MANAGED BY:
KAMIS
20 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 01 April 2019 11:21
Persoalan Banjir Masih Jadi Momok

Stabil Sebut Hutan Kota Telah Dipenuhi Bangunan

Thohari Aziz

BALIKPAPAN-Wakil Ketua DPRD, Thohari Aziz menilai, masalah banjir masih menghantui warga Balikpapan saat hujan deras melanda.

“Pembangunan infrastruktur sudah bagus, hanya saja persoalan banjir perlu mendapat perhatian serius dari pemkot,” kata Thohari Azis, kemarin (31/3).

Lebih lanjut, Thohari Azis mengatakan, saat ini cuaca di Balikpapan berubah-ubah. Hujan sebentar saja langsung banjir. “Untuk itu, pemkot harus dapat menuntaskan banjir,” kata politikus PDIP ini. Dia pun berharap, masalah banjir di Balikpapan bisa tuntas tahun ini. Caranya dengan pelebaran drainase atau bozem pengendali banjir.

Sementara itu, Koordinator Sentra Program Pemberdayaan dan Kemitraan Lingkungan Hidup (Stabil), Hery Sunaryo mengatakan, banjir bukan sebatas persoalan drainase atau kapasitas muatan sungai. Namun, juga harus melihat dari sisi kebijakan pemerintah kota, yakni keberpihakan pembangunan yang berwawasan lingkungan hidup.

Dia menjelaskan, penanganan banjir di tingkat hilir memang penting. Membersihkan dan merevitalisasi drainase serta memperlebar sungai berguna untuk mengatasi persoalan banjir di Balikpapan.

“Ya, pemerintah sudah bergerak. Sempat ada beberapa drainase yang dibersihkan, lumpur diangkat, sedimentasi dibersihkan dari dasar drainase, tapi ini belum cukup,” tegas Hery.

Hal itu pun perlu diimbangi dengan penanganan masalah di tingkat hulu. Selama ini kebijakan pemerintah terkait pembangunan berwawasan lingkungan hidup tidak ada ketegasan dan kejelasan.

Sebagai contoh, lanjut Hery, maraknya perusahaan properti yang membangun perumahan di lahan-lahan yang awalnya adalah vegetasi hijau atau daerah resapan air (catchment area). Selain itu, ada beberapa perumahan tidak memiliki bendali. Padahal, bendali ini berfungsi menampung air agar tidak menggenangi permukiman penduduk.

“Bendali ‘kan dibuat supaya tidak banjir. Air sudah tertampung, tapi ini tidak,” katanya.

Tidak hanya itu, kawasan hutan kota pun banyak yang tidak perawan. Hutan kota dijajah untuk pembangunan gedung-gedung beton. “Hutan kota seperti di daerah Telaga Sari dan Sepinggan yang dekat kawasan Dome itu sudah rusak. Dahulu masih banyak yang hijau, tapi sekarang sudah berubah. Banyak bangunan-bangunan permanen,” tutur Hery.

Karena itu, tegasnya, pemerintah kota harus berani mengambil langkah melakukan audit lingkungan dengan acuan payung hukum Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Nomor 32 Tahun 2009.

“Audit lingkungan selama ini tidak berjalan. Padahal, ini penting untuk mengukur, menilai sejauh mana mereka melakukan pembangunan sesuai peruntukannya. Supaya saat ada pelanggaran punya bukti kuat untuk bisa menindak,” katanya.

Pemerintah kota juga harus berani saat menemukan kejanggalan di lapangan. Jangan sampai mandul, fungsi pengawasan wajib bertaring, berani bertindak saat ada pelanggaran terhadap lingkungan hidup. Tidak lupa, pemerintah kota berani mengambil langkah untuk memberi efek jera. Menuntut pertanggungjawaban para pelanggar lingkungan hidup untuk melakukan penggantian atau semacam rehabilitasi.

“Lahan hijau dibuat bangunan, harus ada penggantian atas lahan yang sudah dibuka buat bangunan,” pungkas Hery. (dan/vie/k1)



BACA JUGA

Selasa, 31 Agustus 2021 11:30

Longsor di Prapatan, Satu Rumah Terancam Ambruk

Hujan yang mengguyur wilayah Kota Balikpapan, 27 dan 28 Agustus…

Selasa, 27 Juli 2021 12:57

Investigasi Mengeringnya Waduk Telaga Sari, Diduga Akibat Rongga di Bawah Spillway

Hasil investigasi mengeringnya air Waduk Telagasari, yang terjadi 17 Mei…

Senin, 26 Juli 2021 12:14

2022, Pemkot Balikpapan Tetap Programkan Pemasangan PJU

Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan pemasangan kembali Penerang Jalan Umum…

Sabtu, 17 Juli 2021 10:22

Dorong Pemkot Bangun Dapur Umum Bantu Konsumsi Warga Sedang Menjalani Isolasi Mandiri

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Parlindungan Sihotang mengsulkan kepada Pemerintah…

Rabu, 14 Juli 2021 11:17

Sumur Tidak Ada Semburan Lumpur dan Gas

Warga di perumahan GBR 7 Sepinggan, Balikpapan Selatan kini bisa…

Sabtu, 10 Juli 2021 12:00

Operasioanl Selama PPKM Darurat Balikpapan, Tiap RT Diberi Rp 1 Juta

Pemerintah Kota Balikpapan memberikan bantuan operasional kepada pengurus RT dalam…

Sabtu, 10 Juli 2021 11:49

PPKM Darurat, MUI Balikpapan Kumpulkan Ulama

 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan meminta agar pemerintah kota…

Senin, 28 Juni 2021 15:51

Truk Mundur Libas Warung Soto dan Rombong

Truk KT 8929 AS bermuatan pasir tidak kuat menanjak sehingga…

Rabu, 23 Juni 2021 10:37

PKL Pandan Sari Kembali Mengaku Tak Dilibatkan

 Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) merasa tidak dilibatkan dalam proses…

Kamis, 17 Juni 2021 23:09

Dua Jam Api Berkobar, 8 Unit Rumah Hangus

 Hampir dua jam lebih kobaran api mengamuk di RT 38…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers