MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Rabu, 03 Juli 2019 12:04
Tuntutan Jaksa Tertinggi 12 Tahun Penjara

Sidang Pengeroyokan Pencuri Burung hingga Tewas

MEJA HIJAU: Para terdakwa pengeroyokan saat menjalani persidangan di PN Balikpapan, beberapa waktu lalu.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Sidang kasus dugaan pencuri burung dikeroyok hingga tewas dengan tiga terdakwa yakni Hardjito, Adi Supriyatna, dan Giean Krama Daiwa kembali digelar di ruang sidang Sari Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Selasa (2/7) sore. 

Agenda sidang mendengarkan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Setelah membuka persidangan, majelis hakim yang diketuai Bambang Trenggono dan hakim anggota Agnes Hari Nugraheni, pun langsung mempersilahkan JPU Yogo Nurcahyo membacakan tuntutannya.

Sebelum masuk ke dalam pokok tuntutan, Yogo terdengar membacakan pertimbangan-pertimbangan yang mereka rangkum selama persidangan, sebelum akhirnya membuat rencana tuntutan. Dalam tuntutannya, JPU terdengar menjerat tiga terdakwa dengan Pasal 170 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berisikan tentang tindak kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama. 

"Menuntut, menyatakan terdakwa pertama Hardjito pidana penjara selama 10 tahun. Terdakwa dua atas nama Giean pidana penjara selama 11 tahun. Dan terdakwa tiga atas nama Adi Supriyatna pidana penjara selama 12 tahun," Yogo Nurcahyo. 

Tak hanya itu, JPU juga menetapkan tiga barang bukti dalam kasus itu, yakni sepeda motor Yamaha Jupiter dengan nomor polisi KT 2673 KR yang kondisinya rusak parah, kemudian kayu bulat panjang berukuran 130 cm yang sudah terbagi tiga, dan seutas tali nilon warna biru yang digunakan mengikat tangan korban saat kejadian. 

Terpisah, Kuasa Hukum terdakwa, Indra Gunawan yang didampingi Desman VEN Sitohang, mengatakan kalau tuntutan jaksa cukup tinggi ataupun maksimal. Padahal menurut mereka, pelaku dalam kejadian tak hanya ketiga terdakwa, melainkan banyak lagi. Oleh karena itu, mereka pun berharap agar pihak kepolisian melakukan penyidikan yang baru terhadap tersangka lain. 

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Rabu, 07 April 2021 11:46

NGGA KAPOK..!! Residivis Ini Maling Belasan Handphone

Pernah berurusan dengan aparat penegak hukum tak membuat RS jera.…

Kamis, 01 April 2021 12:01

Pagar Makanan Tanaman, Pria Ini Sikat Barang Ditempat Kerja

Pagar makan tanaman. Peribahasa tersebut tampaknya sangat tepat untuk menggambarkan…

Rabu, 24 Maret 2021 12:42

Perampokan dan Penganiayaan Karyawati Itu Diduga Direncanakan

Suwaryo (24), bakal menjalani sebagian hidupnya di balik jeruji besi.…

Rabu, 24 Maret 2021 12:35

Bukannya Tobat, Residivis Ini Kembali Jahat..!! Rampas Handphone Orang

 Bukannya bertobat setelah keluar dari penjara, residivis berinisial EW justru…

Senin, 22 Maret 2021 11:45

YAELAAA...!! Usai Curi Kotak Amal Masjid, Penjual Bakso Santuyy Aja Ngacir....

Pencuri kotak amal masih berkeliaran mencari mangsa di masjid dan…

Jumat, 19 Maret 2021 10:49

Bapak dan Anak Kompak Masuk Penjara

Seorang bapak seharusnya menjadi tameng serta panutan bagi anak-anaknya. Hal…

Kamis, 18 Maret 2021 12:19

Pria Mbambung Ini Maling di Kos-Kosan

Tim Beruang Hitam Satreskrim Polresta Balikpapan berhasil mengamankan seorang pria…

Jumat, 12 Maret 2021 12:05

Pengangguran Gasak Rumah Tetangga, Sampai Setrika pun Diembat

Perilaku seorang tetangga yang satu ini sangat tidak patut untuk…

Jumat, 05 Maret 2021 12:39

Pria Ini Bobol Box ATM, Ngakunya Belajar dari Teman Pekerja Sebelumnya

MDF hanya tertunduk lesu saat dihadirkan dalam pers rilis di…

Jumat, 05 Maret 2021 12:36

Sopir Teknisi ATM Sikat Box ATM, Ditangkap Deh...

Seorang pemuda berinisial MDF harus merasakan dinginnya tidur di balik…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers