MANAGED BY:
SABTU
19 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 21 Juni 2019 11:42
Puluhan Pedagang BBM Dilarang Berjualan Lagi

Sidang Tipiring Pom Mini

DIADILI: Pemilik pom mini mendapatkan penjelasan dari hakim saat sidang tipiring di kantor Satpol PP, kemarin (20/6).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Satpol PP kemarin (20/6) menggelar sidang tindak pidana ringan (tipiring) bagi pedagang bahan bakar minyak (BBM) eceran di kantor Satpol PP. Sidang itu dihadiri 80 pelanggar, 65 di antaranya adalah pemilik pom mini.

Dalam sidang, para pedagang dijelaskan mengenai pasal 19 Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 Tahun 2017 tentang Ketertiban Umum. “Dijelaskan pada pasal 19 Perda Nomor 10 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum, BBM dilarang dijual secara eceran. Kalau menjual harus ada izin dari wali kota,” tegas Kabid Penegakan Satpol PP Balikpapan, Pranti Firdaus.

Pranti mengatakan, para pelanggar mendapatkan penjelasan dari hakim soal jenis pelanggarannya. Mereka juga dilarang berjualan lagi, karena pom mini merupakan produk ilegal. “Ya, mereka sudah mendapatkan penjelasan dari hakim. Keputusan hakim, mereka tidak boleh berjualan lagi,” jelasnya.

Pranti menerangkan bahwa penindakan tidak hanya dilakukan terhadap pom mini atau biasa disebut pertamini. Melainkan juga BBM eceran berupa botol serta pedagang lain yang melanggar perda.

Sejauh ini, tercatat ada sebanyak 152 pom mini. Jumlah ini bisa bertambah, lantaran pihaknya masih akan melakukan razia. “Kami punya anggota patroli wilayah di seluruh Balikpapan,” tuturnya.

Sementara itu, Kasi Ops Satpol PP Siswanto menambahkan, pihaknya akan melakukan pengawasan di seluruh wilayah Balikpapan. Apabila masih ada yang melanggar, maka pihaknya tak segan-segan bertindak.

“Ya, kami akan monitoring terus. Anggota akan lakukan pengawasan. Kalau mereka masih berjualan lagi, ya, kami akan tindak lagi sesuai aturan,” pungkasnya.

Salah seorang pemilik pom mini, Dandi (21) mengaku rugi dengan adanya larangan itu. Dandi yang berjualan BBM di kawasan Jalan Martadinata tersebut mengaku belum balik modal.

“Saya belum balik modal, jualan baru satu bulan. Saya beli mesin pom mini itu seharga Rp 30 juta. Tapi belum sebulan sudah begini, ya belum balik. Ini malah kena sanksi disuruh bayar Rp 250 ribu,” keluhnya.

Menurut Dandi, cukup banyak pengendara yang mengisi BBM di pom mini miliknya. Dirinya juga tidak mengalami kesulitan saat mengoperasikannya. “Praktis sih. Ada digitalnya, jadi tinggal pencet-pencet saja,” tutupnya. (yad/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:53

Jambret Ini Sudah Lakukan Aksinya di 40 Lokasi

Dari hasil pengembangan jajaran kepolisian terhadap tersangka pencurian dengan kekerasan…

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*