MANAGED BY:
SENIN
23 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Sabtu, 22 Juni 2019 10:56
Hanya Tiga Nama Direkomendasikan ke Bupati
LELANG JABATAN: Sebanyak 17 peserta menjalani asesmen atau uji kompetensi sebagai tahapan lelang jabatan pimpinan tinggi pratama di lima OPD.

PROKAL.CO, PENAJAM- Lelang lima jabatan pimpinan tinggi pratama atau eselon II telah memasuki tahapan asesmen. Dari 31 peserta yang dinyatakan lulus administrasi, hanya 17 orang yang diwajibkan asesmen. Karena perolehan nilai pada asesmen yang dilaksnakan Februari 2019 lalu dianggap kurang dan memerlukan perbaikan.

Sementata 14 orang lainnya tidak ikut lagi asesmen yang digelar 21-22 Juni ini, karena nilai asesmen sebelumnya telah memenuhi standar.

Sebanyak 17 peserta menjalani asesmen di Aula Lantai III Kantor Bupati, Jumat (21/6). Pelaksanaan asesmen tersebut dibawah kendali langsung dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sekretaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) PPU Khairudin mengatakan, 17 peserta lelang harus mengikuti asesmen, hadir semua. Yakni, Supardi, Bagenda Ali, Ghozali, Rusmalahati, Sodikin, Sunardi, Andi Trasodiharto, Evi Viola Violeta, Masrani, Mohammad Fryadi, Mulyono, Andi Trisaldy Rachman, Arifin, Nurwati, Yahya, Rahmadi dan Ahmad. “Semuanya (17 orang) hadir untuk mengikuti asesmen,” kata Khairudin pada media ini, kemarin.

Lelang jabatan pimpinan tinggi pratama untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Dinas Perikanan, Dinas Sosial (Dinsos), Badan Kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) dan Dinas Perhubungan (Dishub) ada tiga dinas yang memiliki persaingan ketat. Karena jumlah pesertanya cukup banyak. Yakni, Dinsos ada sembilan peserta, Dinas Perikanan ada sembilan peserta dan Kesbangpol sebanyak tujuh peserta. Sementara Dinas PUPR dan Dishub masing-masing hanya tiga peserta.

Khairudin menerangkan, panitia seleksi (pansel) lelang jabatan hanya merekomendasikan tiga nama peraih nilai akumulasi tertinggi kepada pejabat pembina kepegawaian (PPK) atau bupati.

Dari tiga nama masing-masing dari lima OPD tersebut merupakan kewenangan bupati untuk menentukan nama yang menduduki jabatan pimpinan tinggi pratama.

“Dalam aturan ASN, tiga nama yang direkomendasikan ke bupati. Tiga nama itu tidak dilihat lahi perolehan nilainya, karena yang menentukan peserta terpilih adalah kewenangan PPK,” jelasnya.

Namun, khusus tiga OPD yang memiliki peserta diatas tiga orang tersebut harus bersaing ketat untuk masuk tiga besar. Sementara dua OPD lainnya yang hanya masing-masing memiliki tiga peserta tidak terlalu ketat persaingannya, karena tidak ada yang gugur sebelum direkomendasikan ke bupati. Karena lelang jabatan setiap instansi minimal tiga peserta untuk memenuhi syarat untuk lanjutkan ketahapan seleksi.

Khairudin menyatakan, bobot penilaian untuk beberapa tahapan seleksi, untuk administrasi memiliki bobot penilaian 10 persen, asesmen 35 persen, penulisan makalah 20 persen, persentasi makalah dan wawancara dengan pansel memiliki bobot 35 persen.

Sebelum memasuki tahapan persentasi dan wawancara, peserta akan disaring hingga lima besar.

“Misalnya, Dinas Sosial memiliki sembilan peserta. Nilai administrasi, asesmen dan penulisan makalah akan diakumulasi. Dan hanya ada lima peserta yang bakal lanjut ketahap persentasi makalah dan wawancara. Jika, sembilan peserta tersebut memiliki nilai hampir sama dan berpotensi perolehan nilainya nanti masuk tiga besar. Maka tidak menutup kemungkinan akan ikut tahapan persentasi makalah dan wawancara. Nanti, nilai akumulasi secara keselurahan yang akan dilihat. Kemudian diputuskan tiga nama yang direkomendasikan ke PPK,” pungkas dia. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:18

Dandim: Kuncinya Peralatan dan Tim yang Solid

TANA PASER – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Paser…

Jumat, 20 September 2019 10:16

Warga Desa Maruat Paser Ingin Gabung ke PPU

PENAJAM - Sejumlah warga Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, Kabupaten…

Kamis, 19 September 2019 11:28

Tingkatkan Kinerja, PPNS Paser Perlu Sekretariat

TANA PASER – Keberadaan Pengawas Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di…

Kamis, 19 September 2019 11:27

Mudahkan Pengawasan, PBJ Sekolah Gunakan Aplikasi SIPLah

PENAJAM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam…

Selasa, 17 September 2019 11:10

SYUKURLAH..!! Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terkendali

PENAJAM- Penanganan kebakaran lahan gambut di Kelurahan Petung dan Desa…

Selasa, 17 September 2019 11:08

KPMKP Bangkitkan Semangat Literasi

TANA PASER – Forum Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Paser…

Senin, 16 September 2019 11:27

Edwin: Tangani Karhutla, Instansi Terkait Harus Solid

TANA PASER – Kabut asap yang yang diakibatkan dari kebakaran…

Minggu, 15 September 2019 10:22

Sarifudin Dikeroyok dan Ditikam, 1 Orang Pelaku DPO

TANA PASER– Warga RT 20 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu…

Sabtu, 14 September 2019 09:16

Polisi Akui Belum Temukan Unsur Kesengajaan

PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mendalami penyebab kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 09:15

ALHAMDULILLAH..!! Tahun 2020, Gaji Aparat Desa Naik

PENAJAM- Aparat desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuntut…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*