MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 16 Maret 2019 10:46
Siswa SMA Pembuang Bayi Minta Keringanan Hukuman
Pelaku saat diamankan.

BALIKPAPAN-Pasca dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) 12 tahun penjara dalam sidang tuntutan pekan kemarin, terdawak pembuang bayi di kloset Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan, ND (18) warga Kelurahan Jaraksari, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, yang masih berstatus siswi SMA akhirnya melakukan pembelaan melalu kuasa hukumnya.

Pembelaan itu disampaikan secara tertulis dan dibacakan dalam sidang dengan agenda pleidoi di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Balikpapan, Kamis (14/3) kemarin. Setelah majelis hakim yang diketuai oleh Pujiono memberikan kesempatan kepada kuasa hukumnya, Indra Gunawan, SH langsung membacakan pembelaan mereka.

“Hal yang meringankan, bahwa terdakwa adalah korban dari pencabulan yang dilakukan oleh tetangganya sendiri yang bernama Suripto dan sudah dilaporkan di Polsek Wonosobo sesuai laporan polisi nomor: LP/B/88/XI/2018/JATENG/RES.WSB tanggal 22 November 2018 yang lalu,” ujarn Indra.

Selain sebagai korban, kuasa hukum terdakwa juga mengatakan bahwa ND belum pernah dihukum. Selain itu terdakwa menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi. Hal yang perlu dipertimbangkan majelis hakim, yakni bahwa terdakwa masih muda di mana masih bersekolah di salah satu SMA di Wonosobo sehingga masih mempunyai masa depan yang panjang.

Kemudian terdakwa selama persidangan memberikan keterangan bersikap jujur, sopan, dan tidak berbelit-belit. Selanjutnya yang terakhir adalah bahwa terdakwa masih memiliki orangtua yang bisa menjaga, menasehati dan membimbing terdakwa ke arah yang lebih baik.

“Dengan uraian tersebut di atas, maka kami penasehat hukum terdakwa memohon kepada  majelis hakim yang memeriksa dan mengadili perkara ini agar menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan rasa keadilan. Akhirnya kami selaku penasehat hukum terdakwa memohon kepada majelis hakim agar diberikan hukuman yang seringan-ringannya dari segala dakwaan dan tuntutan,” tambah Indra dalam pembacaan pleidoinya.

Usai mendengarkan permohonan kuasa hukum terdakwa, majelis hakim kemudian menunda persidangan. Dan mengatakan akan melanjutkan pada kamis depan dengan agenda putusan. “Sidang ditunda dan akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda putusan,” ujar ketua majelis hakim sembari mengetok palu sebanyak tiga kali.

Penemuan bayi di kloset bandara terjadi tanggal 19 Oktober 2018. ND selaku terdakwa tiba bersama orangtuannya di Bandara SAMS Sepinggan sekira pukul 23.00 Wita. Setelah turun dari pesawat, terdakwa langsung permisi ke orangtuanya untuk ke toilet karena merasa perutnya mules. Rombongan keluarga terdakwa tiba di Balikpapan lantaran hendak mengunjugi keluarganya yang bekerja di Sangata, Kabupaten Kutai Timur. Saat di toilet, karena merasa hendak buang air besar, terdakwa mengejan hingga akhirnya kepala bayi keluar. Saat itu terdakwa sempat mengubah posisi hingga mengarah ke kloset. Dan tidak berapa lama, bayi pun keluar dari dalam rahimnya menghadap ke atas, sementara ari-arinya masuk ke dalam kloset.

Saat pertama lahir, sang bayi ternyata tidak bergerak dan menangis. Setelah melihat bayi itu, terdakwa sempat mengarahkan jari telunjuk tangan kanannya ke hidung bayi untuk mengecek apakah bernafas atau tidak. Dan ternyata bayi itu tidak bernafas lagi, saat itulah terdakwa merasa panik dan langsung menutup kloset itu dan membiarkan bayi berada di dalam. Selanjutnya, terdakwa pun langsung membersihkan bercak darah dari sang bayi hingga kemudian cepat-cepat meninggalkan toilet hingga akhirnya diketahui warga dan ditindaklanjuti oleh kepolisian. (m4/yud)


BACA JUGA

Kamis, 25 November 2021 13:44

Diamankan Tim Ganteng-Ganteng, Penipu COD Viral Ternyata Umurnya Masih 16 Tahun

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Kamis, 25 November 2021 13:35

Penipu COD Yang Viral Itu Diringkus

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Jumat, 19 November 2021 13:00

Kasian..!! Darto, Si Penjual Salome Tertipu Beli Motor Secara Online

Seorang pria bernama Dartowiyono, warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah…

Kamis, 18 November 2021 10:03

Januari hingga November, Sudah 6,1 Kg Sabu Diungkap Polresta Balikpapan

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan pada awal November 2021…

Rabu, 17 November 2021 14:20

Wartawati Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Menunjukkan Alat Kelamin

Tindakan pelecehan seksual bisa menimpa siapapun terutama kepada perempuan dan…

Rabu, 17 November 2021 13:51

Licik, IRT Gelapkan Motor Sewaan

 Apa yang dilakukan oleh ibu rumah tangga (IRT) berinisial NL…

Jumat, 12 November 2021 10:26

Polda Kaltim Masih Dalami Dugaan Pencabulan di Lembaga Pendidikan

Jajaran Polda Kaltim hingga saat ini masih melakukan proses hukum…

Kamis, 11 November 2021 11:25

Staf Administrasi Kontraktor Dihajar Satpam DPU

Sial benar nasib seorang staf administrasi  kontraktor berinisial AN (22).…

Rabu, 10 November 2021 12:43

Hotline Polda Kaltim Diserbu Ratusan Korban Pinjol

Sejak dibukanya hotline pengaduan terkait pinjaman online ilegal (pinjol) ilegal…

Sabtu, 06 November 2021 13:02

Sabu Senilai Rp 4,5 Miliar Gagal Edar

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan mengamankan dua orang pria…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers