MANAGED BY:
SABTU
22 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Selasa, 19 Maret 2019 10:46
Wagub Kecewa Produksi Batu Bara Dibatasi

Dikhawatirkan Menambah Angka Pengangguran di Kaltim

KOMODITAS ANDALAN: Kebijakan pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM yang membatasi produksi batu bara membuat Pemprov Kaltim kecewa. (ilustrasi)

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Pemprov Kaltim melakukan sejumlah upaya untuk merevisi aturan pemerintah pusat terkait pembatasan produksi batu bara di Bumi Etam. Salah satunya, melakukan pertemuan dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

 “Terkait gejolak adanya pembatasan produksi batu bara, sedang kami usulkan kepada Kementerian ESDM untuk direvisi. Instansi terkait sudah bertemu dengan Kementerian ESDM untuk dapat dievaluasi,” kata Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi kepada Balikpapan Pos, Minggu (17/3).

Menurut Hadi, pembatasan produksi batu bara akan berimbas pada peningkatan jumlah pengangguran. “Pengangguran terbuka. Kalau ada pembatasan produksi batu bara, tentu dampaknya pengangguran,” tuturnya.

 Kendati demikian, hingga triwulan pertama 2019 belum ada keluhan dari pengusaha batu bara. “Sejauh ini berjalan, hingga Maret, tidak ada keluhan dari para pengusaha batu bara. Namun akan menjadi masalah ke depan. Tentu bukan berlaku pada 2019, kita menginginkan dikembalikan setidaknya seperti tahun sebelumnya,” tandasnya.

 Sebelumnya, Gubernur Isran Noor mengatakan, masyarakat Kaltim siap-siap kecewa dengan kebijakan pemerintah pusat. Pasalnya, batu bara sebagai salah satu komoditas unggulan daerah ini akan dibatasi produksinya. Adanya kebijakan tersebut diprediksi akan mengganggu perekonomian Kaltim.

“Kaltim akan mengalami masalah besar. Karena ada surat dari Kementerian ESDM, bahwa produksi batu bara yang berasal dari IUP (izin usaha pertambangan) akan dikurangi. Di mana, untuk IUP, hanya boleh memproduksi 4 kali 8 juta ton. Karena 8 juta ton pada tahun 2018 sebagai realisasi DMO (domestic market obligation) batu bara yang berasal dari IUP,” tandas Gubernur Isran Noor saat pembukaan Rapat Koordinasi Teknis (Rakortek) Perencanaan Pembangunan Wilayah II, di Hotel Grand Senyiur Balikpapan, Senin (11/3) lalu.

 Untuk diketahui, pada tahun 2018 produksi batu bara di Kaltim dari IUP sebanyak 92 juta ton. Jika memakai acuan yang sama dari capaian produksi tahun 2018, maka jumlah batu bara yang dapat diproduksi berdasarkan surat dari Kementerian ESDM hanya 32 juta ton.

“Yang bisa diproduksi hanya itu, 4 kali 8 juta ton, berarti 32 juta ton. Artinya, 60 juta ton tidak bisa diproduksi,” bebernya.

Menurutnya, kebijakan ini akan berdampak buruk pada pertumbuhan ekonomi Kaltim. “Kalau ini benar terjadi, maka pertumbuhan ekonomi Kaltim akan menurun. Kemungkinan minus, ya, di bawah 3 persen, menjadi 2,8 persen,” sebutnya. 

Dirinya pun berharap, kebijakan Kementerian ESDM tersebut dibatalkan. Pasalnya, selama ini perekonomian Kaltim masih bergantung pada sektor ini. Untuk itu, dirinya telah mengadukan kebijakan itu kepada Presiden Joko Widodo. 

“Semoga surat ini batal. Kami sudah membuat surat ke Presiden. Tembusannya ke menteri keuangan dan menteri ESDM, supaya pembatasan itu jangan dilakukan. Karena, dengan kondisi ekonomi sulit saat ini, membuat masyarakat Kaltim semakin menderita,” tandasnya. (pri/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:28

Arita dan Safaruddin Diwakili Relawan

BALIKPAPAN–Sebanyak empat bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali…

Jumat, 20 September 2019 10:27

Rizal Ingatkan Camat dan Lurah, Jangan Terlibat Pengadaan Tanah Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN–Sejak ditetapkanya Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara baru membuat…

Kamis, 19 September 2019 11:41

PJU Tenaga Surya Dikaji Ulang

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan berencana bakal mengkaji ulang kebijakan…

Selasa, 17 September 2019 11:14

RTRW Balikpapan Berubah, Disesuaikan dengan Konsep Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN-Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Kamis, 12 September 2019 10:39

Upaya Minimalisasi Kemacetan dan Lakalantas

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkenalkan kepada masyarakat Balikpapan keberadaan yellow…

Kamis, 12 September 2019 10:36

Anggaran PBI JKN Bakal Membengkak

BALIKPAPAN -  Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai protes…

Rabu, 11 September 2019 10:37

Kemen PAN-RB Saksikan Peluncuran Inovasi Pelayanan

BALIKPAPAN-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)  Kota Balikpapan, Selasa…

Rabu, 11 September 2019 10:35

Kabut Asap, Warga Rawan Terserang ISPA

BALIKPAPAN-Kabut asap menyelimuti Kota Balikpapan, pada Selasa (10/9) pagi. Asap…

Selasa, 10 September 2019 10:31

Balikpapan Selatan Terbanyak Kebakaran Lahan

BALIKPAPAN-Belakangan ini hujan jarang turun di Balikpapan sehingga rawan terjadi…

Selasa, 10 September 2019 10:30

Mal Balikpapan Baru Fasilitasi Si Jempol

BALIKPAPAN-Peran serta pihak ketiga membantu pemerintah dalam menjalankan tugas memberi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers