MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Rabu, 12 Juni 2019 10:43
ALHAMDULILLAH..!! Ribuan Hektare Sawah Masih Aman

Meski Sempat Terendam Banjir selama 7 Hari

SEMPAT TERENDAM: Ribuan hektare tanaman padi di Kecamatan Babulu terdampak banjir dipastikan masih bisa bertahan, meskipun sempat terendam selama tujuh hari.

PROKAL.CO, PENAJAM- Ribuan hektare tanaman padi di Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terdampak banjir sejak 4 Juni 2019. Kondisi air yang menggnangi areal persawahan tersebut mulai surut pada Minggu (9/6) lalu. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sawah yang terdampak banjir sekira 1.500 hektare.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian PPU Bambang Marjuki mengatakan, ribuan hektare tanaman padi yang terdampak banjir tersebut masih aman atau terselamatkan meskipun seminggu tergenang air.

“Tanaman padi kita yang terdampak banjir masih selamat atau tidak mati. Kalau hanya semingu tergenang, itu tidak apa-apa. Apalagi airnya tidak berlumpur. Kecuali terendam selama 15 hari, maka tanaman padi terancam mati. Tapi, saat ini air mulai surut, pucuk tanaman sudah mulai kelihatan,” kata Bambang Marjuki pada media ini, kemarin (11/6).

Dia mengungkapkan, tanaman padi yang terdampak banjir terdapat di Desa Gunung Intan, Sumber Sari, dan Sebakung Jaya, usianya bervariasi. Yakni mulai usia tujuh hari, satu bulan, dan tiga bulan.

“Yang tergenang banjir itu ada usia tujuh hari, satu bulan, dan tiga bulan,” tuturnya.

Dinas Pertanian pun telah menurunkan tim untuk memantau perkembangan tanaman padi yang terdampak banjir. Bambang Marjuki menekankan, pihaknya belum menerima laporan adanya tanaman padi yang mati akibat banjir.

“Belum ada laporan bahwa ada padi yang mati,” bebernya.

Bambang Marjuki meminta, kepada petani di Kecamatan Babulu untuk melaporkan apabila tanaman padi mereka mati. Karena pemerintah menyiapkan bibit pengganti. “Silahkan mengajukan ke Dinas Pertanian, karena ada bibit gratis dari pemerintah pusat maupun dari Pemprov Kaltim,” ungkap dia. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 14 September 2019 09:16

Polisi Akui Belum Temukan Unsur Kesengajaan

PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mendalami penyebab kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 09:15

ALHAMDULILLAH..!! Tahun 2020, Gaji Aparat Desa Naik

PENAJAM- Aparat desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuntut…

Kamis, 12 September 2019 10:30

Intervensi Percepatan Penurunan Prevalensi

PENAJAM- Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama…

Kamis, 12 September 2019 10:28

Empat Pemilik Lahan dan Delapan Saksi Diperiksa

PENAJAM - Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan…

Rabu, 11 September 2019 10:20

80 Hektare Lahan Gambut Terbakar

PENAJAM - Puluhan personel tim gabungan dikerahkan untuk pemadan kebakaran…

Rabu, 11 September 2019 10:18

MEMANGNYA KENAPA..?? Waspada Kalau Mau Beli Lahan di Sepaku

PENAJAM -  Sejak ditetapkan sebagai ibu kota negara (IKN) pengganti…

Selasa, 10 September 2019 10:24

Pertahankan Lahan Pertanian Babulu

PENAJAM - Penetapan ibu kota negara (IKN) sebagian wilayah Kabupaten…

Selasa, 10 September 2019 10:22

DLH Butuh Anggaran Rp 3 Miliar

PENAJAM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Senin, 09 September 2019 10:27

Pungut Sampah Plastik Pecahkan Rekor Dunia

PENAJAM- Sebanyak 18 ribu lebih siswa-siswi  di Kabupaten Penajam Paser…

Sabtu, 07 September 2019 10:12

Kabupaten Paser Tetapkan Status Siaga Karhutla

TANA PASER – Mulai maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*