MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 16 Maret 2019 10:46
Siswa SMA Pembuang Bayi Minta Keringanan Hukuman
Pelaku saat diamankan.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Pasca dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 12 tahun penjara dalam sidang tuntutan pekan kemarin, terdawak pembuang bayi di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, ND (18) warga Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang masih berstatus siswi SMA akhirnya melakukan pembelaan melalu kuasa hukumnya.

Pembelaan itu disampaikan secara tertulis dan dibacakan dalam sidang dengan agenda pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kamis (14/3) kemarin. Setelah majelis hakim yang diketuai oleh Pujiono memberikan kesempatan kepada kuasa hukumnya, Indra Gunawan, SH langsung membacakan pembelaan mereka.

“Hal yang meringankan, bahwa terdakwa adalah korban dari pencabulan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri yang bernama Suripto dan sudah dilaporkan di Polsek Wonosobo sesuai laporan polisi nomor: LP/B/88/XI/2018/JATENG/RES.WSB tanggal 22 November 2018 yang lalu,” ujarn Indra.

Selain sebagai korban, kuasa hukum terdakwa juga mengatakan bahwa ND belum pernah dihukum. Selain itu terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Hal yang perlu dipertimbangkan majelis hakim, yakni bahwa terdakwa masih muda di mana masih bersekolah di salah satu SMA di Wonosobo sehingga masih mempunyai masa depan yang panjang.

Kemudian terdakwa selama persidangan memberikan keterangan bersikap jujur, sopan, dan tidak berbelit-belit. Selanjutnya yang terakhir adalah bahwa terdakwa masih memiliki orangtua yang bisa menjaga, menasehati dan membimbing terdakwa ke arah yang lebih baik.

“Dengan uraian tersebut di atas, maka kami penasehat hukum terdakwa memohon kepada  majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan rasa keadilan. Akhirnya kami selaku penasehat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim agar diberikan hukuman yang seringan-ringannya dari segala dakwaan dan tuntutan,” tambah Indra dalam pembacaan pleidoinya.

Usai mendengarkan permohonan kuasa hukum terdakwa, majelis hakim kemudian menunda persidangan. Dan mengatakan akan melanjutkan pada kamis depan dengan agenda putusan. “Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan,” ujar ketua majelis hakim sembari mengetok palu sebanyak tiga kali.

Penemuan bayi di kloset bandara terjadi tanggal 19 Oktober 2018. ND selaku terdakwa tiba bersama orangtuannya di Bandara SAMS Sepinggan sekira pukul 23.00 Wita. Setelah turun dari pesawat, terdakwa langsung permisi ke orangtuanya untuk ke toilet karena merasa perutnya mules. Rombongan keluarga terdakwa tiba di Balikpapan lantaran hendak mengunjugi keluarganya yang bekerja di Sangata, Kabupaten Kutai Timur. Saat di toilet, karena merasa hendak buang air besar, terdakwa mengejan hingga akhirnya kepala bayi keluar. Saat itu terdakwa sempat mengubah posisi hingga mengarah ke kloset. Dan tidak berapa lama, bayi pun keluar dari dalam rahimnya menghadap ke atas, sementara ari-arinya masuk ke dalam kloset.

Saat pertama lahir, sang bayi ternyata tidak bergerak dan menangis. Setelah melihat bayi itu, terdakwa sempat mengarahkan jari telunjuk tangan kanannya ke hidung bayi untuk mengecek apakah bernafas atau tidak. Dan ternyata bayi itu tidak bernafas lagi, saat itulah terdakwa merasa panik dan langsung menutup kloset itu dan membiarkan bayi berada di dalam. Selanjutnya, terdakwa pun langsung membersihkan bercak darah dari sang bayi hingga kemudian cepat-cepat meninggalkan toilet hingga akhirnya diketahui warga dan ditindaklanjuti oleh kepolisian. (m4/yud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:40

25 Warga Binaan Rutan Ikut Pecahkan Rekor Muri

BALIKPAPAN - Seluruh Rumah Tahanan Negara (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:38

Tim Labfor Bakal ke Balikpapan

BALIKPAPAN–Kebakaran yang terjadi di Jalan Indrakila, Gang Taufik RT 28…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:56

Psssss…Bantu Langsung Digembosi

BALIKPAPAN – Ini peringatan bagi pengguna kendaraan bermotor untuk tidak…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:55

Muncikari Dituntut Satu Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Terdakwa Adi Setianto (22) warga Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, yang…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:15

Wawan Divonis 15 Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Terdakwa Jauri Herwanto alias Wawan (34) warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:14

Esepsi Kakek-Nenek Ditolak Hakim

BALIKPAPAN-Diduga melakukan pemalusan surat segel tanah, sepasang kakek-nenek bernama Lina…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:13

Berkelahi, Warga Kapar Tewas

BARABAI - Sedang asyik menonton televisi di rumah, Udin (46),…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:11

Mati Mesin, Feri Senggol Tongkang

BALIKPAPAN - Kepanikan sempat terjadi di atas kapal feri KMP…

Rabu, 07 Agustus 2019 11:10

Turunan Maut, Dua Orang Tewas

TENGGARONG-Naas menimpa Laba (40), warga Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda Seberang,…

Rabu, 07 Agustus 2019 11:09

Tertinggi Diganjar Delapan Tahun

BALIKPAPAN-Jangan main hakim sendiri walaupun merasa benar. Pelajaran itulah yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*