MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 21 Juni 2019 11:40
Belum Bayar Pajak, Reklame Rokok Ditindak
TEGAS: BPPDRD menempelkan stiker di reklame jenis neon box milik salah satu perusahaan rokok yang belum membayar pajak.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Dispenda kembali menindak pemilik reklame yang tidak taat membayar pajak. Kali ini sasarannya, reklame milik salah satu perusahaan rokok. Ada sebanyak 37 titik dari 70 titik reklame berbentuk neon box yang belum dibayar pajaknya.

Walhasil, Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (BPPDRD) Balikpapan pun turun ke lapangan. Ambil tindakan terhadap perusahaan yang sejatinya telah diperingatkan, akan tetapi surat dan ultimatum yang dilayangkan diabaikan. Tindakan yang diambil BPPDRD itu berupa menempelkan stiker dan mencopot spanduk di sejumlah toko.

“Sudah diperingati, sudah kami surati, sudah kami kasih ultimatum sampai tujuh hari untuk segera melapor. Ini sudah lewat tujuh hari, tapi tidak ada iktikad baik untuk melapor pajak reklamenya,” tegas Kabid Pendataan dan Penetapan BPPDRD Balikpapan, Muhammad Hakim di sela-sela kegiatan penindakan, kemarin (20/6).

Penindakan awal berupa menempelkan stiker pemberitahuan belum bayar pajak dilakukan di tiga titik di Jalan Penegak, Balikpapan Selatan. Kemudian ke kawasan Sungai Ampal. Hakim menjelaskan bahwa dari 70 titik reklame jenis neon box, 37 titik di antaranya belum bayar pajak.

“Mereka ini ‘kan beda-beda vendor. Jadi dari 70 titik, sisa 37 titik yang belum dibayar. Vendor yang lain sudah bayar, sisa vendor-vendor yang ini,” ujarnya.

Hakim menerangkan, kebanyakan para pelaku usaha atau pemilik reklame kerap mengabaikan kewajibannya membayar pajak. Biasanya mereka pura-pura lupa dan tidak tahu, sehingga mereka baru membayarkan saat diambil penindakan.

“Ini (reklame rokok, Red) belum bayar pajak 2019, karena di awal tahun dia harus bayar. Kalau sudah begini ya kami tindak. Kami berharap penempelan ini ada sanksi sosial, yang punya bisa sadar dan mau membayar,” tuturnya sambil menunjuk reklame rokok tersebut.

Pajak reklame dinilai mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) Kota Balikpapan. Tahun lalu pihaknya mencapai target sebesar Rp 9 miliar. “Tahun lalu itu tercapai dan tahun ini kami optimis juga bisa tercapai. Nah, kalau hitungannya itu per meter Rp 425. Nah, neon box ini ‘kan ukurannya satu kali dua meter, berarti Rp 850 ribu. Itu baru satu sisi saja. Sementara ini ‘kan ada dua sisi, jadi kali du sisi per titiknya dia harus bayar Rp 1,6 juta. Nah, ini ada 37 titik yang belum bayar,” bebernya.

Hakim menegaskan, apabila pemilik reklame masih tidak menggubris tindakan yang dilakukan pihaknya, maka tindakan selanjutnya adalah pencabutan tiang dan reklame.

“Sanksi tegas dicabut, kalau sampai dua minggu dia belum bayar. Kami akan berkoordinasi dengan Satpol PP,” tutupnya. (yad/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:29

JEDERRR...!! Dua Warga Tewas Disambar Petir saat Berkebun

 PENAJAM- Warga RT 13 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*