

TANA PASER – Jalan negara di Kabupaten Paser kian rawan…

Senin, 17 Juni 2019 11:13

ALHAMDULILLAH..!! Akhir 2019, Rumah Sakit Pratama Sepaku Beroperasi

PENAJAM - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan mengoperasikan…

Senin, 17 Juni 2019 11:11

BPBD Usulkan Normalisasi Sungai

PENAJAM- Sebanyak tujuh RT di Desa Karang Jinawi, Kecamatan Sepaku,…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:49

Curi HP Tetangga, Pemuda Girimukti Dibui

PENAJAM - Tegar Abdi Pratama (20) nekat mencuri dua unit…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:47

Polres Kembalikan Dua Motor Hasil Curanmor ke Pemiliknya

PENAJAM - Satrekrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) mengembalikan dua…

Sabtu, 15 Juni 2019 10:46

Koordinasi Polnes, Percepat Kemandirian Politeknik Paser

TANA PASER – Pemerintah Kabupaten Paser akan mempercepat kemandirian Politeknik…

Jumat, 14 Juni 2019 10:43

Jalan Licin dan Pengemudi Tak Hati-Hati

TANA PASER – Kecelakaan hebat terjadi antara Truk Fuso yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*