MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 18 April 2019 13:27
Bawaslu Sulit Buktikan Money Politics

Marak di Balikpapan Barat dan Utara

ilustrasi

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Sejak masa tenang pemilu hingga detik-detik pencoblosan kemarin (17/4), Bawaslu banyak mendapatkan informasi terkait adanya tindakan money politics oleh oknum partai politik. Yang paling banyak diadukan, yakni di wilayah Balikpapan Barat dan Utara.

Bawaslu Kota Balikpapan pun membenarkan adanya dugaan praktik politik uang tersebut. Lantaran sejak masa tenang pada 14 April lalu, pihaknya mendapatkan banyak informasi melalui pesan WhatsApp terkait adanya tindakan money politics.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Balikpapan, Wamustofa Hamzah mengatakan, dirinya mendapatkan aduan di beberapa wilayah terkait adanya praktik tersebut. Menurut Topan, hampir rata-rata aduan tersebut merupakan tindakan politik uang dengan berbagai modus. Mulai dari memberikan bahan pokok hingga uang tunai, supaya memilih salah satu calon.

“Kalau informasi itu banyak. Saya terima enam sampai tujuh laporan. Itu baru saya. Belum yang lainnya, ada terima,” ungkap Topan -sapaan akrab Wamustofa Hamzah- di Kantor Bawaslu Balikpapan, kemarin (17/4).

Menurut Topan, wilayah yang paling banyak terjadi politik uang adalah Balikpapan Barat dan Utara. Hal ini sesuai hasil kajian yang dilakukan Bawaslu sebelumnya. “Tapi di tengah kami juga ada laporan yang masuk,” ucap dia.

Meski begitu, Bawaslu kerap kesulitan mendapatkan alat bukti adanya praktik money politics tersebut. Ketika informasi masuk, pihaknya langsung menurunkan anggota ke lokasi yang dimaksud. Namun, sesampainya di lokasi, tidak ada tanda-tanda aktivitas bagi-bagi uang. Hal inilah yang membuat pihaknya kerap kesulitan melakukan penindakan lantaran tak ada bukti.

“Sulit memang. Misalnya, kami terima info ada partai ini bagi-bagi uang atau sembako. Ternyata saat kami ke sana itu nggak ada. Adanya cuma kegiatan pertemuan saksi. Meskipun kami curiga, tapi kalau nggak ada bukti, ya nggak bisa. Masa kami berdasarkan asumsi doang, ‘kan nggak bisa,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya masih melakukan pengawasan secara ketat terhadap tindakan pelanggaran para parpol maupun caleg di Balikpapan.

Terlepas dari itu, Topan mengimbau kepada masyarakat agar tidak takut untuk melaporkan kepada pihaknya bila menemukan unsur pelanggaran money politics dan lainnya. Dia menjamin kerahasiaan pelapor tetap terjaga.

“Kalau nggak ada yang lapor, ya, mau bagaimana kami bertindak. Kami ‘kan juga harus berdasarkan aturan. Nah, kalau informasi ada tapi nggak ada bukti pelaporan, ya nggak bisa juga. Makanya kami imbau kepada masyarakat, jangan takut untuk melapor,” pungkas dia. (yad/yud/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 11:35

Jual “Ayam” via Medsos, Muncikari Diciduk

BALIKPAPAN-Dunia prostitusi online saat ini rupanya sedang “naik daun”. Dengan…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:33

Raih Sejumlah Penghargaan, Noordhianto Memohon Maaf

BALIKPAPAN-Selama kurang lebih dua tahun empat bulan menjabat sebagai Kasat…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:32

Berbekal Memo Wagub, Deadline Polres

BALIKPAPAN-Kasus bocah hilang bernama Kiki (5) di Jalan Sulawesi, RT…

Senin, 19 Agustus 2019 11:29
Kebakaran di Kilang Minyak Balikpapan

Saksi yang Diperiksa Bertambah, Pertamina: Investigasi Butuh Dua Minggu

BALIKPAPAN-Aneh, penyebab kebakaran di area kilang minyak Pertamina RU V…

Senin, 19 Agustus 2019 11:27

Perampok Sadis Tinggal Tunggu Tuntutan Jaksa

BALIKPAPAN-Pasca melakukan perampokan sadis pada Maret lalu di Jalan Agung…

Senin, 19 Agustus 2019 11:26

Pemkab Siapkan Psikolog

PENAJAM-Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:48

Terkait Kebakaran di Area Kilang Minyak, Empat Orang Diperiksa Polres

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi meminta Pertamina segera membuat laporan resmi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:46
Suami Tega Paksa Istri Jadi Pelacur

Sudah 30 Kali Digituin, Habis Main Dibayar Rp 50 Ribu

Suami bejat di Kelurahan Jelebora, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:33

Ditreskrimsus Ungkap Dua Kasus Tambang Ilegal

BALIKPAPAN-Jajaran Polda Kaltim bekerja ekstra keras untuk mengungkap kasus tambang…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:31

Keluarga Korban Tidak Melapor, Kasus Dua Murid SD Tewas Bisa Dihentikan

BALIKPAPAN-Sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, kemarin (14/8) dua unit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*