MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 18 Juni 2019 11:14
Ayah Cabul Suka Main WTS

Diperiksa Polisi Tetap Tidak Mengaku

MEMBANTAH: Ar saat menjalani pemeriksaan terkait dugaan pencabulan yang dilakukan terhadap anak tirinya.(ist)

PROKAL.CO, TANA PASER – Ar (32) warga RT 05 Desa Petangis Kecamatan Batu Engau Kabupaten Paser yang diamankan polsek Batu Engau karena diduga mencabuli bunga (16) anak tirinya belum mengakui perbuatannya. Belakangan diketahui Ar suka menggunakan jasa wanita tuna susila (WTS) yang beroperasi di kawasan saing Prupuk, Batu Engau untuk melampiaskan kebutuhan biologisnya.

Kapolres Paser AKBP Roy Satya Putra melalui Kapolsek Batu Engau, Iptu Yulianto Eka Wibawa saat dikonfirmasi mengungkapkan untuk menahan pelaku (Ar) pihaknya sudah mengantongi dua alat bukti. Ia tidak mempermasalahkan pelaku tidak mengakui perbuatannya.

“Kami sudah mengantongi dua alat bukti dan bukti petunjuk lainnya untuk menahan pelaku, seperti pengakuan saksi korban dan hasil visum dari dokter yang menyatakan korban memang mengalami pencabulan,” ujar Kapolsek Yulianto, Senin (17/6).

Dikatakan Yulianto, awalnya pelaku sempat dilepaskan karena pihaknya belum memiliki alat bukti yang cukup untuk menahan pelaku. Setelah memiliki dua alat bukti, pihaknya langsung menahan pelaku, meski pelaku bersikeras tidak mengakui perbuatannya di depan penyidik yang memeriksa.

“Dalam penanganan kasus seperti ini, kami berharap ada sinergi yang baik antara kami dengan pihak terkait, terutama tenaga medis dalam membuktikan perbuatan pelaku, agar pelaku tidak lolos dari jerat hukum,”kata Kapolsek.

Ditanya terkait latar belakang pelaku, Kapolsek menjelaskan, berdasarkan pengakuan pelaku dan korban saat diperiksa secara terpisah, pelaku sehari-harinya adalah pekerja serabutan, untuk mencukupi kebutuhan ekonomi keluarga ibu korban membantu bekerja sebagai penyedia jasa urut.

“Berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun penyidik, pelaku ternyata diketahui suka menggunakan jasa PSK yang beroperasi di kawasan saing prupuk, Batu Engau untuk melampiaskan kebutuhan biologisnya. Pelaku dijerat   Pasal 81 ayat (2) UURI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,”pungkas Iptu Yulianto.

Seperti diketahui Ar (32) yang tercatat sebagai warga RT 05 Desa Petangis Kecamatan Batu Engau Kabupaten Paser. Ar diamankan, opsnal Polsek Batu Engau  karena diduga mencabuli bunga (16) yang nota bene adalah anak tirinya.

Berdasarkan pengakuan saksi korban (bunga) kepada penyidik, ia dicabuli ayah tirinya (Ar) sekitar pertengahan bulan Mei 2019, sekira pukul 21.00 wita saat rumah dalam keadaan sepi, karena ibu bunga sedang bekerja.

Saat kejadian ibunya sedang tidak ada di rumah dan pelaku sedang berada di rumah hanya berdua bersama dengan korban. Di malam hari terlapor masuk ke kamar korban lalu terlapor memegang dan meraba areal sensitif korban.

Pelaku kemudian membuka paksa celana dan celana dalam korban kemudian langsung menyetubuhi paksa korban,karena merasa tindakannya tidak dilaporkan korban, Kemudian pada akhir Mei 2019 pelaku mencoba mencabuli korban kembali dengan cara memegang payu dara korban. Karena tidak tahan dengan perlakuan pelaku kemudian korban memberitahukan peristiwa tersebut kepada kakak kandung korban melalui SMS, perilaku bejat ayah tirinya kemudian Kakak korban melaporkan kejadian tersebut ke kantor Polsek Batu Engau. (ian/yud)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 13 Juli 2019 11:22

Tabrak Penyapu Jalan hingga Kritis, Pria Ini Divonis 2,5 Tahun

BALIKPAPAN-Sidang terhadap terdakwa Sudianto (22) yang terjerat kasus kecelakaan lalu…

Jumat, 12 Juli 2019 11:07

Saksi Akui Pencabulan Dilakukan Berdua

BALIKPAPAN-Terdakwa di bawah umur SA (14) yang terjerat kasus video…

Kamis, 11 Juli 2019 11:04

APA MAKSUD..?? Pos Jaga Pantai Manggar Dilempari Batu

BALIKPAPAN - Bangunan berupa pos jaga dan tiket milik UPT…

Kamis, 11 Juli 2019 11:01

Satgas Pamtas Amankan 16 Ton Pakaian Bekas

BALIKPAPAN-Di wilayah perbatasan RI-Malaysia tidak hanya rawan penyelundukan narkoba. Di…

Rabu, 10 Juli 2019 11:15

Hajar Truk, Pengendara Motor Tewas

BALIKPAPAN - Kasus kecelakaan lalu lintas di jalur poros Kariangau,…

Rabu, 10 Juli 2019 11:14
Kasus Video Mesum yang Viral di Balikpapan

Cewek Dibawa ke Semak-Semak, Baru "Ditusuk"

BALIKPAPAN-Setelah dilakukan pelimpahan tahap dua oleh penyidik Unit PPA Polres…

Senin, 08 Juli 2019 10:49

Divonis 18 Tahun, Udin Gagal Banding

BALIKPAPAN-Pasca divonis majelis hakim 18 tahun penjara, terdakwa Udin Mabakni…

Kamis, 04 Juli 2019 09:59

Polisi Tetapkan Dua Tersangka

PENAJAM- Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) telah menetapkan dua…

Kamis, 04 Juli 2019 09:58

Usai Jatuh Korban, Pasang Plang Larangan

BALIKPAPAN-Duka menyelimuti keluarga murid MI Al Muttaqien, Sultan Aghniya (11)…

Rabu, 03 Juli 2019 12:06

450 Prajurit Yonif Raider Diberangkatkan

BALIKPAPAN - Sebanyak 450 prajurit dari Yonif Raider 600 Modang,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*