MANAGED BY:
JUMAT
27 MEI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 13 Maret 2019 10:45
Produksi Batu Bara Dibatasi Kementerian ESDM

Gubernur Kecewa, Ekonomi Kaltim Semakin Terpuruk

EMAS HITAM:Batu bara sebagai komoditas unggulan Kaltim akan dibatasi produksinya oleh pemerintah pusat.(ist)

BALIKPAPAN-Masyarakat Kaltim siap-siap kecewa dengan kebijakan pemerintah pusat. Pasalnya, batu bara sebagai salah satu komoditas unggulan daerah ini, akan dibatasi produksinya. Adanya kebijakan tersebut diprediksi akan menganggu perekonomian masyarakat Kaltim.  

Demikian diungkapkan Gubernur Kaltim Isran Noor, pada

pembukaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Wilayah II, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin (11/3).

Isran mengaku, dirinya telah menerima surat dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tentang pembatasan produksi batu bara yang berasal dari izin usaha pertambangan (IUP). 

"Kaltim akan mengalami masalah besar. Karena ada surat dari Kementerian ESDM, bahwa produksi batu bara yang berasal dari IUP akan dikurangi. Dimana, untuk IUP, hanya boleh memproduksi 4 kali 8 juta ton. Karena 8 juta ton di tahun 2018 sebagai realisasi DMO (Domestik Market Obligation) batu bara yang berasal dari IUP," tandas Isran. 

Untuk diketahui, produksi batu bara di Kaltim yang berasal dari IUP pada tahun 2018 sebanyak 92 juta ton. Jika memakai acuan yang sama dari capaian produksi tahun 2018, maka jumlah batu bara yang dapat diproduksi berdasarkan surat dari Kementerian ESDM hanya 32 juta ton. 

"Yang bisa diproduksi hanya itu, 4 kali 8 juta ton, berarti 32 juta ton. Artinya, 60 juta ton tidak bisa diproduksi," bebernya. Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi Kaltim.

"Kalau ini benar terjadi, maka Kaltim akan pertumbuhan ekonomi Kaltim akan menurun. Kemungkinan minus, ya di bawah 3 persen. Menjadi 2.8 persen," sebutnya. 

Dirinya pun berharap, kebijakan Kementerian ESDM tersebut dibatalkan. Pasalnya, selama ini perekonomian Kaltim masih sangat bergantung pada sektor ini. Untuk itu, dirinya telah mengadukan kebijakan itu kepada Presiden Joko Widodo karena sangat merugikan perekonomian Kaltim. 

"Semoga surat ini batal. Kami sudah membuat surat ke presiden. Tembusannya ke menteri keuangan dan menteri ESDM, supaya pembatasan itu jangan dilakukan. Karena dengan kondisi ekonomi sulit saat ini membuat  masyarakat Kaltim semakin menderita," tandasnya. (cha/vie)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 31 Agustus 2021 11:30

Longsor di Prapatan, Satu Rumah Terancam Ambruk

Hujan yang mengguyur wilayah Kota Balikpapan, 27 dan 28 Agustus…

Selasa, 27 Juli 2021 12:57

Investigasi Mengeringnya Waduk Telaga Sari, Diduga Akibat Rongga di Bawah Spillway

Hasil investigasi mengeringnya air Waduk Telagasari, yang terjadi 17 Mei…

Senin, 26 Juli 2021 12:14

2022, Pemkot Balikpapan Tetap Programkan Pemasangan PJU

Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan pemasangan kembali Penerang Jalan Umum…

Sabtu, 17 Juli 2021 10:22

Dorong Pemkot Bangun Dapur Umum Bantu Konsumsi Warga Sedang Menjalani Isolasi Mandiri

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Parlindungan Sihotang mengsulkan kepada Pemerintah…

Rabu, 14 Juli 2021 11:17

Sumur Tidak Ada Semburan Lumpur dan Gas

Warga di perumahan GBR 7 Sepinggan, Balikpapan Selatan kini bisa…

Sabtu, 10 Juli 2021 12:00

Operasioanl Selama PPKM Darurat Balikpapan, Tiap RT Diberi Rp 1 Juta

Pemerintah Kota Balikpapan memberikan bantuan operasional kepada pengurus RT dalam…

Sabtu, 10 Juli 2021 11:49

PPKM Darurat, MUI Balikpapan Kumpulkan Ulama

 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan meminta agar pemerintah kota…

Senin, 28 Juni 2021 15:51

Truk Mundur Libas Warung Soto dan Rombong

Truk KT 8929 AS bermuatan pasir tidak kuat menanjak sehingga…

Rabu, 23 Juni 2021 10:37

PKL Pandan Sari Kembali Mengaku Tak Dilibatkan

 Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) merasa tidak dilibatkan dalam proses…

Kamis, 17 Juni 2021 23:09

Dua Jam Api Berkobar, 8 Unit Rumah Hangus

 Hampir dua jam lebih kobaran api mengamuk di RT 38…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers