MANAGED BY:
JUMAT
24 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 02 Oktober 2017 08:46
Cuma Imbang, Peluang Persiba Makin Tipis
TERANCAM DEGRADASI: Marlon da Silva (biru) berebut bola dengan pemain belakang Persib Bandung dalam lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Batakan, tadi malam.

BALIKPAPAN  -  “Bangun...Bangun...Bangun!” Kata tersebut berulang kali disuarakan oleh Balikpapan Suporter Fanatik (Balistik). Saat mereka melihat seluruh pemain Persiba Balikpapan tertunduk lesu dan merebahkan badan di lapangan. Ya, tadi malam, Beruang Madu -julukan Persiba- gagal melanjutkan tren kemenangan. Mereka dipaksa bermain imbang 2-2 dengan Persib Bandung di Stadion Batakan Balikpapan. 

 Dengan hasil itu, peluang Marlon da Silva cs untuk lepas dari zona merah kian menipis dan berat. Benar-benar berat. Menyisakan tujuh pertandingan, Persiba masih tertahan di peringkat 17 dengan poin 20. Tertinggal lima angka dari Perseru Serui (16), delapan angka dari Semen Padang (15) yang duduk di batas akhir zona aman. Serta sembilan angka dari PS TNI (14).

Untuk lolos, mau tak mau anak-anak Kota Beriman wajib meraih poin maksimal. 21 angka. Sebab, lawan yang ingin lepas dari zona degradasi pasti akan menyapu bersih laga kandang mereka. Semen Padang masih menyisakan empat laga, sementara PS TNI dan Perseru Serui punya tiga laga home

 Mission impossible. Di sisa 7 laga Liga 1, Persiba masih harus menghadapi empat tim papan atas. Di tandang harus bertemu Bhayangkara FC (8/10) dan PSM Makassar (24/10). Sedangkan di kandang bertemu Bali United (16/10) dan Madura United (29/10).

 Sadar tugas makin sulit, Sekretaris Persiba Irvan Taufiq berencana mendukung suara yang sempat didengungkan PSM Makassar saat evaluasi putaran pertama. Di mana, PSM yang tengah di puncak meminta tahun ini di Liga 1 2017 tidak ada degradasi. Irvan juga berharap kontestan ditambah menjadi 20. Serta membagi kompetisi berikutnya menjadi dua wilayah.

 Alasannya, tahun ini regulasi yang diterapkan operator, PT Liga Indonesia Baru (LIB) tidak masuk akal. Yakni tentang penggunaan pemain di bawah U-23 di babak pertama. Anehnya regulasi ini berubah di tengah jalan.

 “Kesan pertama, kompetisi ini seperti coba-coba. Di liga manapun tidak ada kewajiban untuk memainkan pemain U-23,” katanya, malam tadi.

 Irvan juga membeberkan, saat ini beberapa klub ada yang masih kesulitan memenuhi lima aspek. Infrastruktur, finansial, legal, sporting, dan geografis. Dari kelimanya paling genting infrastruktur. Masih ada stadion kontestan yang kurang layak. 

 “Jadi kami akan mendukung suara yang sempat diusulkan PSM. Bukan karena kami di bawah, tapi karena kompetisi yang tidak ideal. Buktinya PSM yang di atas justru usul duluan,” tegasnya.

 “Kami tidak mau hitung-hitungan. Intinya saya dan pemain akan berjuang maksimal untuk memenangkan setiap pertandingan,” timpal Pelatih Persiba Haryadi.

 Meski hanya bermain imbang, perjuangan penggawa Persiba tadi malam layak mendapat apresiasi. Sebab, mereka sudah berjuang maksimal di lapangan dengan menggempur pertahanan tamu. Laga baru berusia tiga menit, Persiba meraih peluang apik pertama. Lewat akselerasi Anmar Almubaraki. Sayang, sepakannya dari jarak dekat masih ditepis Natshir Fadhil Mahbuby. 

 Menit 16, Anmar mendapat peluang bagus. Sayang sepakannya memanfaatkan bola rebound tendangan Lopicic masih melambung. Asyik menyerang, Persib berhasil mencuri gol lewat tendangan Ezechiel Ndouassel pada menit 19. Memanfaatkan bola rebound tendangan bebas Michael Essien.

