MANAGED BY:
SENIN
12 APRIL
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Senin, 05 Agustus 2019 10:13
Wawali Menjadi Warga Kehormatan PSHT Pusat Madiun

Hak Paten Sudah Dimiliki, Disebar Seluruh Cabang

PAKAI BAJU PENDEKAR: Wawali Rahmad Mas’ud saat ditetapkan menjadi warga kehormatan PSHT Cabang Balikpapan Pusat Madiun. Surat keputusan ditetapkan di PSHT Pusat Madiun.

Selanjutnya, Wakil Ketua Dewan Harkat dan Martabat PSHT Pusat Madiun, Kol Inf Eko Prayitno menjelaskan kepada para pengurus dan sesepuh pendekar PSHT terkait polemik dualisme kepemimpinan yang melanda keluarga besar PSHT saat ini.

“Kita semua tahu, PSHT saat ini ibarat seorang gadis cantik. Ada 320 cabang di seluruh Indonesia dengan jumlah warga sekira 80 juta dan aset triliunan rupiah. Yang tentu aja ada pihak-pihak yang ingin menguasainya.  Dualisme kepemimpinan diawali dari Parapatan Luhur yang saat itu digelar di TMII, 2016 ini sejarah yang beda. Parapatan Luhur (Parluh) selalu diadakan di Padepokan Pusat Madiun, ini kok di luar pedepokan. Saat itu katanya akan dihadiri presiden dan akan datang ke istana, ternyata tidak terbukti. Ketika pemilihan dihadiri 186 cabang dengan kertas suara, Kang Mas Murjoko mendapat 108  suara, tetapi kok tidak jadi ketua umum. Yang ditetapkan justru Mas Taufiq yang hanya dapat delapan suara. Malahan kertas suara dibakar,” paparnya.

Ditegaskan Eko, dari awal memang tercium, rencana yang terstruktur dan masif untuk menguasai PSHT dengan mengembuskan tuduhan-tuduhan kepada ketua umum sebelumnya almarhum Kang Mas Tarmaji dan tuduhan itu tidak terbukti. Manajemen di PSHT adalah persaudaraan.

“Selama satu tahun setelah Parluh 2016, ternyata ribut terus karena ada cabang-cabang yang protes. Dari perjalanan itu, akhirnya Kang Mas Taufik diberhentikan karena tak menjalankan amanah. Kemudian diadakan Parluh 2017 di Pedepokan Madiun, yang akhirnya mengangkat Kang Mas Murjoko menjadi ketua umum.  Itu bukan kemauan kita, tetapi keinginan 230 cabang,” tegasnya.

Untuk di tingkat cabang, khususnya Balikpapan, Eko Prayitno meminta tidak ikutan polemik perpecahan. Ia meminta agar PSHT Cabang Balikpapan Pusat Madiun untuk terus bekerja membesarkan organisasi dan menunjukkan kerja nyata.

“Tidak perlu memusuhi, apalagi sampai kelahi dengan kubu sebelah. Karena dalam PSHT, berkelahi dengan saudara sendiri adalah larangan keras. “Perlu diketahui juga bahwa hak paten PSHT meliputi lambang, badge, baju, dan lainnya sudah milik PSHT Pusat Madiun dan sudah disebarkan seluruh cabang di Indonesia, termasuk Balikpapan. Pesan saya tak usah memusuhi kubu sana, mereka juga saudara kita. Selanjutnya tunggu putusan dari Pusat Madiun,” pungkas Eko Prayitno didampingi Ketua Panitia Rahmad Adi S dan Sekretaris Jiono.  (ono/k1)

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 06 April 2021 11:08

Ramadan Tiba, Warga Diminta Lapor Kalau Ada Terlihat Anjal dan Gepeng

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Balikpapan akan mengaktifkan…

Rabu, 24 Maret 2021 12:37

Hujan, Sejumlah Wilayah di Balikpapan Tergenang

Sejumlah wilayah di Kota Balikpapan kembali tergenang banjir, setelah diguyur…

Sabtu, 20 Maret 2021 11:05

Melihat Pelayanan Publik di Kecamatan Balut, Urusan Masalah Tanah Paling Banyak

Setiap peristiwa seperti kelahiran, kematian, pendatang maupun pindah wajib melapor…

Rabu, 17 Maret 2021 11:50

Gairahkan Wisata Kuliner di Pasar Segar, Live Music Kembali Hadir

Kembalinya dibuka hiburan musik secara langsung (live music) di Pasar…

Senin, 15 Maret 2021 10:26

Banyak Masalah, DPRD Mau Bahas Revisi Perda IMTN

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan berencana akan melakukan…

Selasa, 09 Maret 2021 12:10

ASEKKK..!! Realisasi PAD Balikpapan Naik Rp 32 Miliar

 Seiring dengan penurunan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19, Pemerintah Kota…

Kamis, 18 Februari 2021 13:59

Tahun Ini, Dana untuk Kelurahan Dihapus

BALIKPAPAN – Pemerintah Pusat menghapuskan alokasi Dana Alokasi Umum (DAU)…

Sabtu, 13 Februari 2021 11:24

Kata Anggota DPRD Balikpapan Ini, karena PPKM PAD Turun Rp 7,5 M

BALIKPAPAN – Kebijakan Pemerintah Kota Balikpapan yang melakukan Penerapan Pembatasan…

Sabtu, 30 Januari 2021 12:48

Duh..!! Masih Banyak Warga Tak Paham Layanan Online Disdukcapil

BALIKPAPAN – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Balikpapan…

Jumat, 29 Januari 2021 11:03

Tahun Ini, Proyek Jargas di Balikpapan Ditunda, Ini Alasannya...

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan menghentikan tindak lanjut proyek pembangunan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers