MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 15 Juli 2019 11:02
Sebulan 1.000 Pengunjung, Bekantan Jadi Daya Tarik

Objek Wisata Mangrove Center Graha Indah

WISATA ALAM: Sejumlah pengunjung saat menyusuri Mangrove Center Graha Indah menaiki kapal yang disediakan pengelola. Keberadaan bekantan semakin menarik wisatawan untuk berkunjung ke objek wisata alam ini.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Masyarakat tidak hanya memenuhi area wisata pantai saja untuk menghabiskan masa liburan dan akhir pekan. Objek wisata Mangrove Center Graha Indah, Balikpapan Utara, juga tak kalah ramai. Selain menyuguhkan panorama alam yang indah, keberadaan satwa endemik bekantan (Nasalis larvatus) juga menjadi daya tari tersendiri bagi pengunjung.

Mangrove Center merupakan kawasan konservasi yang mampu memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya bakau atau mangrove bagi kelangsungan hidup manusia.

“Mangrove Center memiliki keunggulan ekowisata yang tidak bisa ditemukan di tempat lainnya. Keberadaan bekantan juga sangat disenangi para pengunjung,” ujar Agus Bei, pengelola Mangrove Center Graha Indah.

Kendati memiliki keterbatasan sarana dan prasarana, namun Mangrove Center menjadi salah satu objek wisata unggulan Kota Balikpapan. Bahkan menjadi salah satu indikator penilaian Adipura.

“Dalam sebulan setidaknya ada 1.000 warga, baik dari dalam maupun luar negeri yang mengunjungi objek wisata mangrove ini,” akunya.

Junaidi, salah seorang pengunjung mengatakan, Mangrove Center jika dikelola lebih baik, maka bisa menjadi destinasi favorit warga. Tidak hanya menikmati hijaunya hutan bakau, namun juga melihat bekantan dari dekat.

“Seharusnya jembatan kayu yang ada di dalam kawasan Mangrove Center ini bisa ditambah panjang sekitar 100 meter. Apalagi banyak warga yang datang. Selain untuk melihat bakau, juga ber-selfie ria,” tutur Junaidi.

Mangrove Center Graha Indah memiliki luas lahan 278,3 hektare dengan panjang 9.374 meter. Kawasan hutan dan sungai yang ditumbuhi bakau ini menjadi habitat flora dan fauna. Selain itu, hutan bakau ini juga sebagai penyedia oksigen dan penahan abrasi pantai. (dan/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:41

19 Insitusi Ikuti Sosialisasi OSS

BALIKPAPAN – Inovasi Si Jempol (Sistem Jemput Bola Langsung) dari…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:38

Sekali Tembak Harga Satu Mobil Avanza

BALIKPAPAN-Melihat langsung prajurit Armed menembak menggunakan senjata berat meriam howitzer…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:36

Biaya Pemindahan Ibu Kota Negara Capai Rp 458 Triliun

BALIKPAPAN-Pemerintah pusat mantap untuk memindahkan ibu kota negara ke Pulau…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:34

DLH Lakukan Penilaian Eco Office Perusahaan

BALIKPAPAN-Tim penilai eco office perusahaan yang dibentuk Dinas Lingkungan Hidup…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:33

AGM: PPU Punya Lahan Luas, Siap Jadi Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN-Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Abdul Gafur Mas'ud (AGM) menghadiri…

Rabu, 21 Agustus 2019 12:01

2021, Pembangunan Fisik Ibu Kota di Kalimantan

BALIKPAPAN-Pemerintah pusat memastikan, pembangunan fisik ibu kota negara di Kalimantan…

Rabu, 21 Agustus 2019 11:42

200 Awak Kapal Ikut Diklat Pemberdayaan Masyarakat

BALIKPAPAN-Sebanyak 200 nakhoda dan awak kapal layar motor tradisional penangkap…

Rabu, 21 Agustus 2019 11:41

Menuju KLA, Wujudkan Kelana dan Dekela

BALIKPAPAN-Gugus tugas Balikpapan menuju kota layak anak (KLA) menggelar rapat…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:24

Perencanaan Pengadaan Barang dan Jasa Tidak Maksimal

BALIKPAPAN-Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) menilai proses pengadaan barang…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:22

Soal Penanganan Kebakaran Kilang, Rizal Mengaku Kecewa

BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi mengaku kecewa dengan kinerja Pertamina dalam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*