MANAGED BY:
JUMAT
24 JANUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Kamis, 08 Agustus 2019 10:15
Si Jempol Bersama HHRA Sosialisasi OSS

Siap Diundang Pelaku Usaha yang Membutuhkan Pendampingan

GENCAR SOSIALISASI: Si Jempol bersama HHRA saat mengunjungi Hotel Horison Sagita Balikpapan untuk sosialisasi OSS, Selasa (6/8).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Program Sistem Jemput Bola Langsung (Si Jempol) dari Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT) Kota Balikpapan kembali disosialisasikan. Tidak hanya turun ke lapangan untuk sosialisasi, DPMPT juga melakukan pendampingan perizinan berusaha terintegrasi secara elektronik atau online single submission (OSS).

Pada Selasa (6/8) lalu, Si Jempol turun bersama Hospitality Human Resource Association (HHRA) Balikpapan ke Hotel Horison Sagita Balikpapan. Kunjungan ini untuk memaparkan OSS kepada jajaran manajemen hotel serta mendampingi masuk sistem OSS. Si Jempol DPMPT Kota Balikpapan dipimpin Kasi Pengaduan dan Layanan Informasi Eni Mardiana, sedangkan HHRA diketuai Rum Hidayatullah.

Kasi Pengaduan dan Layanan Informasi DPMPT Kota Balikpapan Eni Mardiana mengatakan, selain inisiatif mendatangi lokasi yang strategis untuk menjemput masyarakat yang membutuhkan informasi perizinan, Si Jempol juga siap diundang apabila ada persatuan atau organisasi pelaku usaha yang membutuhkan pendampingan OSS. Dalam kegiatan sosialisasi di Hotel Horison Sagita Balikpapan ini, Si Jempol menurunkan empat pendampingan OSS.

“Pelaku usaha hanya bersurat ke DPMPT Kota Balikpapan untuk memohon pendampingan OSS,” ujar Eni Mardiana.

Sebelumnya, Si Jempol kerap melakukan sosialisasi dan pendampingan OSS, seperti kegiatan yang bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, asosiasi profesi, kalangan perhotelan, kecamatan, kelurahan, dan sejumlah pusat perbelanjaan.Para ASN perwakilan dari OPD-OPD juga mendapat pemaparan mengenai OSS.

Kepala DPMPT Kota Balikpapan, Elvin Junaidi melalui Kabid Pelayanan Informasi dan Layanan Informasi (PLIK) DPMPT, Yuyun Ningsih menegaskan bahwa OSS adalah menjawab tuntutan pelayanan ojo suwe-suwe atau jangan lama-lama. Satu kalimat yang memberi pesan bahwa pelayanan publik dituntut cepat.

“Semua daerah dituntut menerapkan OSS, termasuk Kota Balikpapan yang dinilai sudah siap. Kalau tidak melakukan bisa kena sanksi, seperti tidak akan dapat DAU,” jelas Yuyun.

Saat ini pelayanan yang bisa dilakukan dengan cepat, selama satu jam, adalah pelayanan nomor induk perusahaan (NIB) sebagai pengganti tanda daftar perusahaan (TDB).

Dijelaskan Yuyun lagi, OSS berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2018 yang dasar hukumnya adalah Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Pelayanan Satu Pintu, Perda Nomor 2 tentang Pembentukan Susunan dan Perangkat Daerah.

Kemudian, Peraturan Wali Kota Nomor 56 Tahun 2016 tentang Susunan Organisasi dan Uraian Tugas DPMPT serta Peraturan Wali Kota Nomor 23 Tahun 2018 tentang Pendelegasian Kewenangan Pelayanan Perizinan dari OPD ke DPMPT.

OSS bertujuan sangat baik, yakni ada yang ingin dicapai terkait paradigma perizinan, yakni perizinan umumnya tersebar dan tidak terkoordinasi. Jenis perizinan tidak standar, memerlukan rekomendasi dari kementerian/lembaga pemerintahan, tidak terintegrasi secara elektronik, dan tidak ada satgas. Dengan OSS, maka perizinan harus PTSP (pelayanan terpadu satu pintu), jenis perizinan standar, menghilangkan rekomendasi dari K/L, terintegrasi secara elektronik, pengawalan proses perizinan oleh satgas.

Ditambahkan Yuyun, DPMPT Kota Balikpapan sudah menerima limpahan sekira 90 perizinan dari OPD-OPD lainnya. Ke depannya seluruh perizinan akan dilimpahkan ke DPMPT Kota Balikpapan, sehingga DPMPT berencana memakai SP atau satu pintu.

Untuk masuk ke OSS, DPMPT menyediakan staf pendamping OSS yang membantu warga atau perusahaan. “Petugas hanya mendampingi, mengarahkan cara masuk OSS. Tidak dibolehkan membantu meng-input data meskipun kepada keluarganya. Nanti bisa kena teguran Inspektorat. Kalau di wilayah kelurahan dan kecamatan ada para pengusaha ingin tahu OSS, silakan dikumpulkan. Kami dari DPMPT nanti datang menjelaskan. Langkah pertama masuk OSS dengan membuka website OSS, yaitu https://oss.go.id. Selanjutnya kalau sudah bisa masuk OSS, mengurus perizinan lebih mudah, bisa di mana saja,” jelasnya.

Manfaat Menggunakan OSS

  1.  Mempermudah pengurusan berbagai perizinan berusaha, baik prasyarat untuk melakukan usaha (izin terkait lokasi, lingkungan, dan bangunan), izin usaha, maupun izin operasional untuk kegiatan operasional usaha di tingkat pusat ataupun daerah dengan mekanisme pemenuhan komitmen persyaratan izin;
  2. Memfasilitasi pelaku usaha untuk terhubung dengan semua stakeholder dan memperoleh izin secara aman, cepat, dan real time;
  3.  Memfasilitasi pelaku usaha dalam melakukan pelaporan dan pemecahan masalah perizinan dalam satu tempat;
  4. Memfasilitasi pelaku usaha untuk menyimpan data perizinan dalam satu identitas berusaha.

Prasyarat sebelum Mengakses OSS

  1. Memiliki NIK dan meng-input-nya dalam proses pembuatan user ID. Khusus untuk pelaku usaha berbentuk badan usaha, nomor induk kependudukan (NIK) yang dibutuhkan adalah NIK penanggung jawab badan usaha;
  2.  Pelaku usaha badan usaha berbentuk PT, badan usaha yang didirikan oleh yayasan, koperasi, CV, firma, dan persekutuan perdata menyelesaikan proses pengesahan badan usaha di Kementerian Hukum dan HAM melalui AHU online, sebelum mengakses OSS;
  3.  Pelaku usaha badan usaha berbentuk perum, perumda, badan hukum lainnya yang dimiliki oleh negara, badan layanan umum, atau lembaga penyiaran menyiapkan dasar hukum pembentukan badan usaha.

Prosedur Menggunakan OSS

  1. Membuat user ID;
  2. 2.  Login ke sistem OSS dengan menggunakan user ID;
  3. Mengisi data untuk memperoleh nomor induk berusaha (NIB);
  4.  Untuk usaha baru melakukan proses untuk memperoleh izin dasar, izin usaha dan/atau izin komersial atau operasional berikut dengan komitmennya. Untuk usaha yang telah berdiri, melanjutkan proses untuk memperoleh izin berusaha (izin usaha dan/atau komersial) baru yang belum dimiliki, memperpanjang izin berusaha yang sudah ada, mengembangkan usaha, mengubah dan/memperbarui data perusahaan.

Pembuatan dan Aktivasi Akun OSS

Untuk badan usaha, melakukan pendaftaran di sistem OSS dengan memasukan nomor induk kependudukan (NIK) penanggung jawab badan usaha atau direktur utama dan beberapa informasi lainnya pada form registrasi yang tersedia. Sistem OSS akan mengirimkan dua e-mail ke badan usaha untuk registrasi dan verifikasi akun OSS. Email verifikasi berisi user ID dan password sementara yang bisa digunakan untuk login sistem OSS.

Untuk perorangan, pelaku usaha perorangan mengakses OSS dengan meng-input nomor identitas kependudukan (NIK) dan beberapa informasi lainnya pada form registrasi yang tersedia. Sistem OSS akan mengirimkan dua e-mail ke pelaku usaha perorangan untuk registrasi dan verifikasi akun OSS. E-mail verifikasi berisi user ID dan password sementara yang bisa digunakan untuk login sistem OSS.

Mendapatkan NIB dan Dokumen Pendaftaran Lainnya

Nomor induk berusaha (NIB) adalah identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS setelah pelaku usaha melakukan pendaftaran. NIB wajib dimiliki pelaku usaha yang ingin mengurus perizinan berusaha melalui OSS, baik usaha baru maupun usaha yang sudah berdiri sebelum operasionalisasi OSS.

NIB Sekaligus Berlaku sebagai:

  • Tanda daftar perusahaan (TDP);
  • Angka pengenal impor (API), jika pelaku usaha akan melakukan kegiatan impor;
  • Akses kepabeanan, jika pelaku usaha akan melakukan kegiatan ekspor dan/atau impor.

Pelaku Usaha Dapat Memperoleh Dokumen Pendaftaran Lainnya saat Pendaftaran NIB, yaitu:

  • NPWP badan atau perorangan, jika pelaku usaha belum memiliki;
  • Surat pengesahan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA);
  • Bukti pendaftaran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan;
  • Notifikasi kelayakan untuk memperoleh fasilitas fiskal dan/atau;
  • Izin usaha, misalnya untuk izin usaha di sektor perdagangan (surat izin usaha perdagangan (SIUP)).

Langkah-Langkah untuk Memperoleh NIB

  • Login pada sistem OSS;
  • Mengisi data-data yang diperlukan, seperti data perusahaan, pemegang saham, kepemilikan modal, nilai investasi dan rencana penggunaan tenaga kerja, termasuk tenaga kerja asing. Jika pelaku usaha menggunakan tenaga kerja asing, maka pelaku usaha menyetujui pernyataan penunjukan tenaga kerja pendamping serta akan menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan atau dengan output surat pernyataan;
  • Mengisi informasi bidang usaha yang sesuai dengan 5 digit Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI), selain informasi KBLI 2 digit yang telah tersedia dari AHU. Pelaku usaha juga harus memasukan informasi uraian bidang usaha;
  • Memberikan tanda checklist sebagai bukti persetujuan pernyataan mengenai kebenaran dan keabsahan data yang dimasukkan (disclaimer);
  • Mendapatkan NIB dan dokumen pendaftaran lainnya.

Kesalahan pengisian data, pelaku usaha dapat mengubah data melalui menu perubahan data pada OSS. Sepanjang data tersebut bukan komponen data yang tercantum dalam anggaran dasar perusahaan, perubahan data ini dapat dilakukan setelah langkah-langkah pengisian form registrasi pada OSS selesai.

Seluruh perizinan yang telah diterbitkan oleh OSS hanya akan diaktivasi dan berlaku efektif setelah komitmen izin telah dipenuhi dan melakukan pembayaran biaya perizinan, seperti PNBP, retribusi, atau lainnya sesuai peraturan yang berlaku.

Yuyun kembali mengingatkan agar pengurusan izin melalui sistem OSS berjalan lancar, komitmen pelaku usaha/investor harus dipenuhi. Yakni, memiliki izin lokasi, izin lokasi perairan, izin lingkungan, izin mendirikan bangunan (IMB).

“Awas ya Bapak-Bapak dan Ibu-Ibu, kalau masuk OSS harus benar mengisi data-data. Misalnya, mengisi nomor induk keluarga (NIK), jangan sampai salah. Itu adalah nomor penting identitas kita. Kalau ragu, pastikan NIK ke Disdukcapil. NIK-nya harus KTP elektronik. Kalau salah meng-input data, misal angka 1 keliru huruf i, komputer bisa down. Wah, bisa pusing kita karena harus mulai dari awal,” ujar Yuyun Ningsih. (ono/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:28

Arita dan Safaruddin Diwakili Relawan

BALIKPAPAN–Sebanyak empat bakal calon (balon) wali kota dan wakil wali…

Jumat, 20 September 2019 10:27

Rizal Ingatkan Camat dan Lurah, Jangan Terlibat Pengadaan Tanah Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN–Sejak ditetapkanya Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara baru membuat…

Kamis, 19 September 2019 11:41

PJU Tenaga Surya Dikaji Ulang

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan berencana bakal mengkaji ulang kebijakan…

Selasa, 17 September 2019 11:14

RTRW Balikpapan Berubah, Disesuaikan dengan Konsep Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN-Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Kamis, 12 September 2019 10:39

Upaya Minimalisasi Kemacetan dan Lakalantas

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkenalkan kepada masyarakat Balikpapan keberadaan yellow…

Kamis, 12 September 2019 10:36

Anggaran PBI JKN Bakal Membengkak

BALIKPAPAN -  Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai protes…

Rabu, 11 September 2019 10:37

Kemen PAN-RB Saksikan Peluncuran Inovasi Pelayanan

BALIKPAPAN-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)  Kota Balikpapan, Selasa…

Rabu, 11 September 2019 10:35

Kabut Asap, Warga Rawan Terserang ISPA

BALIKPAPAN-Kabut asap menyelimuti Kota Balikpapan, pada Selasa (10/9) pagi. Asap…

Selasa, 10 September 2019 10:31

Balikpapan Selatan Terbanyak Kebakaran Lahan

BALIKPAPAN-Belakangan ini hujan jarang turun di Balikpapan sehingga rawan terjadi…

Selasa, 10 September 2019 10:30

Mal Balikpapan Baru Fasilitasi Si Jempol

BALIKPAPAN-Peran serta pihak ketiga membantu pemerintah dalam menjalankan tugas memberi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers