MANAGED BY:
RABU
27 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 09 Mei 2019 11:02
150 Desa Tertinggal Ditargetkan Jadi Desa Berkembang

Program Kemendes PDTT Sesuai RPJMD Kaltim 2019-2023

PENINGKATAN KESEJAHTERAAN: Pemprov Kaltim menargetkan sebanyak 150 desa tertinggal akan meningkat statusnya menjadi desa berkembang.(foto:iustrasi)

PROKAL.CO,

SAMARINDA-Pemprov Kaltim melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) mendukung program Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) untuk daerah. Khususnya pengentasan 10 ribu desa tertinggal di seluruh Indonesia pada 2024, dengan menaikkan statusnya menjadi desa berkembang.

Kepala DPMPD Kaltim, M Jauhar Efendi didampingi Sekretaris Surono mengatakan, dukungan Kaltim itu karena target yang ditetapkan Kemendes PDTT sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2019-2023. Bahkan, target yang ditetapkan Pemprov Kaltim dinilai jauh melebihi target rata-rata nasional per tahunnya.

“Selama lima tahun, Kaltim menargetkan mengurangi 150 desa status tertinggal menjadi berkembang. Jika dirata-ratakan per tahunnya mengurangi 30 desa tertinggal. Sedangkan target nasional ‘kan 10 ribu dari 74.957 desa atau dirata-ratakan untuk Kaltim 22 desa per tahunnya. Jadi, sebenarnya target nasional itu melebihi dari program kami,” kata Jauhar, kemarin (8/5).

Usulan program itu pun sudah disampaikan Mendes PDTT ke Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/BAPENAS). Yakni, pengentasan 10 ribu desa status tertinggal selama empat tahun atau 2020-2024.

“Kalau Kaltim sekali lagi saya katakan, Kaltim mendukung sekali program Kemendes PDTT itu. Ya, sekarang kita tunggu saja aksinya,” ujarnya dengan tegas.

Dia juga mengaku yakin, Kaltim akan mampu mencapai target yang ditetapkan nasional. Hanya saja untuk meningkatkan status desa berkembang menjadi mandiri, Kaltim belum mematok target. Ini karena Kaltim masih akan fokus pada pengentasan desa sangat tertinggal dan tertinggal.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Kamis, 21 Januari 2021 10:44

Lagi, 4 Dokter di Balikpapan Terpapar Covid-19

 BALIKPAPAN – Kasus positif Covid-19 di Kota Balikpapan pada Rabu…

Rabu, 20 Januari 2021 09:48

MIRIS..!! Puluhan Pasien Covid-19 Tertahan di UGD RSKD Balikpapan

BALIKPAPAN – Ruang isolasi di Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo (RSKD)…

Selasa, 05 Januari 2021 17:14

Keluar Masuk Balikpapan Pakai Rapid Antigen

 BALIKPAPAN – Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan meninjau langsung proses…

Kamis, 31 Desember 2020 10:26

Rizal Kurang Ngopi, Angkotnya Terbalik di Melawai

BALIKPAPAN – Satu unit mobil Angkutan Kota (Angkot) terbalik di…

Senin, 28 Desember 2020 14:30

Bansos Covid-19 di Balikpapan Dihentikan, Ini Alasannya

 BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan memutuskan untuk menghentikan program penyaluran…

Sabtu, 26 Desember 2020 11:04

Sejumlah OPD Pindah Bertahap ke Perkantoran Km 5

TANA PASER - Sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) yang belum…

Jumat, 25 Desember 2020 10:57

Gereja Disterilkan Secara Manual dan Alat Khusus

BALIKPAPAN – Jelang misa malam Natal 2020, gereja dan tempat…

Senin, 21 Desember 2020 12:50

Sabar Cess..!! Kenaikan Gaji PNS Tunggu Pusat

BALIKPAPAN – Pemerintah Pusat berencana akan mengubah skema pembayaran gaji…

Sabtu, 19 Desember 2020 12:20

Dua Mobil Hangus di Bengkel

BALIKPAPAN – Warga di sekitar Jalan Pupuk Raya, RT 19,…

Selasa, 15 Desember 2020 10:08

Seluruh Tempat Wisata di Balikpapan Tutup

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan akhirnya memutuskan untuk menutup seluruh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers