MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POLITIK

Kamis, 20 Juni 2019 10:57
Perkuat Silaturahmi Pasca Pemilu

Wali Kota Apresiasi Komitmen Damai Masyarakat Balsel

KOMITMEN DAMAI: Wali Kota Rizal Effendi bersama Camat Balikpapan Selatan dan jajaran Muspika dan perwakilan masyarakat di acara halalbihalal, Selasa (18/6) malam.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN – Halalbihalal menjadi tradisi usai Hari Raya Idulfitri. Hal itu pula yang selalu dipertahankan dan dilakukan Muspika Kecamatan Balikpapan Selatan dengan masyarakat. Acara pererat silaturahmi itu digelar di aula kecamatan, Selasa (19/6) malam.

Camat Balikpapan Selatan Muhammad Idris, halalbihalal rutin dilakukan setelah Lebaran. Selain itu, mempererat tali silaturahmi pasca Pemilu 2019 antarpegawai di Muspika Kecamatan Balikpapan Selatan dengan pengurus PKK, LPM, para ketua RT hingga anggota PPK dan PPS.

“Dalam halalbihalal juga kami rangkai dengan deklarasi damai,” ungkap Muhammad Idris.

Momen halalbihalal selain dihadiri Kapolsek Kompol Jufri Rana, Danramil 0905-03 Mayor Inf Riduwan, Ketua PPK Djumadi Purwito, para ketua LPM, DMI, MUI dan tokoh masyarakat, juga ada Wali Kota Rizal Effendi. Dalam kesempatan tersebut, Rizal mengapresiasi rutinitas kegiatan halalbihalal. “Halalbihalal sangat baik. Bukan hanya dianjurkan oleh agama, tetapi banyak dampak positifnya. Salah satu dari sisi kesehatan,” ungkap Rizal.

Wali kota dua periode ini juga mengapresiasi masyarakat Balikpapan yang sampai saat ini mampu menjaga Balikpapan tetap kondusif pasca Pemilu 2019 meski sedang berlangsung sengketa pemilu di Mahkamah Konstitusi (MK).  “Deklarasi damai ini sebagai bentuk komitmen bersama akan pentingnya menjaga kondusivitas Kota Balikpapan. Terima kasih kepada masyarakat atas partisipasinya pemilih yang cukup tinggi, sampai 83 persen lebih,” tandasnya.

Bukan hanya mengapresiasi dekarasi damai masyarakat Balikpapan Selatan dan tingkat partisipasi pemilih yang sangat tinggi dibanding Pilwali 2014 lalu yang hanya 65 persen. Tetapi Rizal menegaskan agar masyarakat merenungkan kebiasaan menerima uang saat pesta demokrasi.

“Saya meminta masyarakat untuk merenungkan kebiasaan money politic saat pilkada, khusus jelang Pilwali 2020 nanti. Jangan sampailah memiliki pemimpin kota Balikpapan hanya dengan uang,” pungkasnya. (tun/rus)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 11 September 2019 10:22

Tiga Calon Bupati Ambil Formulir PDIP

TANA PASER – Sejak 2 September lalu, DPC PDI Perjuangan…

Sabtu, 07 September 2019 10:14

JKSN Paser Minta Presiden Angkat Menteri dari Kaltim

TANA PASER – Jelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI…

Kamis, 05 September 2019 10:32

Pertemuan Mega-Prabowo Berlanjut di Balikpapan

BALIKPAPAN - Perubahan politik nasional telah berimbas ke daerah. Seperti…

Jumat, 30 Agustus 2019 10:08

Hanya Nasdem dan PDIP Tanpa Koalisi

TANA PASER – Unsur pimpinan sementara DPRD Paser bersama 27…

Selasa, 27 Agustus 2019 10:17

Gerindra Tunjuk Raup Muin jadi Pimpinan DPRD

PENAJAM- Hasil pemilihan umum (Pemilu) 2019 di Kabupaten Penajam Paser…

Senin, 26 Agustus 2019 10:48

Bawaslu Tunggu Putusan MK

BALIKPAPAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Balikpapan mengungkapkan terkait perlunya…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:34

Sepakat Usung Kaharuddin Jadi Cabup Paser

TANA PASER– Setelah melalui komunikasi politik yang intens, akhirnya Partai…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:33

Istirahat Sejenak dari Hiruk-Pikuk Politik

PENAJAM- Masa jabatan anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU) 2014-2019…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:13

PDIP Targetkan Menang Pilkada Kaltim

BALIPAPAN -PDIP menargetkan untuk memenangkan pelaksanaan Pilkada serentak 2020 pada…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:11

Syahrudin dan Jhon Kenedi Bersaing Rebut Posisi Ketua

PENAJAM-Pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019,  Partai Demokrat di Kabupaten Penajam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*