MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Senin, 05 Agustus 2019 10:01
Bupati Minta Bendungan Lawe-Lawe Diaudit BPK
INFRASTRUKTUR UTAMA: Lahan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe sebagian milik PT Pertamina. Karena itu, bupati meminta bendungan tersebut diaudit oleh BPK.

PROKAL.CO, PENAJAM - Proyek pembangunan Bendungan Lawe-Lawe senilai Rp 179 miliar dihentikan pengerjaannya sejak November 2017. Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memutuskan melakukan langkah final adendum, karena saat itu keuangan daerah sedang defisit. Proyek Bendungan Lawe-Lawe dihentikan pada progres 85 persen.

Berdasarkan perencanaan bendungan berlokasi di Kelurahan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam tersebut memiliki data tampung air 6,5 juta meter kubik. Area genangan air seluas 120 hektare dan 16 hektare untuk tapak bangunan.

Proyek bendungan mulai dikerjakan sejak 2014 dan dihentikan pada 2017, pemerintah daerah menyiapkan lahan seluas 200 hektare untuk pembangunan bendungan. Ternyata, lahan 200 hektare tersebut tidak sepenuhnya milik pemerintah daerah. tetapi, ada sekira 100 hektare lahan milik PT Pertamina dengan status pinjam pakai.

Sebelum ada lanjutan pembangunan bendungan yang masih tersisa 15 persen tersebut, Bupati PPU Abdul Gafur Mas’ud akan mengajukan permohonan kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk mengaudit Bendungan Lawe-Lawe. Salah satu alasannya adalah karena sebagian lahan pembangunan bendungan untuk pasokan air baku PDAM tersebut berstatus pinjam pakai dari Pertamina.

“Saya minta Bendungan Lawe-Lawe diaudit oleh BPK. Karena lahan Bendungan Lawe-Lawe sebagian milik Pertamina. Kemarin, saya sempat bayarkan sebagian utang multiyears (Bandungan Lawe-Lawe). Itu pun, saya belum terima laporan kalau lahan bendungan itu sebagian milik Pertamina,” kata Abdul Gafur Mas’ud pada media ini, kemarin.

Bupati meminta Bendungan Lawe-Lawe diaudit oleh BPK untuk mencegah permasalahan hukum kemudian hari. Yang paling menarik perhatian bupati adalah penggunaan lahan Pertamina. Karena suatu saat akan menimbulkan persoalan baru apabila pertamina tidak bersedia lagi memperpanjang pinjam pakai lahan tersebut.

“Kalau Pertamina mengambil kembali lahannnya, kira-kira siapa yang rugi. Banyak permasalahan yang satu-persatu benang kusutnya diperbaiki. Agar PPU, lima atau sampai sepuluh tahun kedepan, siapapun bupatinya supaya tidak mendapati lagi atau meninggalkan masalah seperti ini lagi,” tegasnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:16

Warga Desa Maruat Paser Ingin Gabung ke PPU

PENAJAM - Sejumlah warga Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, Kabupaten…

Kamis, 19 September 2019 11:28

Tingkatkan Kinerja, PPNS Paser Perlu Sekretariat

TANA PASER – Keberadaan Pengawas Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di…

Kamis, 19 September 2019 11:27

Mudahkan Pengawasan, PBJ Sekolah Gunakan Aplikasi SIPLah

PENAJAM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam…

Selasa, 17 September 2019 11:10

SYUKURLAH..!! Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terkendali

PENAJAM- Penanganan kebakaran lahan gambut di Kelurahan Petung dan Desa…

Selasa, 17 September 2019 11:08

KPMKP Bangkitkan Semangat Literasi

TANA PASER – Forum Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Paser…

Senin, 16 September 2019 11:27

Edwin: Tangani Karhutla, Instansi Terkait Harus Solid

TANA PASER – Kabut asap yang yang diakibatkan dari kebakaran…

Minggu, 15 September 2019 10:22

Sarifudin Dikeroyok dan Ditikam, 1 Orang Pelaku DPO

TANA PASER– Warga RT 20 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu…

Sabtu, 14 September 2019 09:16

Polisi Akui Belum Temukan Unsur Kesengajaan

PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mendalami penyebab kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 09:15

ALHAMDULILLAH..!! Tahun 2020, Gaji Aparat Desa Naik

PENAJAM- Aparat desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuntut…

Kamis, 12 September 2019 10:30

Intervensi Percepatan Penurunan Prevalensi

PENAJAM- Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*