MANAGED BY:
MINGGU
25 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Rabu, 15 Agustus 2018 08:08
Tahan Mobil karena Taksi Gelap dan Online Bandel
Lakukan Penertiban, TNI AU Kantongi MoU Angkasa Pura
DIPERIKSA: Personel Avsec Bandara Internasional SAMS Sepinggan di-back up pasukan TNI AU saat memeriksa mobil kendaraan untuk mencegah beroperasinya taksi gelap.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN  -  Danlanud Balikpapan, Kolonel Pnb Muhammad Mujib membantah adanya aksi sweeping terhadap pengendara mobil yang melakukan penjemputan di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS), Sepinggan, Balikpapan Selatan.

 Mujib menegaskan, telah ada kesepakatan antara TNI AU dengan PT Angkasa Pura I (PT AP I) di dalam surat perjanjian kerja sama bantuan pengamanan dari instansi TNI AU nomor SP01/HK 09.01/2018-GM.BPN. Di dalamnya berisi, permohonan bantuan untuk menertibkan para sopir angkutan umum yang tak berizin dan masih bandel mengambil penumpang di bandara.

 “Terkait hal-hal yang selama ini dikeluhkan oleh bandara, dari awal kami terlibat langsung karena memang ada MoU dengan bandara terkait penertiban, karena itu objek vital. Jadi ada yang bilang itu sweeping. Sebenarnya itu bukan sweeping, itu penertiban,” kata dia saat ditemui di ruang kerjanya. Selasa (14/8) siang.

 Di samping kesepakatan itu, pihaknya juga memiliki kewajiban dalam melakukan pengamanan di bandara lantaran merupakan kawasan objek vital nasional (obvitnas). 

 “Itu amanah undang-undang. Diminta atau tidak, karena objek vital, TNI wajib amankan. Kebetulan yang mengamankan itu TNI AU. Karena, yang bersinggungan langsung dengan hal keudaraan itu, TNI AU,” tambahnya.

 Mengenai tindakan arogansi aparat yang membuat ketidaknyamanan pengunjung, termasuk sanksi penahanan kendaraan, Mujib menyampaikan permohonan maaf apabila terjadi ketidaksesuaian dalam penertiban di lapangan. Hal itu disebabkan sopir transportasi tak berizin kerap kali bandel, mengambil penumpang berkali-kali meski sudah mendapatkan peringatan sebelumnya.

 “Makanya kami mohon maaf kalau ada hal-hal di lapangan yang belum pas. Kami sudah mulai dari kegiatan kecil seperti sosialisasi, teguran-teguran, hingga membuat pernyataan tidak mengulangi bahkan sampai sepuluh kali,” tandas Mujib.

 Mungkin, sambungnya lagi, karena personel di lapangan sudah capek sehingga mobil driver online akhirnya ditahan. “Sudah ditahan aja sehari di sana karena ngeyel. Sebetulnya itu tidak perlu dilakukan, itulah ketidaksesuaian tadi di lapangan. Makanya kalau ada ketidaknyamanan, kami kurangi,” terangnya.

 Apakah penertiban itu merupakan bentuk monopoli usaha karena PT AP I maupun TNI AU melalui koperasinya punya usaha taksi bandara, sementara taksi online merebut penumpang?

 Mujib membantahnya. Diakuinya, Lanud punya usaha Primer Koperasi TNI Angkatan Udara (Primkop AU) di Bandara SAMS Sepinggan. Dia memastikan penertiban ini tidak ada kaitannya, karena pihaknya murni menjalankan fungsi pengamanan.

 Untuk diketahui, tarif taksi online jauh lebih murah dibanding taksi Kokapura maupun Primkop AU. Transportasi umum lewat koperasi itu memberlakukan sistem zona. Dari bandara ke Kariangau misalkan, seorang penumpang ditarif Rp 140 ribu. Sementara menggunakan taksi online dengan tujuan yang sama hanya Rp 80 ribu.

 “Itu tidak ada kaitannya. Kami fungsinya pengamanan aset atau obvitnas. Kalau masalah penyelenggaraan transportasi itu akuntable, lewat lelang kok. Kalau ada yang lain, yang mau masuk, itu bukan urusan kita tapi urusan AP. Kalaupun tidak diperpanjang dan lain sebagainya, ya, kami tidak masalah,” ungkap dia. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:04

Sindikat Curanmor Lintas Daerah Diringkus

BALIKPAPAN-Dua warga pendatang asal Sulawesi, Kamiruddin (40) dan Nurdin (34)…

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:02

Curi Rombong buat Beli Baju Lebaran

BALIKPAPAN-Aksi pencurian rombong angkringan yang dilakukan Darwansyah alias Wawan (24) bersama…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:59

Lihat Rombong Nganggur, Wawan Langsung Beraksi

BALIKPAPAN- Jika sudah ada niat untuk melakukan pencurian, barang apapun…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:53

Bukit Cinta Membara

BALIKPAPAN- Kawasan Bukit Cinta di Kelurahan Gunung Sari Ulu (GSU)…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:51

Gara-gara Ini, Perumahan Kartini Residence Terancam Disegel

BALIKPAPAN- Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Balikpapan dan…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:51

Kerugian Negara hingga 1,3 Miliar

BALIKPAPAN-Hasil audit investigasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:48

Propam Cek Seluruh Senpi Personel

BALIKPAPAN-Seluruh anggota personel di lingkungan Polda Kaltim yang memegang senjata…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:46

Warga Resah, Beruang Keliaran, 1 Ekor Dilumpuhkan

PENAJAM-Warga Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:44

Ditabrak Truk Pertamina, Terseret Lima Meter

BALIKPAPAN-Peristiwa mengenaskan terjadi di depan Pelabuhan Semayang pada Senin (19/8)…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:43

Sudah Delapan Karyawan Pertamina Diperiksa

BALIKPAPAN-Empat karyawan Pertamina pada Senin (19/8) menjalani pemeriksaan oleh pihak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*