MANAGED BY:
SELASA
18 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Jumat, 05 April 2019 10:12
Dua Kawasan Kumuh Segera Ditata

Bantaran Sungai Ampal Dialokasikan Rp 9 M, Manggar Baru Rp 25 M

BUTUH PERHATIAN SERIUS: Banjir masih menjadi momok di Kota Balikpapan. Hal ini membuat pemkot melakukan penataan terhadap kawasan kumuh di sejumlah bantaran sungai. (ist)

BALIKPAPAN-Setelah bantaran Sungai Manggar, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, penataan kawasan kumuh akan dilakukan di bantaran Sungai Ampal, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota.

Hal itu dibenarkan Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman(Disperkim) Kota Balikpapan, Ketut Astana. Ada beberapa lokasi yang akan ditata, salah satunya di bantaran Sungai Ampal, Kelurahan Damai, dekat Balikpapan Super Block (BSB).

“Untuk tahun 2019 ini, anggaran yang dikeluarkan untuk penataan kawasan Damai itu sekitar Rp 9 miliar yang merupakan bantuan dana dari Pemprov Kaltim,” ujar Ketut Astana, kemarin.

Menurut Ketut, nantinya bantaran sungai di kawasan Damai itu akan dibuat seperti Manggar Baru, yang dilengkapi dengan jembatan dan jalan setapak serta ruang terbuka hijau (RTH) untuk berolahraga bagi warga.

“Selain anggaran Rp 9 miliar tersebut, informasinya untuk tahun 2020 juga akan dibantu lagi anggaran dari pemprov sebesar Rp 10 miliar,” terang Ketut.

Sedangkan untuk penataan kawasan kumuh di Manggar Baru akan dilanjutkan tahun ini dengan total anggaran Rp 25 miliar dari pemerintah pusat. “Ya, untuk penataan di Manggar Baru akan dilanjutkan juga tahun ini. Salah satunya, pembuatan jembatan yang akan dilanjutkan dari Rusunawa Manggar Baru hingga ke ujung dekat kawasan hutan Mangrove di seberang Sungai Manggar,” jelas Ketut.

Sementara itu, untuk penataan permukiman, seperti rumah warga terang Ketut menggunakan bantuan dana dari program corporate social responsibility (CSR) atau program Kotaku.

“Kalau bantuan ini khusus untuk menata kawasan kumuh. Terutama dalam menambah infrastrukturnya seperti jembatan, jalan setapak, dan saluran drainase,” pungkas Ketut. (dan/vie/k1)



BACA JUGA

Selasa, 31 Agustus 2021 11:30

Longsor di Prapatan, Satu Rumah Terancam Ambruk

Hujan yang mengguyur wilayah Kota Balikpapan, 27 dan 28 Agustus…

Selasa, 27 Juli 2021 12:57

Investigasi Mengeringnya Waduk Telaga Sari, Diduga Akibat Rongga di Bawah Spillway

Hasil investigasi mengeringnya air Waduk Telagasari, yang terjadi 17 Mei…

Senin, 26 Juli 2021 12:14

2022, Pemkot Balikpapan Tetap Programkan Pemasangan PJU

Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan pemasangan kembali Penerang Jalan Umum…

Sabtu, 17 Juli 2021 10:22

Dorong Pemkot Bangun Dapur Umum Bantu Konsumsi Warga Sedang Menjalani Isolasi Mandiri

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Parlindungan Sihotang mengsulkan kepada Pemerintah…

Rabu, 14 Juli 2021 11:17

Sumur Tidak Ada Semburan Lumpur dan Gas

Warga di perumahan GBR 7 Sepinggan, Balikpapan Selatan kini bisa…

Sabtu, 10 Juli 2021 12:00

Operasioanl Selama PPKM Darurat Balikpapan, Tiap RT Diberi Rp 1 Juta

Pemerintah Kota Balikpapan memberikan bantuan operasional kepada pengurus RT dalam…

Sabtu, 10 Juli 2021 11:49

PPKM Darurat, MUI Balikpapan Kumpulkan Ulama

 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan meminta agar pemerintah kota…

Senin, 28 Juni 2021 15:51

Truk Mundur Libas Warung Soto dan Rombong

Truk KT 8929 AS bermuatan pasir tidak kuat menanjak sehingga…

Rabu, 23 Juni 2021 10:37

PKL Pandan Sari Kembali Mengaku Tak Dilibatkan

 Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) merasa tidak dilibatkan dalam proses…

Kamis, 17 Juni 2021 23:09

Dua Jam Api Berkobar, 8 Unit Rumah Hangus

 Hampir dua jam lebih kobaran api mengamuk di RT 38…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers