MANAGED BY:
KAMIS
13 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 22 Juli 2016 10:15
Baharuddin Lopa, Jaksa yang Jujur
Almarhum Baharuddin Lopa

PROKAL.CO,

PRIA yang lahir di Pambusuang, Balanipa, Polewali Mandar tanggal 27 Agustus 1935 silam itu menjadi teladan karena kepibadiannya yang sederhana dan jujur. Baharuddin Lopa lama menjadi abdi negara, terakhir ia menjabat sebagai Menteri Hukum dan Perundang-undangan yang sekarang berganti nama menjadi Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Sebelum itu, ia menjabat sebagai Jaksa Agung.

Sosok Lopa, sangat berbeda dengan kebanyakan pejabat, dia menganggap bekerja itu adalah kejujuran. Kesederhanaan dengan apa yang dimiliki, punya rumah kecil di Pondok Bambu, Jakarta Timur. Setiap hari berangkat dan pulang bekerja ditemani mobil Toyota Kijang, sangat kontras dengan menteri saat ini. Lopa membeli mobil Toyota Kijang itu secara kredit, dan beliau sendiri mengantar uang cicil per bulannya, bahkan lunas jauh hari sebelum jatuh tempo. Terhadap sikap Lopa, distributor mobil yang notabene temannya sendiri itu merasa kikuk, dan menghormati Lopa.

Keluarganya bahkan dilarang menggunakan fasilitas negara untuk keperluan pribadi. Pernah ia melarang sang istri pergi ke pasar dengan motor dinas. "Ini motor dinas bukan untuk urusan pribadi," kata Lopa kepada istrinya.

Kisah kejujuran Baharuddin Lopa juga tidak luput dari perhatian. Beliau dikenal sebagai sosok yang tidak gemar menerima hadiah dari orang lain dalam bentuk apapun, termasuk parsel lebaran. Bahkan di suatu ketika, Lopa pernah diberi uang berjumlah 10.000 Dollar AS dari teman seperjuangannya saat sekolah dasar hingga perguruan tinggi yang telah menjadi seorang pengusaha. Namun beliau mengembalikan uang itu.

Catatan penting dari kisah kejujuran mantan Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan ini yang patut dijadikan teladan bahwa segala sesuatu kehendak atau cita-cita apabila ingin dicapai lebih utama mengandalkan usaha sendiri.

Ketika menjabat Jaksa Tinggi Makassar, Lopa memburu koruptor kakap, akibatnya ia masuk “kotak”, hanya menjadi penasihat Menteri. Ia pernah memburu kasus mantan Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988) Presiden Soeharto dengan mendatangi teman-temannya di Kejaksaan Agung, di saat ia menjabat Sekretaris Jenderal Komnas HAM. Lopa menanyakan kemajuan proses perkara Presiden Republik Indonesia Kedua (1966-1988) Suharto. Memang akhirnya kasus Presiden Republik Indonesia Kedua itu diajukan ke pengadilan, meskipun hakim gagal mengadilinya karena kendala kesehatan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Sabtu, 18 April 2020 01:08

Pengetatan Sosial Tidak Efektif, Warga Masih Banyak Nongkrong

BALIKPAPAN - Sejak diberlakukannya pengetatan sosial alias pengurangan aktivitas kumpul-kumpul…

Sabtu, 18 April 2020 01:05

Kasus Terbanyak Corona, Balikpapan Belum Berani PSBB

BALIKPAPAN - Demi mempersempit penyebaran Covid-19 di tengah lingkungan masyarakat,…

Sabtu, 18 April 2020 01:04

Kurangi Ketergantungan Beras, Upayakan Penganekaragaman Pangan

BALIKPAPAN - Beras merupakan makanan pokok rakyat Indonesia. Penyeragaman konsumsi…

Jumat, 17 April 2020 12:39

KELAKUAN SAMA..!! Bapak Cabuli Anak Tetangga, Anak Cabuli Pacar

PENAJAM - Heboh, terungkap keluarga cabul. Ayah dan anak di…

Jumat, 17 April 2020 12:30

Tertulis Bahan Kimia, Ternyata Daging Babi

BALIKPAPAN - Pejabat Karantina Hewan Balikpapan melakukan penahanan terhadap daging…

Kamis, 16 April 2020 10:17

Pasien Covid-19 Bandel, Jalan-Jalan sambil Rekam Pasien Lainnya, Ini Tindakan RSUD

PENAJAM - Direktur RSUD Ratu Aji Putri Botung Kabupaten Penajam…

Kamis, 16 April 2020 10:09

Dua Pria Ditemukan Sudah Tak Bernyawa

BALIKPAPAN - Dua pria ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di…

Senin, 13 April 2020 12:31

Anggota Dewan Ini Bilang Bantuan Pemkot Terkesan Lambat

BALIKPAPAN - Sudah sekitar sebulan lebih penyebaran corona virus disease 2019…

Senin, 13 April 2020 12:30

Gas Langka, Maling Tabung Gas Tambah Berani

BALIKPAPAN - Pasca diberlakukannya pengetatan social, akhir-akhir ini warga mengeluh…

Sabtu, 11 April 2020 13:12

Penutupan Bandara dan Pelabuhan Kewenangan Kementerian Perhubungan

BALIKPAPAN - Untuk mengantipasi dan membatasi warga luar yang masuk ke…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers