MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Sabtu, 23 Maret 2019 11:54
Kasus ATM, Jaksa Pastikan Tak Ada Pasal Pencucian Uang
-

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Kasus dugaan penipuan ratusan jamaah umroh oleh PT Arafah Tamasya Mulia (ATM) yang gagal diberangkatkan, dengan terdakwa Hamzah Husain sampai saat ini masih bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan. Dalam berkas yang saat ini masih tahap persidangan, diketahui pihak pelapor masih berjumlah 13 jamaah dengan kerugian mencapai Rp 194 juta.

Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Balikpapan, Dian Herdiman, melalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara itu, Riana Dewi, mengatakan untuk berkas tahap pertama ini, terdakwa hanya dipersangkakan penyidik dengan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dan Pasal 374 KUHP tentang penggelapan dengan pemberatan.

“Kalau dalam berkas yang kami terima dan sedang dalam proses peridangan saat ini, tidak ada tindak pidana pencucian uang. Kami hanya menerima limpahan berkas dari Kejati Kaltim,” ujarnya kepada Balikpapan Pos, Jumat (22/2) kemarin.

Sementara salah satu kuasa hukum korban, Rio Ridhayon ketika diwawancarai Balpos, mengatakan, pelapor yang saat ini dalam proses persidangan, merupakan korban yang kerugiannya masih hanya sebatas kerugian yang tidak terlalu besar. Oleh karena itu, dia pun mempertanyakan sudah sejauh mana proses laporan klieannya bernama Rusli dan korban lainnya.

Kalau tidak segera dilimpahkan, dia menganggap kesannya hanya sebagai syarat ada pidana dengan kerugian yang kecil. Untuk itu, dia pun berharap pihak kepolisian segera menyelesaikan berkas korban lainnya dan menjerat terdakwa dengan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang (TPPU).

“BAP yang diterima jaksa hanya korban kecil. Kalau seperti ini, terkesan menutupi kerugian sebenarnya dari korban-korban lain. Dan dapat dipastikan hukuman yang diterima nantinya tidak memenuhi keadilan bagi korban. Jangan sampai ini hanya sebagai syarat bahwa  terdakwa sudah disidang dan di putus bersalah, padahal kerugian para korban besar sekali,” pungkasnya.

Selama ini Hamzah telah mendekam di balik jeruji besi Mapolda Kaltim untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Meskipun telah diamankan, dia tak kunjung mengganti atau mengembalikan uang jamaah, hingga akhirnya sebagian besar aset miliknya disita oleh penyidik termasuk kantor ATM yang berada di Gunung Malang disegel.

Direktur PT Arafah Tamasya Mulia (ATM), Hamzah Husain terpaksa mendekam di sel rutan Polda Kaltim sejak tanggal 30 November 2018 yang lalu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Ia ditetapkan sebagai tersangka lantaran diduga melakukan tindak pidana penipuandan penggelapan terhadap ratusan calon jemaah haji dan umrah.

Dalam kasus ini kerugian korban yang ditaksir hingga Rp 200 miliar ini, polisi masih menetapkan tersangka tunggal, yakni Hamzah. Dan setelah dilakukan rangkaian pemeriksaan, berkas terdakwa pun akhirnya rampung dan telah dilimpahkan ke kejaksaan. Saat ini perkara tersebut masih dalam proses persidangan. (m4/yud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:38

Tim Labfor Bakal ke Balikpapan

BALIKPAPAN–Kebakaran yang terjadi di Jalan Indrakila, Gang Taufik RT 28…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:56

Psssss…Bantu Langsung Digembosi

BALIKPAPAN – Ini peringatan bagi pengguna kendaraan bermotor untuk tidak…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:55

Muncikari Dituntut Satu Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Terdakwa Adi Setianto (22) warga Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, yang…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:15

Wawan Divonis 15 Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Terdakwa Jauri Herwanto alias Wawan (34) warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:14

Esepsi Kakek-Nenek Ditolak Hakim

BALIKPAPAN-Diduga melakukan pemalusan surat segel tanah, sepasang kakek-nenek bernama Lina…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:13

Berkelahi, Warga Kapar Tewas

BARABAI - Sedang asyik menonton televisi di rumah, Udin (46),…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:11

Mati Mesin, Feri Senggol Tongkang

BALIKPAPAN - Kepanikan sempat terjadi di atas kapal feri KMP…

Rabu, 07 Agustus 2019 11:10

Turunan Maut, Dua Orang Tewas

TENGGARONG-Naas menimpa Laba (40), warga Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda Seberang,…

Rabu, 07 Agustus 2019 11:09

Tertinggi Diganjar Delapan Tahun

BALIKPAPAN-Jangan main hakim sendiri walaupun merasa benar. Pelajaran itulah yang…

Senin, 05 Agustus 2019 10:25

Hari ini, Kasus Perampokan Sadis Disidangkan

BALIKPAPAN-Sidang dengan terdakwa Eko Satriawan (25) yang terjerat kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*