MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 09 Agustus 2019 11:14
Esepsi Kakek-Nenek Ditolak Hakim

Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

MEJA HIJAU: Kedua terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat segel saat menjalani persidangan di PN Balikpapan, Kamis (8/8) siang.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Diduga melakukan pemalusan surat segel tanah, sepasang kakek-nenek bernama Lina (65) dan Hadi Gozali (70) warga Balikpapan Selatan, terpaksa menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Kamis (8/8) siang. 

Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Bambang Condro dan hakim anggota Sutarmo dan Arif Wisaksono sudah mengangendakan putusan sela, atas esepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa dalam persidangan sebelumnya. 

Dalam persidangan itu, majelis hakim menolak esepsi terdakwa yang disampaikan kuasa hukumnya, sehingga persidangan dilanjutkan. Usai membacakan putusan, majelis hakim pun menyarankan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmi SH untuk menghadirkan saksi, baik pelapor, maupun pihak kepolisian. 

Saksi Joni Basri selaku pelapor dan korban menagatakan, mengetahui kasus itu saat hendak mengurus Izin Menguasai Tanah Negara (IMTN)  di Badan Pertanahan Negara (BPN) Balikpapan atas tanah milik almarhum ayahnya di kawasan KM 19 Balikpapan Utara. Dan ternyata, segel asli miliknya terblokir lantaran sudah ada segel atas objek yang sama dengan nama terdakwa.

"Saya salah satu ahli waris, karena ayah saya sudah meninggal sebelumnya, saya turunkan tim audit legal dari Jakarta bersama apresialnya untuk melacak keberadaan harta waris ayah saya, kebetulan harta ayah saya ada sebidang tanah di KM 19 Karang Joang Balikpapan Utara dan benar adanya. Akan tetapi ketika kami mengurus IMTN malah terblokir karena sudah ada nama kedua terdakwa," ungkap Joni usai menjadi saksi korban dalam perkara pidana pemalsuan itu.

Ditambahkannya, untuk memuluskan menguasai tanah tersebut kedua terdakwa membuat laporan palsu ke Polres Balikpapan, bahwa segel tanahnya hilang. Usai mendapatkan surat kehilangan tersebut, setelah melalui serangkaian proses pengukuran tanah oleh para pihak, terdakwa kemudian membuat IMTN ke BPN Balikpapan.

"Setelah membuat surat laporan kehilangan, mereka kemudian melakukan pengurusan surat tanah. Padahal sebenarnya aslinya ada sama saya dan dipesankan orangtua saya sebelum meninggal. Atas diprosesnya kasus ini, ternyata hukum yang adil masih ada," ujarnya. 

Sementara salah seorang kuasa hukum terdakwa, Hendra SH saat dimintai tanggapan tentang kasus itu, mengatakan masih menunggu konfirmasi dari kliennya. "Nanti saja ya mas, inikan klien kami sudah tua. Kami berkoordinasi dulu ya," pungkas dia. (gan/yud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:38

Tim Labfor Bakal ke Balikpapan

BALIKPAPAN–Kebakaran yang terjadi di Jalan Indrakila, Gang Taufik RT 28…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:56

Psssss…Bantu Langsung Digembosi

BALIKPAPAN – Ini peringatan bagi pengguna kendaraan bermotor untuk tidak…

Selasa, 13 Agustus 2019 09:55

Muncikari Dituntut Satu Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Terdakwa Adi Setianto (22) warga Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, yang…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:15

Wawan Divonis 15 Tahun Penjara

BALIKPAPAN-Terdakwa Jauri Herwanto alias Wawan (34) warga Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:14

Esepsi Kakek-Nenek Ditolak Hakim

BALIKPAPAN-Diduga melakukan pemalusan surat segel tanah, sepasang kakek-nenek bernama Lina…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:13

Berkelahi, Warga Kapar Tewas

BARABAI - Sedang asyik menonton televisi di rumah, Udin (46),…

Jumat, 09 Agustus 2019 11:11

Mati Mesin, Feri Senggol Tongkang

BALIKPAPAN - Kepanikan sempat terjadi di atas kapal feri KMP…

Rabu, 07 Agustus 2019 11:10

Turunan Maut, Dua Orang Tewas

TENGGARONG-Naas menimpa Laba (40), warga Jalan Pangeran Bendahara, Samarinda Seberang,…

Rabu, 07 Agustus 2019 11:09

Tertinggi Diganjar Delapan Tahun

BALIKPAPAN-Jangan main hakim sendiri walaupun merasa benar. Pelajaran itulah yang…

Senin, 05 Agustus 2019 10:25

Hari ini, Kasus Perampokan Sadis Disidangkan

BALIKPAPAN-Sidang dengan terdakwa Eko Satriawan (25) yang terjerat kasus perampokan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*