MANAGED BY:
RABU
08 JULI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

HUKUM DAN KRIMINAL

Jumat, 09 Agustus 2019 11:14
Esepsi Kakek-Nenek Ditolak Hakim

Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Tanah

MEJA HIJAU: Kedua terdakwa kasus dugaan pemalsuan surat segel saat menjalani persidangan di PN Balikpapan, Kamis (8/8) siang.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-Diduga melakukan pemalusan surat segel tanah, sepasang kakek-nenek bernama Lina (65) dan Hadi Gozali (70) warga Balikpapan Selatan, terpaksa menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Balikpapan, Kamis (8/8) siang. 

Sidang yang diketuai oleh majelis hakim Bambang Condro dan hakim anggota Sutarmo dan Arif Wisaksono sudah mengangendakan putusan sela, atas esepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa dalam persidangan sebelumnya. 

Dalam persidangan itu, majelis hakim menolak esepsi terdakwa yang disampaikan kuasa hukumnya, sehingga persidangan dilanjutkan. Usai membacakan putusan, majelis hakim pun menyarankan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rakhmi SH untuk menghadirkan saksi, baik pelapor, maupun pihak kepolisian. 

Saksi Joni Basri selaku pelapor dan korban menagatakan, mengetahui kasus itu saat hendak mengurus Izin Menguasai Tanah Negara (IMTN)  di Badan Pertanahan Negara (BPN) Balikpapan atas tanah milik almarhum ayahnya di kawasan KM 19 Balikpapan Utara. Dan ternyata, segel asli miliknya terblokir lantaran sudah ada segel atas objek yang sama dengan nama terdakwa.

"Saya salah satu ahli waris, karena ayah saya sudah meninggal sebelumnya, saya turunkan tim audit legal dari Jakarta bersama apresialnya untuk melacak keberadaan harta waris ayah saya, kebetulan harta ayah saya ada sebidang tanah di KM 19 Karang Joang Balikpapan Utara dan benar adanya. Akan tetapi ketika kami mengurus IMTN malah terblokir karena sudah ada nama kedua terdakwa," ungkap Joni usai menjadi saksi korban dalam perkara pidana pemalsuan itu.

Ditambahkannya, untuk memuluskan menguasai tanah tersebut kedua terdakwa membuat laporan palsu ke Polres Balikpapan, bahwa segel tanahnya hilang. Usai mendapatkan surat kehilangan tersebut, setelah melalui serangkaian proses pengukuran tanah oleh para pihak, terdakwa kemudian membuat IMTN ke BPN Balikpapan.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 00:21

Gadai Mobil Bosnya Rp 10 Juta, Ahmad Dibui

BALIKPAPAN- Air susu dibalas dengan air tuba. Ungkapan itu yang…

Kamis, 09 Januari 2020 12:47

Beraninya Main Keroyok, 3 Pemuda Ditangkap

BALIKPAPAN - Junaria (49) menderita luka lebam di bagian wajah…

Minggu, 05 Januari 2020 12:40

Pekan Ini, Pasutri Pembunuh Bayi Sendiri Mulai Disidang

 BALIKPAPAN - Pasca diserahkannya pasangan suami-istri (pasutri) yang melakukan pembunuhan…

Kamis, 12 September 2019 10:43

Satu Ruko Ludes Diamuk Si Jago Merah

TANA PASER– Warga Jalan Ahmad Yani, Kabupaten Paser, Selasa (10/9)…

Senin, 09 September 2019 10:37

Dua Lokasi Kembali Membara

BALIKPAPAN- Lagi-lagi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di Balikpapan.…

Sabtu, 07 September 2019 10:26

Warung Mbak Ros Dibobol Maling

BALIKPAPAN- Seputaran Jalan Soekarno-Hatta Km 4 Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan…

Selasa, 03 September 2019 11:01

Ojol Demo Kantor Sendiri

BALIKPAPAN - Kantor Gojek Balikpapan yang berada di Jalan MT…

Jumat, 30 Agustus 2019 10:38

Lulus dari Rutan Jadi Maling

BALIKPAPAN - Rupanya sepak terjang tersangka Darwansyah alias Wawan (24)…

Kamis, 29 Agustus 2019 10:27

ABG Layani Pria Hidung Belang

TANJUNG REDEB- Polres Berau berhasil mengungkap kasus eksploitasi anak di…

Rabu, 28 Agustus 2019 10:40

Kakak Beradik Diringkus Polisi

TANA PASER– Opsnal Jatanras, Satuan Reserse Kriminal Polres Paser dibantu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers