MANAGED BY:
SELASA
07 DESEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Selasa, 09 April 2019 11:35
Kasus Hoax Tujuh Kontainer Surat Suara Tercoblos Disidangkan
MEJA HIJAU: Terdawa Lisa Adnan saat menjalani persidangan di PN Balikpapan, Senin (8/4) sore.

BALIKPAPAN-Setelah sekian lama bergulir di Polda Kalimantan Timur dan kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalimantan Timur, berkas kasus penyebaran hoax surat suara tercoblos sebanyak tujuh kontainer dengan terdakwa Lisa Adnan (55) akhirnya bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Senin (8/4) sore.

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, sidang yang digelar tersebut merupakan sidang perdana dengan agenda pembacaan dakwaan. Sebelum sidang digelar, tampak puluhan kerabat terdakwa memadati PN Balikpapan, bahkan mereka sempat menggelar orasi di depan PN dan meminta agar terdakwa segera dibebaskan.

Lisa tampak tegar duduk di kursi persidangan. Selain ditemani kerabat, terdakwa juga tampak didampingi kuasa hukumnya, Dr. H. Abdul Rais SH, MH. Yang menjadi majelis hakim dalam persidangan ini, yakni Pujiono SH sebagai hakim ketua, sementara hakim anggota I Ketut Mardika, SH dan Nugrahini Meinastiti, SH.

Usai majelis hakim membuka persidangan, hakim ketua pun mempersilahkan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Ardiansyah SH untuk membacakan dakwaan. Dalam pembacaannya, JPU mengatakan kalau terdakwa didakwa melanggar Pasal 14 ayat (2) UU nomor 1 tahun 1946 Tentang Peraturan Hukum Pidana Jo Pasal 1 UU Nomor 73 Tahun 1958.

"Bahwa terdakwa didakwa telah menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menerbitkan keonaran di kalangan rakyat, sedangkan ia patut dapat menyangka bahwa berita atau pemberitahuan itu adalah bohong," ujarnya.

Karena jadwal persidangan hanya mengagendakan dakwaan, setelah JPU usai membacakannya, majelis hakim pun selanjutnya menunda persidangan. Dan mengatakan akan dilanjutkan pekan depan.

Terpisah, kuasa Hukum terdakwa, Abdul Rais saat diwawancarai wartawan, mengaku kalau dakwaan JPU lemah. Menurutnya, kasus hoax semestisnya tidak mengarah kepada tindak pidana.  “Kalau di luar negeri langsung ditanggapi oleh badan atau instansi atau lembaga yang berwenang. Di Indonesia berita hoaks dikriminalisasi. Kalau begitu artinya pemerintah tidak mau dikoreksi, padahal kita pakai sistem pemerintah demokrasi," ungkapnya.

Ditambahkannya, semestinya pemerintah tak boleh bersikap anti kritik. Apapun masukan masyarakat bertujuan untuk mengontrol jalannya pemerintah. Untuk kasus kliennya, dikatakannya terdakwa hanya sebatas membagikan informasi dari group whastaap ke facebook. Dan saat itu terdakwa hanya sebatas bertanya.

"Dalam pasal tersebut disebut membuat, memberitakan dan menyebarkan. Itu harus komulatif. Sekarang yang membuat tidak tahu orangnya di mana? yang ngeshare menanyakan berita tersebut malah kena," ujarnya.

Sebelumnya, kabar hoax surat suara di dalam 7 kontainer telah tercoblos sempat menghebohkan beberapa waktu lalu. Polda Kaltim ternyata mengamankan salah satu tersangka yakni warga Balikpapan bernama Lisa Adnan. Setelah dilakukan pemeriksaan, berkasnya pun kemudian dilimpahkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Samarinda pada Senin lalu (11/3) dan berkasnya dinyatakan lengkap. (m4/cal)


BACA JUGA

Senin, 06 Desember 2021 11:07

Sigra Menyalip dan Hantam Pengendara Vario, 1 Tewas

Kecelakaan lalulintas maut terjadi di Km 28 Samboja, Kutai Kartanegara…

Selasa, 30 November 2021 14:59

Dugaan Pencabulan di Lembaga Pendidikan, Belum Ada Tersangka

Dugaan pencabulan yang terjadi di salah satu lembaga pendidikan di…

Senin, 29 November 2021 10:27

KABUR KE SAMARINDA, PENCURI MOTOR VIRAL DIRINGKUS

EA (27) tidak menyangka, jika awal November 2021 lalu akan…

Senin, 29 November 2021 10:06

KUMAT..!! Residivis Berulah Lagi, Curi Tas Berisi Perhiasan

Hukuman penjara belum tentu membuat sang pelaku kejahatan jera. Banyak…

Kamis, 25 November 2021 13:44

Diamankan Tim Ganteng-Ganteng, Penipu COD Viral Ternyata Umurnya Masih 16 Tahun

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Kamis, 25 November 2021 13:35

Penipu COD Yang Viral Itu Diringkus

Penipu dengan modus cash on delivery (COD) yang sempat viral…

Jumat, 19 November 2021 13:00

Kasian..!! Darto, Si Penjual Salome Tertipu Beli Motor Secara Online

Seorang pria bernama Dartowiyono, warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah…

Kamis, 18 November 2021 10:03

Januari hingga November, Sudah 6,1 Kg Sabu Diungkap Polresta Balikpapan

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Balikpapan pada awal November 2021…

Rabu, 17 November 2021 14:20

Wartawati Jadi Korban Pelecehan Seksual, Pelaku Menunjukkan Alat Kelamin

Tindakan pelecehan seksual bisa menimpa siapapun terutama kepada perempuan dan…

Rabu, 17 November 2021 13:51

Licik, IRT Gelapkan Motor Sewaan

 Apa yang dilakukan oleh ibu rumah tangga (IRT) berinisial NL…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers