MANAGED BY:
SENIN
08 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

ADVERTORIAL

Jumat, 16 Februari 2018 11:31
edukasi
Siloam Hospital Edukasi Kanker ke Pelajar Ipeka
(FOTO: SILOAM BALIKPAPAN UNTUK BALPOS) ANTUSIAS: Murid Sekolah Kristen IPEKA antusias mengikuti penyuluhan kanker dari Siloam Hospital Balikpapan, kemarin (15/2)

BALIKPAPAN - Penyakit kanker memang tidak mengenal usia. Baik anak-anak, dewasa, hingga tua sekalipun dapat terkena penyakit mematikan ini. Namun, kanker pada anak juga mengkhawatirkan. Sebab, sebanyak 27-30 persen anak di dunia terserang penyakit kanker.

Demi mengedukasi anak-anak khususnya para pelajar di Balikpapan, Siloam Hospital Balikpapan menggelar penyuluhan terhadap 280 murid di sekolah kristen Ipeka di kawasan Perumahan Balikpapan Baru Blok K No 1, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan, kemarin. Hal ini dilakukan Siloam dari bagian memperingati Hari Kanker Anak Sedunioa, setiap 15 Februari setiap tahunnya.

"Saya menshare tentang fenomena ini agar mereka lebih awareness aja, termasuk juga yang dewasa. Jadi banyak yang bisa mereka ketahui. Karena jenis kanker itu juga berbagai macam dan datangnya dari berbagai penyebab. Orang yang tadinya diam tiba-tiba kena kanker itu bisa saja," kata Dokter Spesialis Bedah Anak Siloam Hospital, dr Yhohan Z. Thaihutu, SpBA di ruangannya, kemarin.

Rupanya kanker juga bisa datang dari gejala awal sakit perut. Sehingga Yhohan mengingatkan kepada warga agar tidak menyepelekan permasalahan sakit perut. Sebab bila sakit perut berkelanjutan dan menyebabkan kronis, maka dampaknya juga bisa terkena kanker.
Untuk itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar memeriksakannya segera ke dokter.

"Nyeri perut itu banyak variannya, misalnya usus buntu, batuk dan lainnya. Nah Kalau misalnya itu kronis ya bisa jadi kanker. Jadi jangan disepelekan, meskipun itu jarang, tapi tetap diwaspadai. Alangkah baiknya langsung diperiksa ke dokter," terangnya.

Ia pun membagikan tips kepada para warga agar terhindar dari kanker. Yakni dimana kita diminta untuk menerapkan pola hidup sehat dan mengatur pola makan yang baik dan benar.
Yhohan juga menyarankan bila terindikasi menderita kanker, maka jangan bawa ke pengobatan alternatif seperti dukun, melainkan bawalah ia ke dokter. Sebab terkadang masyarakat masih berpola pikir bahwa berobat membutuhkan biaya yang mahal serta prosedur yang rumit, alhasil mereka banyak memilih ke pengobatan alternatif dan sejenisnya.

"Ya ibaratnya kalau sakit dibawa ke memang ahlinya,karena disitu kita bisa jelaskan semua. Bukan dibawa ke dukun dan sebagainya. Sebab banyak masyarakat yang pola pikirnya masih ke dukun karena ke dokter mahal. Nah pas di dukun sudah nggak bisa tangani lalu mereka di bawa kerumah sakit, pas dirumah sakit itu sudah parah, baru kadang kalau kenapa-kenapa kita yang disalahkan. Padahal saat sudah dibawa kesini kondisinya sudah parah," tukasnya.

Dalam giat penyuluhan tadi nampak para murid antusias berinteraksi dengan Yhohan untuk menanyakan perihal kanker. Baik bertanya seputar penyebab dan pengobatan kanker hingga penyakit diluar kanker itu sendiri. Namun demikian Yhohan berharap di Hari Kanker Anak Sedunia ini angka penderita kanker bisa menurun bahkan tidak sama sekali.

"Dengan ini mereka minimal bisa memahami dan mengerti bagaimana cara penanganan dan apa itu kanker. Kita berharap penderita kanker turun bahkan tidak ada ya," pungkasnya. (**/yad/rus)


BACA JUGA

Senin, 01 Agustus 2022 10:50

Rekayasa Lalin untuk Antisipasi Lakalantas Maut di Turunan Muara Rapak

Untuk menghindari terulang kembali kecelakaan maut di turunan bundaran Muara…

Jumat, 24 Juni 2022 10:49

Larangan Memakai Sandal Jepit Saat Berkendara, Kasatlantas Polres Paser Tegaskan Masih Sebatas Imbauan

Adanya larangan memakai sandal jepit saat berkendara masih menyita perhatian…

Selasa, 21 Juni 2022 13:29

356 Calon Jemaah Haji Sudah Masuk Embarkasi Batakan

Sebanyak 356 jemaah haji dijadwalkan akan mulai melakukan pemondokan di…

Rabu, 27 April 2022 12:21

DLH Tambah Armada Sampah saat Lebaran

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Balikpapan berencana menambah kendaraan angkutan…

Senin, 21 Maret 2022 11:13

Balikpapan Kedatangan Vaksin dari India, Covovax

Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menerima vaksin covid-19 jenis Covovax. Vaksin…

Selasa, 18 Januari 2022 10:40

Jalan Asrama Bukit Amblas, Kondisi Semakin Parah

Jalan di kawasan komplek TNI AD Asrama Bukit RT 63…

Rabu, 17 November 2021 13:50

Nasib..Nasib...!! Tertipu Motor Murah di Online, Raib Deh Uang Jutaan

Kejahatan penipuan secara online seperti tak ada habisnya. Sebagaimana yang…

Selasa, 27 Juli 2021 13:06

PPKM Level 4 Aktivitas Usaha Diperlonggar, Makan Ditempat Diperbolehkan dengan Kapasitas 30 Persen

Pemerintah Kota Balikpapan kembali memberikan kelonggaran kepada pengusaha kafe dan…

Senin, 05 Juli 2021 11:50

Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Pemkot Balikpapan Gandeng Kejaksaan

Pemerintah Kota Balikpapan berencana melibatkan kejaksaaan dalam mempercepat proses sertifikasi…

Rabu, 02 Juni 2021 11:57

Waspada Paket Misterius Via COD

 Siapa yang tak senang jika mendapatkan paket kiriman, terlebih barang…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers