MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 18 Januari 2019 08:24
Omzetnya Tembus Rp 100 Juta Per Bulan * Tiga Perempuan Ditetapkan Tersangka
BANYAK KORBANNYA DAH...!! Lima Tahun Jualan Kosmetik Ilegal

PROKAL.CO, BISNIS  kosmetik ilegal yang dijalani oleh ketiga tersangka, yaitu Umi Hani (26), Nurliah (26), dan Eriena Greena Emerelda (25) rupanya sudah berlangsung selama kurang lebih lima tahun. Meski bukan satu jaringan yang sama, pelanggan para pelaku terbilang cukup banyak.

 Seperti Nurliah, dalam sehari saja dia bisa menjual sekira 300 produk kosmetik ilegal berlabel LS (Lia Salon) ke pasaran. Penjualannya dilakukan di salon tempat dia membuka usaha, toko, serta melalui media sosial, seperti Instagram dan Facebook. Bahkan, Nurliah telah membuka tiga cabang penjualan kosmetik ilegal.

 “Sementara ini akun medsos yang mereka gunakan untuk menjual kosmetik ilegal ini masih aktif, dalam waktu dekat akan kami blok akun mereka,” ungkap Kanit Tipiter Satreskrim Polres Balikpapan, Ipda Henny Purba, kemarin (17/1).

 Produk-produk yang dijual harganya bervariasi, dari yang termurah seharga Rp 125 ribu satu pot hingga termahal Rp 225 ribu satu pot. “Mereka juga menyiapkan paketan seharga Rp 500 ribu. Itu sudah termasuk krim siang, malam, sabun, dan toner,” bebernya.

 Dengan harga segitu, diketahui Nurliah dapat beromzet mencapai Rp 100 juta per bulan. Sementara tersangka Umi Hani yang menjual kosmetik ilegal berlogo Hanny Salon (HS) di Jalan Syarifuddin Yoes ini mengaku beromzet Rp 50 juta per bulan.

 Sedangkan tersangka Eriena, peracik sekaligus penjual kosmetik ilegal berlogo RR atau Racikan Rania, beromzet hingga Rp 5 juta per bulan. Ini lantaran dia merupakan pemain baru di dunia kosmetik ilegal.

 Berbagai cara dilakukan para pelaku agar kosmetik jualannya laku keras di pasaran. Dengan mengiming-imingi wajah menjadi cantik, glowing, dan putih bersih membuat masyarakat, khususnya kaum hawa tertarik untuk membeli kosmetik ilegal itu.

 Menurut Henny, dalam kasus ini banyak hal yang dilanggar ketiga tersangka. Di antaranya, tidak memiliki surat izin edar, izin prinsip, dan tidak terdaftar di Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

 “Tempatnya juga kami sudah koordinasi dengan BPOM, bahwa BPOM mengatakan Kaltim belum pernah ada mengajukan tempat pembuatan kosmetik dan tidak ada legalitas yang sah. Jadi, Kaltim dan Kaltara tidak boleh memproduksi,” tegas perwira berpangkat satu balok di pundak ini.

  Untuk memastikan bahan baku produk kosmetik itu, kepolisian sudah mengirimkan sampel kosmetik yang disita ke BPOM dan dikatakan bahan berbahaya. Hal ini karena kandungan yang dimiliki dan komposisi bahan tidak diatur.

 “Asal dicampur, kemudian langsung dimasukkan ke pot. Jadi pas dicek awal, ini tidak memiliki standar. Walaupun diurus izin BPOM-nya tidak bisa, harus banyak proses yang harus dilewati,” pungkasnya.

 Dalam mendapatkan kosmetik ilegal ini, para pelaku mengatakan mendapatkannya dengan membeli secara online di sejumlah wilayah, seperti Jakarta dan Bandung. Namun, saat dimintai komentarnya oleh Balikpapan Pos, ketiga wanita berkulit putih bersih itu enggan menjawab pertanyaan. Salah seorang di antara tersangka bahkan menangis tersedu-sedu. (pri/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:53

Bukit Cinta Membara

BALIKPAPAN- Kawasan Bukit Cinta di Kelurahan Gunung Sari Ulu (GSU)…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:51

Gara-gara Ini, Perumahan Kartini Residence Terancam Disegel

BALIKPAPAN- Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Balikpapan dan…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:51

Kerugian Negara hingga 1,3 Miliar

BALIKPAPAN-Hasil audit investigasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP)…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:48

Propam Cek Seluruh Senpi Personel

BALIKPAPAN-Seluruh anggota personel di lingkungan Polda Kaltim yang memegang senjata…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:46

Warga Resah, Beruang Keliaran, 1 Ekor Dilumpuhkan

PENAJAM-Warga Desa Bukit Subur, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:44

Ditabrak Truk Pertamina, Terseret Lima Meter

BALIKPAPAN-Peristiwa mengenaskan terjadi di depan Pelabuhan Semayang pada Senin (19/8)…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:43

Sudah Delapan Karyawan Pertamina Diperiksa

BALIKPAPAN-Empat karyawan Pertamina pada Senin (19/8) menjalani pemeriksaan oleh pihak…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:41

Polisi Segera Periksa Manajemen Hotel

BALIKPAPAN-Penyelidikan terkait pengungkapan kasus prostitusi online yang dilakukan Ditreskrimsus Polda…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:35

Jual “Ayam” via Medsos, Muncikari Diciduk

BALIKPAPAN-Dunia prostitusi online saat ini rupanya sedang “naik daun”. Dengan…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:33

Raih Sejumlah Penghargaan, Noordhianto Memohon Maaf

BALIKPAPAN-Selama kurang lebih dua tahun empat bulan menjabat sebagai Kasat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*