 

Di babak kedua Persiba mampu membalikkan kedudukan lewat sepakan Bryan Cesar pada menit 61 dan tandukan Marlon pada menit 66. Sayang pada menit 73, Kim Jeffrey Kurniawan mampu menyamakan kedudukan menggunakan tendangan terarah di dalam kotak penalti.

 “Malam ini kami banyak sekali peluang. Dan harusnya bisa memenangkan pertandingan. Tapi inilah sepak bola. Lawan yang hanya sedikit peluang bisa membuat gol dan mencuri poin,” sambungnya.

 Dia menilai, karakter permainan anak asuhnya sudah bagus. Disiplin saat bermain namun harus kecolongan dua kali saat set piece. “Tim sudah maju dengan pesat. Saya tekankan pemain untuk jangan berkecil hati. Konsentrasi dan berjuang lebih keras,” bebernya.

Bek kanan Persiba, Alfath Fathier mengatakan, timnya hari ini tidak beruntung. Mereka banyak menyerang dam menciptakan peluang bagus namun gagal berbuah gol. “Kami sudah maksimal. Mungkin karena kurang beruntung. Berikutnya kami akan berjuang maksimal lagi,” tuturnya.

 Sementara pelatih Persib Emral Abus mengatakan, pertandingan malam ini sengit. Meski bermain 10 pemain setelah Febri Haryadi diusir keluar lapangan pada menit 57, anak asuhnya mampu mencuri poin. “Kami bersyukur target mencuri poin terpenuhi. Seharusnya bisa menang, tapi satu angka tetap kami syukuri. Karena harus main dengan 10 pemain,” ungkapnya. (ndu/KPG/k1)

 


BACA JUGA

Jumat, 24 September 2021 12:15

Nenek-Nenek Itu Ingin Bunuh Diri karena Terjerat Rentenir

Kondisi Hj Nanik (60) warga Perum Batakan Mas RT 27…

Jumat, 24 September 2021 12:13

Masyarakat Jangan Terlena Angka Level PPKM

Hanya selang satu hari, setelah Kepala Dinkes Balikpapan, Andi Sri…

Jumat, 24 September 2021 09:03

PPKM Level 3 di Balikpapan Sulit Tercapai, Ini Sebabnya...

Satgas Covid-19 Kota Balikpapan menyatakan status Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat…

Jumat, 24 September 2021 09:00

Tenang Saja, Penyekatan Jalan di Balikpapan Hanya di Perbatasan

Kota Balikpapan memang masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)…

Kamis, 23 September 2021 14:55

Begini Kondisi Terakhir Anak yang Disiram Air Panas oleh Bapaknya

Bocah perempuan AFJ (8) warga Jalan Mentarang Balikpapan Selatan yang…

Kamis, 23 September 2021 14:53

Dana Transfer Pusat Tutupi Defisit Rp640 Miliar Kota Balikpapan

Kota Balikpapan akhirnya mendapatkan tambahan anggaran dari dana transfer pusat…

Kamis, 23 September 2021 09:25

NEKAT..!! Nenek Nenek Lompat dari Jembatan Manggar, Bagaimana Ceritanya?

Rabu (22/9) pagi sekira pukul 08.30 Wita, warga yang bermukim…

Kamis, 23 September 2021 09:23

Proyek Nano Bubble di PDAM Dianggap Mubazir

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan Alwi Al Qadri menilai…

Minggu, 19 September 2021 10:57
Abdulloh : Defisit Rp640 Miliar Bisa Ditutupi Realisasi PAD

APBD Perubahan Balikpapan 2021 Mencapai Rp2,79 Triliun

Pandemi Covid-19 telah berdampak pada merosotnya keuangan daerah. Kendati demikian…

Sabtu, 18 September 2021 13:06

Deteksi Varian Baru, DKK Balikpapan Kirim Ratusan Sampel

Varian baru Covid-19 jenis MU memang belum terdeteksi. Namun upaya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers