MANAGED BY:
SELASA
06 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

BISNIS

Senin, 10 April 2017 12:47
Budidaya Dimulai 24 April, Target Produksi Minimal 15 Kg
PONDASI EDUKASI: Pelatihan bagi peserta Sekolah Peduli Inflasi (SPI) sebelum "pertarungan" dimulai 24 April mendatang (foto:ist)

BALIKPAPAN-Setelah menjaring 30 sekolah dan pondok pesantren (Ponpes) dalam kota dan Penajam Paser Utara (PPU) untuk berperan mengendalikan inflasi lewat budidaya cabai dengan metode organik menggunakan polybag bertitel Sekolah Peduli Inflasi (SPI) 2017 yang digagas Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI), akhir pekan kemarin puluhan peserta dibekali pelatihan yang digelar di KPw BI. "Pelatihan meliputi (langkah-langkah) mempersiapkan media tanam dilanjutkan penyemaian, pemeliharaan dan pengendalian hama," kata
Manager Unit Komunikasi dan Koordinasi Kebijakan Andi Adityaning Palupi di sela aktivitas, kemarin. SPI merupakan ajang untuk membangun pondasi edukasi inflasi melalui gerakan menanam secara mandiri yang dimulai dari lingkungan sekolah agar tercipta kebiasan dalam diri peserta untuk berperan mengendalikan inflasi. Selanjutnya diharapkan, kemampuan tersebut dapat ditularkan kepada masyarakat luas.

Adapun cabai dipilih karena menjadi komoditas utama penyumbang inflasi.  Permintaannya yang tidak berbanding lurus jumlah pasokan yang jadi pemicunya. Apalagi sebagian besar kebutuhan cabai  masih dipenuhi pasokan luar daerah. Sehingga penting untuk melakukan budidaya agar masyarakat tidak tergantung kebutuhan pasokan pasar.

Tercatat, peserta terdiri 20 SMP dan 5 ponpes di dalam kota serta 5 SMA asal PPU. Sementara pelatih dan pendamping yang mengawal kegiatan kelak merupakan petani. 5 pelatih dan pendamping dari Balikpapan dan 3 orang lainnya asal PPU.

Dalam SPI 2017, masing-masing sekolah diwajibkan menaman cabai minimal 800 polybag dengan target produksi minimal 15 Kg selama program bergulir. "Karena kami tidak mau memberatkan sekolah maka target yang kami patok juga tidak terlalu besar. Agar program ini mengganggu aktivitas belajar mengajar," celetuknya.

Sebagai bekal, tiap sekolah mendapat bantuan untuk belanja sarana sebesar Rp11 jutaan. Program budidaya pun akan dimulai 24 April mendatang dan berakhir Agustus mendatang. "Peserta dengan hasil panen lebih banyak tentu menjadi juaranya. ," serunya.

Selain bantuan tersebut juga pelatihan dan pendampingan, peserta juga akan ditempa dengan pengetahuan kewirausahaan menggunakan aplikasi Sistem Administrasi Pencatatan Keuangan (Siapik) melalui sistem operasi Android.

Untuk diketahui, budidaya cabai sudah digalakkan BI sejak tahun 2012 dengan sasaran ibu rumah tangga yang dikenal dengan gerakan masyarakat menanam cabai. Tahun 2015 sasaran meluas hingga ke sekolah-sekolah dengan harapan dapat menjadi agen perubahan dan kegiatan menanam secara mandiri dapat ditularkan di lingkungan sekitar. (dra/san)


BACA JUGA

Jumat, 02 Desember 2022 14:34

2023, BI Prediksi Ekonomi Balikpapan Tetap Tumbuh

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan menyebutka  bahwa di tahun…

Jumat, 02 Desember 2022 12:29

Antisipasi Lonjakan Permintaan, Pemkot Balikpapan Siapkan 24 Cold Storage

Untuk mendukung kegiatan para pelaku UMKM, Pemerintah Kota Balikpapan menyiapkan…

Senin, 07 November 2022 09:46

Pelaku UMKM Balikpapan Berkolaborasi dengan Ritel Luar Negeri

Para pelaku UMKM di Kota Balikpapan dirangkul ritel luar negeri,…

Sabtu, 22 Oktober 2022 10:02

Usaha Pengolahan Sagu di Paser Belengkong Kembali Bangkit

Setelah lebih dari dua tahun diterjang pandemi Covid-19, kini Usaha…

Minggu, 16 Oktober 2022 10:10

Rute Baru dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan Bawa Berkah

 Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan…

Senin, 26 September 2022 10:16

Kuartal II/2022, Realisasi Investasi Balikpapan Capai Rp4,2 Triliun

Realisasi investasi di Kota Balikpapan hingga Kuartal II/2022 tercatat mencapai…

Jumat, 23 September 2022 10:15

Investor Malaysia Minat Bangun Pabrik di KIK

Seiring dengan tahapan pembangunan ibu kota negara (IKN) di wilayah…

Jumat, 23 September 2022 10:09

Pemerintah Diharapkan Bangun Industri Pengolahan CPO di Kaltim

Wakil Ketua DPD RI Mahyudin mendorong pemerintah agar membangun pabrik…

Minggu, 04 September 2022 14:35

Harga Telur di Balikpapan Naik Lagi

Rencana pemerintah untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi…

Jumat, 26 Agustus 2022 10:13

PHM Sukses Alirkan Gas Anjungan WPN-4

 PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dengan dukungan SKK Migas dan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers