MANAGED BY:
RABU
06 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 23 Juni 2017 08:55
192 Penghuni Rutan Balikpapan Terima Remisi, Tiga Bebas, Satu Ditunda

TAHANAN

-ilustrasi

BALIKPAPAN  -  Ratusan warga binaan Rutan Kelas II-B Balikpapan bakal menerima remisi Hari Raya Idulfitri. Tiga warga binaan rutan pun menerima kebebasan dalam rangka remisi tersebut.

Dari tiga orang warga binaan yang dinyatakan bebas itu, satu orang harus tertunda kebebasannya lantaran subsider hukuman. Secara keseluruhan ada 192 warga binaan yang memperoleh remisi khusus Idulfitri pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, tiga orang yang langsung bebas yakni Noordin, narapidana kasus penganiayaan.

Selain Noordin, Arif dan Dwi Lestari juga menerima remisi khusus ini. Keduanya adalah narapidana dari kasus pencurian atau melanggar pasal 363 KUHP. Sementara, satu orang narapidana kasus narkotika yang harus terima tertunda kebebasannya lantaran menjalani subsider karena tidak membayar denda sebesar Rp 800 juta yakni Ambo Tuwo.

“Untuk Ambo Tuwo menjalani subsider tiga bulan karena tidak dapat membayar denda Rp 800 juta. Sementara itu, untuk 188 warga binaan lain menerima pengurangan hukuman. Mereka narapidana dari beragam kasus,” jelas PLT Kepala Rutan, Sumaryo kemarin (22/6).

Menurut Sumaryo, 192 warga binaan tersebut merupakan bagian dari keseluruhan warga binaan sebanyak 872 orang. Para warga binaan yang terdiri dari tiga orang, yakni dua laki-laki dan satu perempuan, itu akan mendapatkan kebebasannya saat Hari Raya Idulfitri.

Satu hal yang membedakan proses pengajuan data penerima remisi 2017 ini dari tahun-tahun sebelumnya adalah peralihan dari remisi pengajuan manual menggunakan kertas kepada sistem online. Jika sebelumnya pengajuan remisi berkasnya dikirim baru diproses, maka sekarang hanya melalui peng-input-an secara langsung.

“Saat ini sistemnya online, terpusat. Memang ada sedikit kendala, yakni pada peng-input-an nama warga binaan yang berkaitan dengan PP 99. Untuk PP 99 yang masuk sejak 2013, 2014, dan 2015 baru memiliki JC (justice collaborator),” bebernya. Untuk narapidana dengan PP 99 harus secara manual dahulu dalam pengajuan usulan remisi, setelah SK pertama keluar, barulah bisa di-input.

Dalam sejumlah kasus pidana narkotika, mereka yang diajukan adalah para narapidana yang telah menjalani sepertiga masa penahanan. Mereka yang diusulkan untuk mendapat remisi harus menanti keputusan yang dikeluarkan langsung oleh Kemenkumham. Jadi, SK pertama yang menjadi syarat harus dikeluarkan Kemenkumham.

“Walaupun sudah diusulkan tidak bisa langsung keluar, harus melewati Jakarta terlebih dahulu. Dalam pengusulan ini sebenarnya tidak ada masalah, namun memang per hari ini SK baru turun,” jelasnya. Narapidana PP 99 yang berkaitan dengan syarat tersebut ialah mereka yang terlibat kasus narkotika.

Sedangkan untuk tipikor, selain memiliki JC, juga diwajibkan baginya membayar denda dan uang pengganti. Mereka yang terjerat kasus tindak pidana korupsi haruslah membayar dahulu baru bisa diajukan remisinya. Sementara, syarat pengajuam remisi di antaranya adalah berkelakuan baik dan tidak melanggar tata tertib. “Tentunya masih ada syarat lain yang harus terpenuhi sesuai PP 28/2006 dan PP 99/2012. Namun, tanpa mereka minta diusulkan remisi pun, pasti kami usulkan. Asal itu tadi, syarat-syarat terpenuhi,” pungkasnya. (bp-21/war/k1)


BACA JUGA

Selasa, 05 Juli 2022 11:34

Sudah Setahun Lebih Balikpapan Belum Miliki Wawali, Memalukan Jika Ditunjuk Pemerintah Pusat

Sejak Wakil Wali Kota Balikpapan Thohari Aziz meninggal dunia 27…

Selasa, 05 Juli 2022 11:30

DPRD Balikpapan Pertanyakan Tindaklanjut Temuan BPK soal Stadion Batakan

DPRD Kota Balikpapan kembali menggelar rapat paripurna laporan pertanggung jawaban…

Selasa, 05 Juli 2022 11:28

Wali Kota Balikpapan Cuti, Tak Ada Plt-nya

 Rahmad Mas’ud mengajukan cuti dari jabatannya sebagai Wali Kota Balikpapan…

Senin, 04 Juli 2022 10:35

Akan Dibentuk Unit SAR di IKN

 Badan SAR Nasional (Basarnas) bakal membentuk Unit SAR di wilayah…

Sabtu, 02 Juli 2022 12:05

Ada Apa...? Ratusan Warga dari 4 Desa Kepung Kantor Bupati Paser

Ratusan warga dari empat desa di Kecamatan Batu Engau mendatangi…

Sabtu, 02 Juli 2022 12:03

Di Balikpapan, Kenaikan Cabai dan Bawang Dorong Inflasi Juni

Pada bulan Juni 2022, Kota Balikpapan mengalami inflasi sebesar 0,53…

Sabtu, 02 Juli 2022 11:56

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Balikpapan Bilang, Masalah KONI Tidak Berdampak pada Persiapan Porprov Kaltim

Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (DPOP) Balikpapan menjamin masalah yang…

Jumat, 01 Juli 2022 11:32

Sopir Truk Kecelakaan Maut Muara Rapak Dituntut 12 Tahun Penjara

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan menuntut MA,…

Jumat, 01 Juli 2022 11:30

Soal Calon Wawali, Wali Kota Masih Tunggu Usulan 7 Partai Pengusung Lengkap

Hingga saat ini Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud belum menentukan…

Rabu, 29 Juni 2022 11:27

Harga TBS di Paser Ciruk..!! Sentuh Angka Rp560 Per Kilogram

Meski larangan ekspor crude palm oil (CPO) sudah dicabut, namun…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers