MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 21 Juni 2019 11:38
Ikhlas Ditinggalkan Tunangan demi Kakek-Nenek

Merawat Kesetiaan di Tengah Keterbatasan (Bagian 2/Habis)

Ernan rela kehilangan sang pujaan hati demi merawat kakek dan neneknya.

PROKAL.CO, “Harta yang paling berharga, adalah keluarga”. Sepenggal lirik lagu Harta Berharga yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari ini, dihayati betul oleh Hermansya Ernan. Merawat kakek dan neneknya adalah prioritas pemuda berusia 31 tahun ini. Sementara soal jodoh, dia yakin akan datang ketika Allah menghendakinya.

SYAMSIR AWAL/BALIKPAPAN POS

 

TIDAK ada gurat kesedihan. Wajah Ernan tampak tenang. Dia menceritakan kisah cintanya dengan lancar. Kisah yang dibangun selama tiga tahun, namun harus kandas di tengah jalan. Padahal keduanya telah terikat dalam sebuah pertunangan.

Di atas sofa berwarna hitam yang mulai pudar, busanya juga makin tipis, dia memulai ceritanya. Perkenalannya dengan gadis tersebut -panggil saja Kejora- bermula pada tahun 2016 lalu. Saat itu, 22 April. Dia dan band-nya diundang untuk mengisi sebuah acara dalam rangka Hari Bumi. Kejora ikut serta. Dia adalah salah seorang anggota sebuah komunitas yang turut memeriahkan acara itu. Usai manggung, Kejora menghampiri Ernan.

“Aku kira tadi yang nyanyi artis Judika. Soalnya mirip dan suaranya pun sama,” ujar Kejora yang saat itu berusia 23 tahun.

Ya, wajah Ernan memang mirip salah seorang penyanyi pria ternama, Judika. Tak heran di panggung, dia lebih dikenal dengan nama Judika. Hal ini pula yang membuat banyak cewek meminta berfoto bersama. Tak terkecuali, Kejora.

“Maaf, boleh minta nomor teleponnya? Saya penasaran soalnya, kenapa bisa begitu mirip Judika,” kata Ernan menirukan ucapan Kejora saat pertama bertemu.

Tanpa berpikir panjang, Ernan pun memberikan nomor teleponnya kepada gadis yang saat itu mengenakan gamis hitam dan jilbab cokelat itu. Ya, Ernan memang masih ingat dengan baik, karena itu adalah kali pertama mereka bertemu.

Hari demi hari, mereka pun semakin dekat. Kenyamanan dirasakan keduanya. Namun, Kejora maju selangkah. Dia lebih dulu mengutarakan isi hatinya. Gayung bersambut, Ernan pun menerimanya. Apalagi Kejora mau menerima keadaannya. Bagi Ernan, menerima keadaannya yang bukan dari kalangan berada adalah syarat mutlak.

“Niat kami baik, tentu akan dilancarkan Allah SWT,” ujarnya dengan mata menerawang.

Keyakinannya itu membuat keduanya ke jenjang yang lebih serius. Sepakat menjalin hubungan pada pertengahan tahun 2016, mereka pun memutuskan bertunangan pada November 2016. Mereka yakin, niat baik akan dimudahkan Sang Pencipta.

Usai bertunangan, jalinan hubungan mereka semakin kuat. Kesibukan Ernan tak menjadi masalah. Bahkan ketika Ernan harus mengajar mata pelajaran seni budaya dan kesenian (SBK) di tiga sekolah dalam sehari. Ernan selalu berupaya membagi waktu dan gajinya. Untuk keluarga, juga sang tunangan.

“Saya selalu berusaha untuk membagi waktu saya secara adil. Saya juga menyisihkan gaji saya untuk kebutuhan dia (Kejora, Red),” katanya sembari mengaitkan telapak tangannya.

Cobaan pun datang. Pada awal 2018, Kejora mulai berubah. Ernan tidak tahu apa penyebabnya. Kejora selalu menolak ketika diajak Ernan ikut kegiatan sosial yang kerap dilakukannya.

“Dia mulai berubah. Dulu dia tidak seperti itu,” jelasnya.

Kejora malah sering mengajak Ernan ke tempat-tempat yang disukai anak zaman now. Seperti mal, bioskop, dan kafe. Padahal sebelumnya, mereka lebih banyak menghabiskan waktu untuk kegiatan sosial, seperti berkunjung ke panti asuhan. Hal ini bukanlah tanpa tujuan. Ernan ingin sang calon istri memahami pentingnya berbagi meski dalam keterbatasan. Nantinya Kejora juga akan menjadi seorang ibu, maka ini bisa menjadi sarana belajar.

“Saya selalu mengingatkan, sekecil apa pun rezeki kita, itu ada haknya orang lain,” kenangnya.

Pertengkaran semakin intens kala Ernan memutuskan untuk berhenti mengajar. Keputusan ini bukanlah tanpa sebab. Ernan ingin fokus merawat kakek dan neneknya yang mengalami kelumpuhan.

 “Dia memutuskan hubungan. Dia merasa sudah tidak cocok. Saya mengiyakan, mungkin ini yang terbaik,” ujarnya sembari tersenyum.

IBU SUMBER KEKUATAN

Keputusan Kejora itu sempat membuat Ernan down. Tiga tahun bukanlah waktu yang sebentar. Masa-masa merajut bahagia terekam jelas dalam ingatan. Beberapa bulan usai putus, dia masih bertanya-tanya, apa yang membuat Kejora pergi meninggalkannya. Ernan merasa tidak ada yang ditutupi. Sejak awal dia telah menjelaskan keadaannya.

Tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan, Ernan lantas mencurahkan isi hatinya kepada sang ibu, Nursumah. Dia tidak mau hal itu menghilangkan fokusnya dalam merawat kakek dan neneknya. “Ibu adalah satu-satunya yang bisa saya ajak bicara,” tuturnya.

Sang ibu memberikan pencerahan. Ernan diminta untuk bersyukur. Keputusan itu adalah jalan yang terbaik. Lebih baik putus sekarang. Karena dirinya akan lebih terpuruk jika hal itu terjadi setelah menikah.

“Ibu adalah penguat saya. Allah lebih awal memperlihatkan semuanya,” ucapnya.

Faktor penyebab Kejora berubah, akhirnya terjawab. Komunikasi keduanya kembali terjalin melalui media sosial WhatsApp. Kejora tiba-tiba mengatakan Ernan harus bekerja jika ingin kembali bersamanya. Dia juga meminta kakek dan nenek Ernan dititipkan kepada saudara.

“Saya enggak habis pikir, dia yang mutuskan saya, dia juga yang kasih syarat,” katanya sembari menggelengkan kepala.

Ernan tidak terlalu memikirkannya. Prioritasnya kini adalah menyembuhkan kakek dan neneknya. Sejak umur tujuh bulan, ketika sang ayah pergi dan ibunya harus bekerja untuk memenuhi kebutuhan, dia dirawat kakek dan neneknya dengan penuh kasih. Pengorbanannya ini, menurut Ernan, tidak sebanding dengan apa yang telah dilakukan sang kakek dan nenek.

“Jika diukur uang, utang saya ini tidak akan pernah lunas,” tutupnya.  (*/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:53

Jambret Ini Sudah Lakukan Aksinya di 40 Lokasi

Dari hasil pengembangan jajaran kepolisian terhadap tersangka pencurian dengan kekerasan…

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*