MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 12 Juni 2019 10:39
Jalan Poros PPU-Paser Rencana Dilebarkan
INFRASTRUKTUR: Pemerintah daerah akan melakukan pelebaran jalan poros PPU-Paser.

PROKAL.CO, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) merencanakan pelebaran jalan poros PPU-Paser pada 2021 mendatang. Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan (Bapelitbang) PPU Alimuddin mengatakan, pelebaran jalan yang masuk dalam perencanaan yakni Jalan Provinsi Km 1 sampai Km 9 dan Jalan Provinsi di Kelurahan Petung, Kecamatan Penajam sampai ke Kecamatan Waru. Rencana pelebaran jalan tersebut untuk mengantisipasi terjadinya kepadatan kendaraan apabila Jembatan Tol Penajam-Balikpapan terwujud.

“Pemerintah berupaya melakukan pelebaran jalan dari Jalan Provinsi Km 1 sampai Km 9. Dan pelebaran jalan dari Petung sampai Waru,” kata Alimuddin pada media ini, kemarin (11/6).

Valume pelebaran jalan tersebut untuk sisi kiri dan kanan masing-masing 3 meter. “Pelebaran jalan untuk kiri dan kanan 6 meter. Khusus jalan di Km 1 sampai Km 4 yang ada saat ini lebarnya sekira 40 meter,” terangnya.

Rencana pelebaran jalan tersebut telah dikoordinasikan kepada pemerintah pusat. Pasalnya, jalan tersebut masuk dalam daftar jalan nasional. Sehingga, pemerintah pusat yang memiliki kewenangan untuk pengerjaan pelebaran jalan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional XII Balikpapan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Namun, pemerintah daerah memiliki kewajiban menyiapkan lahan. Artinya, daerah harus mengalokasikan anggaran pembebasan lahan warga yang masuk dalam titik proyek pelebaran jalan.

“Hasil koordinasi terdahulu dan info dari bupati, bahwa kita diminta oleh pusat untuk menyiapkan lahan. Tapi, untuk pengerjaan jalan akan ditangani Balai Pelaksanaan Jalan Nasional,” bebernya.

Alimuddin mengungkapkan, proyek pelebaran jalan rencana akan mulai berjalan pada 2021. Pemerintah daerah akan membebaskan lahan milik warga yang masuk dalam proyek pelebaran jalan. Soal harga, tentu akan mengacu pada hasil kajian tim appraisal. “Kalau ada warga tidak mau dibebaskan tanahnya, uangnya kita titip di pengadilan,” tandas Alimuddin. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Senin, 16 September 2019 11:27

Edwin: Tangani Karhutla, Instansi Terkait Harus Solid

TANA PASER – Kabut asap yang yang diakibatkan dari kebakaran…

Minggu, 15 September 2019 10:22

Sarifudin Dikeroyok dan Ditikam, 1 Orang Pelaku DPO

TANA PASER– Warga RT 20 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu…

Sabtu, 14 September 2019 09:16

Polisi Akui Belum Temukan Unsur Kesengajaan

PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mendalami penyebab kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 09:15

ALHAMDULILLAH..!! Tahun 2020, Gaji Aparat Desa Naik

PENAJAM- Aparat desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuntut…

Kamis, 12 September 2019 10:30

Intervensi Percepatan Penurunan Prevalensi

PENAJAM- Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama…

Kamis, 12 September 2019 10:28

Empat Pemilik Lahan dan Delapan Saksi Diperiksa

PENAJAM - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan…

Rabu, 11 September 2019 10:20

80 Hektare Lahan Gambut Terbakar

PENAJAM - Puluhan personel tim gabungan dikerahkan untuk pemadan kebakaran…

Rabu, 11 September 2019 10:18

MEMANGNYA KENAPA..?? Waspada Kalau Mau Beli Lahan di Sepaku

PENAJAM -  Sejak ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN) pengganti…

Selasa, 10 September 2019 10:24

Pertahankan Lahan Pertanian Babulu

PENAJAM - Penetapan ibu kota negara (IKN) sebagian wilayah Kabupaten…

Selasa, 10 September 2019 10:22

DLH Butuh Anggaran Rp 3 Miliar

PENAJAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*