MANAGED BY:
SABTU
24 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 16 Juli 2019 12:29
Pemkab Akan Koordinasi ke BWS

Soal Penanganan Pembebasan Lahan Bendungan Sepaku

Tohar

PROKAL.CO, PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) akan berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III terkait dengan pembebasan lahan proyek pembangunan Bendungan Sepaku.

Seluas 18,5 hektare lahan warga yang masuk dalam tapak bangunan bendungan belum dibebaskan. Pemerintah daerah pun tidak mengalokasikan anggaran pembebasan lahannya. Bahkan masih akan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan BWS Kalimantan III, apakah pembebasan lahan dibebankan ke daerah atau APBN.

“Kita belum ada kepastian, siapa yang meng-handle itu (pembebasan lahan, Red.). Yang jelas wilayah administrasinya (lokasi bendungan, Red.) di wilayah kita,” kata Sekretaris Kabupaten (Sekkab) PPU Tohar pada media ini, kemarin (15/7).

Pemkab PPU pernah mengalokasikan anggaran pembebasan lahan Bendungan Sepaku sebesar Rp 3 miliar pada 2015. Namun, anggaran pembebasan lahan yang disiapkan tersebut tidak terealisasi. Dan tahun anggaran 2019, pemerintah daerah tak lagi mengalokasikan untuk pembebasan lahan. Jika, pembebasan lahan dibebankan ke daerah, Tohar menyatakan, pemerintah daerah juga tidak bisa langsung mengalokasikan anggaran tersebut di APBD Perubahan 2019.

“APBD Perubahan rata-rata hanya mengevaluasi saja pendapatan yang akan dituntaskan. Jadi, tidak mungkin menambah program baru. Apalagi pertimbangan waktu,” terangnya.

Diketahui, lahan seluas 18,5 hektare untuk tapak bangunan bendungan dimiliki oleh 9 orang. Pemilik lahan telah siap melepas lahan mereka untuk proyek skala nasional itu.

Total lahan yang dibutuhkan sekira 387 hektare. Diantarnya 336 hektare untuk genangan air dan 50 hektare titik bangunan bendungan. Lokasi untuk genangan air bendungan tersebut juga terdampak terhadap 9 rumah warga.

Proyek pembangunan Bendungan Sepaku rencana akan dimulai tahun 2020. Anggaran pembangunan bendungan tersebut bersumber dari pemerintah pusat sebesar Rp 350 miliar. Pembangunan tersebut dibawah naungan Kementerian PUPR melalui BWS Kalimantan III. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:31

Beruang Keliaran, BKSDA Masih Melakukan Perburuan

PENAJAM - Satu ekor Beruang Madu berkeliaran di Desa Bukit…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:30

Biar Tepat Sasaran Salurkan BBM dan Elpiji, Ini Saran Pertamina

TANA PASER – Pemkab Paser terus berupaya mencari formula atau…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:28

Bawaslu Berterima Kasih Seluruh Komponen Masyarakat

PENAJAM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Penajam Paser…

Kamis, 22 Agustus 2019 09:39

PPU Belum Bebas Alat Tangkap Terlarang

PENAJAM- Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan penggunaan…

Kamis, 22 Agustus 2019 09:38

Kali Kedua, Kasat Reskrim Dijabat Srikandi

PENAJAM- Satreskrim Polres Penajam Paser Utara (PPU) kembali dipimpin polisi…

Kamis, 22 Agustus 2019 09:37

Lanjutan Rumah Adat Kuta Diusulkan Rp 20 M

PENAJAM- Rumah Adat Kuta mulai dibangun pada tahun 2018. Anggaran…

Kamis, 22 Agustus 2019 09:36

Pokdarwis KWW Janju Dinilai

TANA PASER– Belum genap dua tahun wisata Kampung Warna Warni…

Rabu, 21 Agustus 2019 11:03

Butuh Dukungan Anggaran dan Personel

TANA PASER– Dengan luas lahan sekitar 3.400 hektare, penanganan kebakaran…

Rabu, 21 Agustus 2019 11:01

Target 120 Disabilitas Dapat Layanan Pemeriksaan Kesehatan

PENAJAM- Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:57

Puspaga Cegah Kekerasan kepada Anak

TANA PASER– Dinas Pengendalian  Penduduk Keluarga Berencana, Pemberdayan Perempuan dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*