MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Kamis, 14 Maret 2019 11:09
Gara-Gara Ini, Sidang Kasus Travel Umrah Itu Kembali Ditunda

Hakim Ada Kegiatan di Luar Kota

-

BALIKPAPAN-Sidang kasus dugaan penipuan ribuan jamaah umroh PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) yang gagal diberangkatkan, dengan terdakwa Hamzah Husain kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Rabu (13/3) siang. 

Informasi yang dihimpun di PN Balikpapan, sidang diagendakan untuk pemeriksaan saksi-saksi. Namun sayang, tidak berapa lama sidang dibuka oleh ketua majelis hakim, Mustajab, sidang terpaksa ditunda kembali lantatan dua majelis hakim lainnya masih ada kegiatan di luar kota. 

"Sidang ditunda karena majelis hakim tidak lengkap. Untuk kasus ini sidangnya dilakukan pada pagi tanggal 18 Maret 2019 mendatang. Hari senin," ujar ketua majelis hakim sambil mengetuk palu. 

Sementara menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara itu, Hendro mengatakan, hakim berhalangan karena memang ada kerjaan di Jakarta. Oleh karena itu, sidang pun terpaksa ditunda hingga Senin depan. "Sidangnya minggu depan, hari Senin pagi. Ditunda karena memang ada kerjaan hakim di Jakarta," ujarnya. 

Selama ini Hamzah telah mendekam di balik jeruji besi Mapolda Kaltim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Meskipun telah diamankan, dia tak kunjung mengganti atau mengembalikan uang jamaah, hingga akhirnya sebagian besar aset miliknya disita oleh penyidik termasuk kantor ATM yang berada di Gunung Malang disegel.

Direktur PT Arafah Tamasya Mulia (ATM), Hamzah Husain terpaksa mendekam di sel rutan Polda Kaltim sejak tanggal 30 November 2018 yang lalu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuandan penggelapan terhadap ribuan calon jemaah haji dan umrah.

Dalam kasus ini kerugian korban yang ditaksir hingga Rp 200 miliar ini, polisi masih menetapkan tersangka tunggal, yakni Hamzah. Dan setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan, berkas terdakwa pun akhirnya rampung dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Saat ini perkara tersebut masih dalam proses persidangan. (m4/yud)


BACA JUGA

Kamis, 25 November 2021 13:44

Diamankan Tim Ganteng-Ganteng, Penipu COD Viral Ternyata Umurnya Masih 16 Tahun

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Kamis, 25 November 2021 13:35

Penipu COD Yang Viral Itu Diringkus

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Jumat, 19 November 2021 13:00

Kasian..!! Darto, Si Penjual Salome Tertipu Beli Motor Secara Online

Seorang pria bernama Dartowiyono, warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah…

Kamis, 18 November 2021 10:03

Januari hingga November, Sudah 6,1 Kg Sabu Diungkap Polresta Balikpapan

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan pada awal November 2021…

Rabu, 17 November 2021 14:20

Wartawati Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Menunjukkan Alat Kelamin

Tindakan pelecehan seksual bisa menimpa siapapun terutama kepada perempuan dan…

Rabu, 17 November 2021 13:51

Licik, IRT Gelapkan Motor Sewaan

 Apa yang dilakukan oleh ibu rumah tangga (IRT) berinisial NL…

Jumat, 12 November 2021 10:26

Polda Kaltim Masih Dalami Dugaan Pencabulan di Lembaga Pendidikan

Jajaran Polda Kaltim hingga saat ini masih melakukan proses hukum…

Kamis, 11 November 2021 11:25

Staf Administrasi Kontraktor Dihajar Satpam DPU

Sial benar nasib seorang staf administrasi  kontraktor berinisial AN (22).…

Rabu, 10 November 2021 12:43

Hotline Polda Kaltim Diserbu Ratusan Korban Pinjol

Sejak dibukanya hotline pengaduan terkait pinjaman online ilegal (pinjol) ilegal…

Sabtu, 06 November 2021 13:02

Sabu Senilai Rp 4,5 Miliar Gagal Edar

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan mengamankan dua orang pria…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers