MANAGED BY:
KAMIS
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Senin, 12 November 2018 07:39
Tak Perlu Ribut Soal Polemik Caleg Impor
BERI ARAHAN: Bambang Kristiono di hadapan kader Gerindra saat pembukaan pendidikan dan pelatihan kader yang diadakan DPC Gerindra Mataram , Sabtu (10/11).

MATARAM   -  Ketua Badan Pengawas dan Disiplin (BPD)  Partai Gerindra, H Bambang Kristiono (HBK) menilai  adanya dikotomi  pemberitaan mengenai caleg impor dan lokal yang belakangan ini berhembus. Hal itu dikatakan tidak  sejalan dengan semangat nasionalisme dalam konteks bingkai NKRI. ”Tidak perlu kita ribut soal caleg impor dan lokal, saya bukan monster, marilah beradu ide, konsep, gagasan, program, dan tidak lagi beradu hal-hal yang memuakkan,” kata HBK dalam pembukaan pendidikan dan pelatihan kader yang diadakan DPC Gerindra Mataram , Sabtu (10/11).

 Dihadapan para kader, dia menyatakan awal mula istilah caleg impor justru berasal dari internal. Padahal seharusnya semua dapat menjaga kekompakan jelang pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu. Sehingga Gerindra bisa menjadi pemenang. ”Kita sesama Gerindra harus tahan uji, harus tahan banting, harus memiliki kekuatan untuk tidak diadu domba. Sebab kita mempunyai cita-cita besar untuk melakukan perubahan di negeri ini, serta mengantarkan Prabowo menjadi presiden,” tandasnya.

 Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Ridwan Hidayat menegaskan kehadiran HBK di NTB yang menjadi Caleg DPR RI dari Dapil II Pulau Lombok merupakan permintaan dari kader. ”Saya kira itu hanya perbuatan orang-orang yang takut bersaing dengan pak HBK,” ucapnya.

 Ia pun meminta polemik caleg impor dan lokal untuk dihentikan. Karena justru pembahasan itu tidak produktif untuk kepentingan NTB secara keseluruhan. ”Apalagi sekarang era globalisasi, tentunya sudah tidak bicara lagi soal siapa itu, dari mana. Kader Gerindra yang kita tampilkan itu sudah melalui proses penilaian yang panjang,” ujarnya.

 Ada tim seleksi yang bekerja enam bulan untuk melihat para caleg. Hasilnya, HBK mendapat skor tertinggi. Artinya juga, kader menginginkan HBK maju dari NTB. ”Jadi tidak ada caleg monster, tidak ada caleg impor,” katanya. (yuk/r4/jpnn)



BACA JUGA


Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers