MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 20 Juni 2019 10:38
Konsumsi Suplemen Pembentuk Otot Tak Masalah

Berlebihan, Sebabkan Hipertensi hingga Kanker

MACHO: Bagi para pencinta fitness disarankan untuk tidak berlebihan mengonsumsi suplemen pembentuk otot karena membahayakan kesehatan.

PROKAL.CO, Tubuh berotot merupakan idaman setiap lelaki. Berbagai cara pun dilakukan agar terlihat macho, mulai dari fitness hingga mengonsumsi suplemen.

ESA FATMAWATI

 

AKTOR sekaligus penyanyi dangdut, Agung Hercules (AH) yang dulu selalu tampil bugar dengan badan berotot, kini hanya bisa terbaring lemah. Dia disebut-sebut menderita kanker otak. Hal ini lantaran dirinya sering mengonsumsi suplemen otot.

Dokter Pembimbing Kesehatan Kerja dan Olahraga Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Halidina Marchamah mengatakan, suplemen biasanya mengandung protein dan asam amino. Suplemen ini merupakan makanan tambahan. Padahal, kandungan suplemen sebenarnya bisa ditemui dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari.

“Karena olahraga fitness ‘kan intensitasnya tinggi, jika hanya mengandalkan makanan biasa masih kurang. Tapi ‘kan sifatnya (suplemen) seperti obat, ada efek positif dan negatif. Tidak semua bisa dipatok sama reaksinya. Ada yang cepat atau lambat, bergantung respons tubuh,” terang Halidina.

Yang terpenting, suplemen yang dikonsumsi resmi dikeluarkan pabrik obat. Meski demikian, tetap saja suplemen ada pengawet dan pewarnanya. “Apalagi yang tidak memiliki sertifikat dari BPOM, biasa kadarnya di luar kadar normal. Misal, jika biasa batas maksimal 10 persen, suplemen ini sampai 30 persen demi memberi efek lebih cepat,” jelasnya. 

Obat ini dikenal dengan istilah kortikosteroid atau masyarakat awam lebih mengenalnya dengan steroid. Suplemen dengan kandungan berlebih ini masih saja dikonsumsi. Ini karena masih kurangnya kepedulian masyarakat. Mereka hanya berpikir hasil yang cepat.

Efek samping steroid, antara lain, otot lebih cepat terbentuk. Pembuluh darah juga cenderung timbul. “Kata orang awam uratnya timbul. Ini terjadi karena kerjanya obat tersebut bersifat dilatasi atau memperlebar pembuluh darah. Tapi kalau berlebihan efek samping akan lebih banyak,” bebernya. Efek sampingnya, di antaranya, osteoporosis atau pengeroposan tulang, hipertensi, diabetes, hingga kanker.

Suplemen, lanjutnya, memang mempercepat proses pembentukan otot tubuh. Namun, otot juga bisa dibentuk melalui olahraga dan makan makanan sehat dengan teratur. “Hanya saja kalau mau cepat suplemen memang dibutuhkan. Tapi isi dan dosisnya harus jelas. Kalau tanpa suplemen, yang dibutuhkan adalah makanan yang tinggi protein dan asam amino,” ujarnya. Kandungan protein tinggi ini terdapat pada susu, telur, keju, atau kacang hijau. Sementara untuk asam amino tinggi pada sayur-mayur dan buah-buahan.

Penggunaan steroid dalam pertandingan ada batas maksimalnya. Banyak dari para pencinta fitness yang meminta suntik steroid demi mempercepat pembentukan otot. Padahal saat pertandingan besar, kadar steroid diperiksa. Jika berlebihan maka bisa didiskualifikasi.

“Saya sarankan kepada masyarakat yang ingin membentuk tubuh, lakukanlah olahraga teratur. Sehingga pembentukan otot tersebut berasal dari hasil tubuh sendiri, jika menggunakan suplemen harus dipertimbangkan seberapa intensitas olahraga yang dibutuhkan,” sebutnya.

Selain itu, jika olahraga yang dilakukan bersifat ringan maka suplemen tidak dapat diserap tubuh secara maksimal. “Yang penting melaksanakan olahraga harus stabil. Jangan bulan ini rajin, kemudian bulan berikutnya malas-malasan,” tandasnya. (vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 12 September 2019 10:39

Upaya Minimalisasi Kemacetan dan Lakalantas

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkenalkan kepada masyarakat Balikpapan keberadaan yellow…

Kamis, 12 September 2019 10:36

Anggaran PBI JKN Bakal Membengkak

BALIKPAPAN -  Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai protes…

Rabu, 11 September 2019 10:37

Kemen PAN-RB Saksikan Peluncuran Inovasi Pelayanan

BALIKPAPAN-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)  Kota Balikpapan, Selasa…

Rabu, 11 September 2019 10:35

Kabut Asap, Warga Rawan Terserang ISPA

BALIKPAPAN-Kabut asap menyelimuti Kota Balikpapan, pada Selasa (10/9) pagi. Asap…

Selasa, 10 September 2019 10:31

Balikpapan Selatan Terbanyak Kebakaran Lahan

BALIKPAPAN-Belakangan ini hujan jarang turun di Balikpapan sehingga rawan terjadi…

Selasa, 10 September 2019 10:30

Mal Balikpapan Baru Fasilitasi Si Jempol

BALIKPAPAN-Peran serta pihak ketiga membantu pemerintah dalam menjalankan tugas memberi…

Senin, 09 September 2019 10:34

Pemkot Dapat Apresiasi dari DPR RI

BALIKPAPAN-Pemerintah Pusat berhasil menekan jumlah penduduk buta aksara. Berdasarkan Survei…

Sabtu, 07 September 2019 10:22

Anggaran Pendidikan Diharapkan Banyak Mengalir ke Kaltim

BALIKPAPAN-Ratusan mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba) mengikuti forum group discussion (FGD)…

Kamis, 05 September 2019 11:00

Usulan Proyek yang Diutamakan Jika Sudah Punya Ini...

BALIKPAPAN–Sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang diusulkan masyarakat baik lewat Musyawarah…

Kamis, 05 September 2019 10:58

Banyak Pedagang Pasar Klandasan Pulang Kampung

Pasar Klandasan yang terbakar 2012 lalu, belum dilakukan pembangunan kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*