MANAGED BY:
SENIN
29 NOVEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Sabtu, 06 April 2019 10:32
Banyak Fasum Perumahan Belum Diserahkan
Ketut Astana

BALIKPAPAN-Meski setiap tahun jumlah perumahan di Balikpapan terus meningkat, rupanya belum semua menyerahkan fasilitas umum yang dimiliki kepada pemkot. Padahal, sesuai Perda Nomor 5 Tahun 2013, seluruh pengembang perumahan wajib menyerahkan prasarana, sarana, dan utilitas (PSU)-nya kepada Pemkot Balikpapan.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Balikpapan, Ketut Astana membenarkannya. Dari 233 perumahan di Balikpapan, baru sebagian yang menyerahkan aset fasum-nya ke pemkot.

“Jumlahnya masih sedikit. Salah satu kawasan perumahan yang sudah diserahkan, yakni di Balikpapan Permai serta empat kluster di Perumahan Balikpapan Baru,” ujar Ketut Astana, kemarin (5/4).

Lanjut Ketut, adapun pengembang perumahan, seperti Balikpapan Regency dan Perumahan Wika dalam proses melengkapi persyaratan. “Untuk menyerahkan fasum harus dilengkapi dengan data teknisnya, seperti konstruksi dari apa; panjang fasum-nya, kalau ini berupa jalan; dan luas fasum, kalau berupa ruang terbuka hijau,” aku Ketut.

Untuk fasum perumahan, sebenarnya pengembang bisa menyerahkannya setelah selesai dikerjakan, dilengkapi dengan data teknisnya. Namun, banyak perumahan yang mengalami kendala teknis. “Minimal tiga tahun, aset fasum setelah dibangun pihak perumahan sudah bisa diserahkan ke Pemkot Balikpapan. Tapi sekelas Sinar Mas Wisesa saja masih alot sampai sekarang, apalagi perumahan yang lain,” tuturnya.

Penyerahan fasum ini, lanjut Ketut, sebenarnya mengurangi beban pengembang dalam melakukan pemeliharaan karena bisa berbagi dengan pemkot. Selain itu, ini juga sebagai upaya pemkot untuk mengantisipasi pengembang nakal. Pengembang yang tidak menjalankan kewajiban atau fasum yang disiapkan dan akhirnya merugikan masyarakat.

 “Jika pengembang menyerahkan fasum-nya, berarti telah tercatat sebagai aset pemkot. Dalam aturan jika sudah menjadi aset, pemeliharaan menjadi tanggung jawab pemkot. Tentu hal ini akan menguntungkan masyarakat. Jika jalan rusak bisa kami perbaiki, karena sudah diserahkan asetnya ke kami (pemkot),” pungkas Ketut. (dan/rus/k1)


BACA JUGA

Selasa, 31 Agustus 2021 11:30

Longsor di Prapatan, Satu Rumah Terancam Ambruk

Hujan yang mengguyur wilayah Kota Balikpapan, 27 dan 28 Agustus…

Selasa, 27 Juli 2021 12:57

Investigasi Mengeringnya Waduk Telaga Sari, Diduga Akibat Rongga di Bawah Spillway

Hasil investigasi mengeringnya air Waduk Telagasari, yang terjadi 17 Mei…

Senin, 26 Juli 2021 12:14

2022, Pemkot Balikpapan Tetap Programkan Pemasangan PJU

Pemerintah Kota Balikpapan akan melakukan pemasangan kembali Penerang Jalan Umum…

Sabtu, 17 Juli 2021 10:22

Dorong Pemkot Bangun Dapur Umum Bantu Konsumsi Warga Sedang Menjalani Isolasi Mandiri

Anggota Komisi IV DPRD Balikpapan Parlindungan Sihotang mengsulkan kepada Pemerintah…

Rabu, 14 Juli 2021 11:17

Sumur Tidak Ada Semburan Lumpur dan Gas

Warga di perumahan GBR 7 Sepinggan, Balikpapan Selatan kini bisa…

Sabtu, 10 Juli 2021 12:00

Operasioanl Selama PPKM Darurat Balikpapan, Tiap RT Diberi Rp 1 Juta

Pemerintah Kota Balikpapan memberikan bantuan operasional kepada pengurus RT dalam…

Sabtu, 10 Juli 2021 11:49

PPKM Darurat, MUI Balikpapan Kumpulkan Ulama

 Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Balikpapan meminta agar pemerintah kota…

Senin, 28 Juni 2021 15:51

Truk Mundur Libas Warung Soto dan Rombong

Truk KT 8929 AS bermuatan pasir tidak kuat menanjak sehingga…

Rabu, 23 Juni 2021 10:37

PKL Pandan Sari Kembali Mengaku Tak Dilibatkan

 Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) merasa tidak dilibatkan dalam proses…

Kamis, 17 Juni 2021 23:09

Dua Jam Api Berkobar, 8 Unit Rumah Hangus

 Hampir dua jam lebih kobaran api mengamuk di RT 38…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers