MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Kamis, 25 April 2019 12:25
Pemilu, Wali Kota Soroti Adu Uang di Lapangan

Asyik di Pilpres, Pileg Bukan Adu Program

Rizal Effendi dan UAS.

PROKAL.CO, class="m-991723597862840126gmail-msonospacing">BALIKPAPAN-Pemilu tahun ini memang terasa berat bagi masyarakat maupun penyelenggara. Bagaimana tidak, ada lima pemilihan yang digabung menjadi satu, yakni presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kota/kabupaten. Selain memakan waktu yang lama, pesta demokrasi kali ini juga menguras tenaga mereka yang terlibat. 

Data nasional menyebutkan ada sebanyak 119 orang tewas dalam pemilu kali ini. Bahkan, anggota kepolisian pun tak luput menjadi korban. Wali Kota Rizal Effendi menyatakan sepakat dengan pernyataan wapres, pemilu yang akan datang agar dipisah alias tidak digabung menjadi satu seperti sekarang. Di Balikpapan sendiri tak luput dari jatuhnya korban. Ada tiga orang yang meninggal, anggota kepolisian dan sekretaris lurah.

“Data nasional itu sudah 119 orang meninggal dunia dan ada 15 polisi kalau tidak salah yang meninggal dunia. Bahkan, di Balikpapan, pemilih pun ada yang meninggal dunia,” kata Rizal di Gedung Parkir Klandasan, kemarin (24/4).

Situasi ini sejatinya telah dikhawatirkan oleh Rizal. Untuk itu, dia menginstruksikan kepada seluruh puskesmas agar standby selama 24 jam, guna mengantisipasi meningkatnya warga yang jatuh sakit akibat pemilu ini.

“Kami sudah kasih tahu untuk petugasnya jangan wanita, apalagi yang lagi hamil, pasti berat. Jangan jadi petugas KPPS kalau punya penyakit yang kronis,” ujarnya.

Di lain sisi dengan digabungnya pemilihan kali ini membuat nilai demokrasi menjadi kurang efektif. Masyarakat hanya terfokus pada pemilihan presiden saja. Walhasil, pemilihan lainnya tidak tercermati sehingga rawan money politics. Bahkan, Rizal menyebutkan money politics seolah menjadi kesempatan bagi para caleg, supaya meraih suara sebanyak-banyaknya.

“Di sisi lain, semua orang asyik di pilpres. Tidak lagi tercermati pileg. Akhirnya pileg yang terjadi bukannya adu program, yang terjadi pileg adalah adu uang di lapangan. Karena orang tidak perlu lagi teriak saya punya program begini-begitu, nggak perlu. Pokoknya tiga hari, ya, bagi uang,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha mengakui, pemilu tahun ini memang berat. KPU tidak henti-hentinya bekerja 24 jam agar proses penyelenggaraan di tingkat Kota Balikpapan berlangsung lancar. Thoha berharap, ke depannya pemilu tidak digabung menjadi satu.

“Kami mulai dari tahun 2009 jadi penyelenggara, ini yang paling berat dan paling banyak makan korban. Kami hanya bisa mengusulkan agar ini ditinjau ulang. Kami hanya menjalankan aturan di undang-undang,” pungkas dia. (yad/yud/k1) 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 11:35

Jual “Ayam” via Medsos, Muncikari Diciduk

BALIKPAPAN-Dunia prostitusi online saat ini rupanya sedang “naik daun”. Dengan…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:33

Raih Sejumlah Penghargaan, Noordhianto Memohon Maaf

BALIKPAPAN-Selama kurang lebih dua tahun empat bulan menjabat sebagai Kasat…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:32

Berbekal Memo Wagub, Deadline Polres

BALIKPAPAN-Kasus bocah hilang bernama Kiki (5) di Jalan Sulawesi, RT…

Senin, 19 Agustus 2019 11:29
Kebakaran di Kilang Minyak Balikpapan

Saksi yang Diperiksa Bertambah, Pertamina: Investigasi Butuh Dua Minggu

BALIKPAPAN-Aneh, penyebab kebakaran di area kilang minyak Pertamina RU V…

Senin, 19 Agustus 2019 11:27

Perampok Sadis Tinggal Tunggu Tuntutan Jaksa

BALIKPAPAN-Pasca melakukan perampokan sadis pada Maret lalu di Jalan Agung…

Senin, 19 Agustus 2019 11:26

Pemkab Siapkan Psikolog

PENAJAM-Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:48

Terkait Kebakaran di Area Kilang Minyak, Empat Orang Diperiksa Polres

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi meminta Pertamina segera membuat laporan resmi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:46
Suami Tega Paksa Istri Jadi Pelacur

Sudah 30 Kali Digituin, Habis Main Dibayar Rp 50 Ribu

Suami bejat di Kelurahan Jelebora, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:33

Ditreskrimsus Ungkap Dua Kasus Tambang Ilegal

BALIKPAPAN-Jajaran Polda Kaltim bekerja ekstra keras untuk mengungkap kasus tambang…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:31

Keluarga Korban Tidak Melapor, Kasus Dua Murid SD Tewas Bisa Dihentikan

BALIKPAPAN-Sebagaimana jadwal yang telah ditetapkan sebelumnya, kemarin (14/8) dua unit…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*