MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 17 Januari 2019 07:54
KPU Larang Capres-Cawapres Persoalkan Pancasila hingga UUD 1945 saat Debat

Arief Budiman

Arief Budiman

PROKAL.CO, JAKARTA   -  Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang pasangan capres-cawapres mengeluarkan pernyataan yang mempersoalkan Pancasila hingga Undang-Undang Dasar 1945 saat debat nanti. Selain itu KPU juga melarang capres-cawapres mengeluarkan pernyataan SARA.

"Jadi undang-undang dalam tahapan kampanye itu mengatur apa yang boleh dan tidak boleh. Saya berharap masing-masing paslon memperhatikan betul apa yang ditentukan dalam undang-undang. Misalnya dilarang mempersoalkan Pancasila, UUD, SARA, dan seterusnya. Jadi mohon kepada paslon untuk memperhatikan itu," kata Ketua KPU Arief Budiman di kantornya, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (16/1).

Terkait pernyataan Ketua KPK Agus Rahardjo yang menyatakan pertanyaan debat capres tidak boleh menyinggung kasus tertentu, Arief berharap tiap paslon mengikuti undang-undang. Arief mengimbau agar apa yang boleh dan tidak boleh dipersoalkan sebaiknya dipatuhi.

Sementara itu, komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan nantinya dalam debat ada empat sesi, di mana antarkandidat dapat saling bertanya dan berdebat. Namun Wahyu mengaku KPU tak mengetahui pertanyaan antarkandidat itu. Namun, jika ada pertanyaan yang melenceng dari isu utama debat, nantinya tugas moderator yang akan menindaklanjutinya.

"Kan ada moderator yang mengatur lalu lintas debat. Tata tertib debat sudah dikemukakan kepada semua pihak, tentu saja apabila ada hal-hal yang dirasa keluar dari konteks, moderator punya kewenangan untuk meluruskan itu. Tetapi tentu saja dipersilakan antarkandidat itu bertanya karena memang dimungkinkan untuk itu. Ada sesi pertanyaan itu dibuat oleh kandidat, diberikan kepada kandidat lain dan kandidat itu dapat merespons atas jawaban sebelumnya," ungkapnya.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo menyatakan pertanyaan debat capres tidak boleh menyinggung kasus tertentu. Hal itu disebutnya telah menjadi kesepakatan antara para panelis debat dan perwakilan timses masing-masing paslon.

 

"Itu di sana sudah ada kesepakatan tidak boleh ngomong kasus. Jadi tidak boleh kita menyebutkan kasus apa. Bahkan kasus HAM yang paling besar kalau dari teman-teman HAM kan antara lain peristiwa '65, yang katanya sampai 3,5 juta orang Indonesia hilang," ujar Agus di Graha Utama Kemendikbud, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Rabu (9/1).

"Jadi kita tidak boleh menyebut kasus. Bahwa ada pelanggaran-pelanggaran itu mungkin ada ditanyakan, tapi sifatnya tidak kasus apa," imbuh Agus.

Debat capres-cawapres perdana digelar di Hotel Bidakara, Jakarta, pada 17 Januari 2019. Tema debat perdana ini adalah hukum, HAM, korupsi, dan terorisme.(dtc/vie)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:34

Sepakat Usung Kaharuddin Jadi Cabup Paser

TANA PASER– Setelah melalui komunikasi politik yang intens, akhirnya Partai…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:33

Istirahat Sejenak dari Hiruk-Pikuk Politik

PENAJAM- Masa jabatan anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) 2014-2019…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:13

PDIP Targetkan Menang Pilkada Kaltim

BALIPAPAN -PDIP menargetkan untuk memenangkan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 pada…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:11

Syahrudin dan Jhon Kenedi Bersaing Rebut Posisi Ketua

PENAJAM-Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019,  Partai Demokrat di Kabupaten Penajam…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:32

Bawaslu Programkan Pendidikan Politik

PENAJAM-Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:30

Hendra Wahyudi Kandidat Ketua DPRD Paser

TANA PASER-Teka teki siapa yang diusulkan PKB untuk mengisi kursi…

Kamis, 08 Agustus 2019 10:00

Rizal : NasDem Siap Berkoalisi

BALIKPAPAN-Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi mengaku tidak mengetahui istrinya Hj…

Kamis, 08 Agustus 2019 09:56

Anggota DPRD Paser Terpilih Segera Ditetapkan

TANA PASER-Sebanyak 30 Anggota DPRD Kabupaten Paser terpilih periode 2019-2024…

Selasa, 06 Agustus 2019 10:29

Bawaslu Diminta Pertahankan Kinerja

BALIKPAPAN - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Fritz Edward…

Jumat, 02 Agustus 2019 10:43

Golkar Masih Buka Peluang Koalisi

TANA PASER - Tahapan pemilihan bupati (Pilbup) belum dimulai Komisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*