MANAGED BY:
RABU
21 AGUSTUS
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Selasa, 13 Agustus 2019 09:27
Potensi Tinggi, PPU Siaga Karhutla
WAJIB DIANTISIPASI: Kebakaran hutan dan lahan di PPU potensinya masih sangat tinggi sampai tiga bulan ke depan.

PROKAL.CO, PENAJAM -  Setiap memasuki musim kemarau, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dihantui kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Awal Agustus saja, sudah terjadi dua kasus kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Penajam, yakni di Kelurahan Nenang dan Kelurahan Petung. Kedua kasus kebakaran lahan tersebut terjadi pada Sabtu (10/8) lalu.

Kebakaran lahan terjadi di RT 15 Kelurahan Nenang bermula dari pembakaran sampah di belakang rumah salah satu warga. Pada saat membakar sampah kondisi cuaca sangat terik dan disertai agin cukup kencang sehingga api menjalar ke lahan warga.

Sementara kebakaran lahan yang terjadi di RT 4 Kelurahan Petung, penyebabnya diduga berasal dari punting rokok yang dibuang sembarangan. “Sehari sebelum lebaran Iduladha terjadi dua kasus kebakaran lahan di Petung dan Nenang. Berkat kerja sama pihak terkait, lahan terbakar cepat diatasi. Sehingga lahan terdampak tidak meluas,” kata Kasubbid Logistik dan Peralatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) PPU Nurlaila pada media ini, kemarin (12/8).

Melihat kondisi cuaca, potensi terjadi karhutla cukup besar sampai tiga bulan ke depan. Nurlaila menyatakan, musim kemarau diperkirakan berlangsung sampai akhir Oktober 2019. “Potensi karhutla masih tinggi sampai bulan Oktober,” bebernya.

BPBD mengimbau kepada seluruh warga Benuo Taka agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Selain itu, warga juga diminta tidak membuang puntung rokok sembarangan. Nurlaila mengungkapkan, pembukaan ladang perkebunan dengan cara membakar bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (Permen LH) Nomor 10 Tahun 2010 tentang Mekanisme Pencegahan Pencemaran dan atau Kerusakan Lingkungan Hidup yang Berkaitan dengan Kebakaran Hutan dan Lahan.

“Di musim kemarau ini, kami meminta agar warga tidak melakukan pembakaran lahan. Karena pembakaran hutan dan lahan itu dilarang dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 dan Permen LH Nomor 10 Tahun 2010,” imbuhnya. (kad/rus)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 20 Agustus 2019 11:08

Pelantikan 30 Anggota DPRD Paser Berlangsung Lancar

TANA PASER–Sebanyak 30 anggota DPRD Kabupaten Paser terpilih periode 2019-2024…

Selasa, 20 Agustus 2019 11:07

Syarifuddin HR Ditunjuk jadi Ketua DPRD Sementara

PENAJAM-Sebanyak 24 dari 25 Anggota DPRD Penajam Paser Utara (PPU)…

Senin, 19 Agustus 2019 10:56

Semarak Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Tanjung Harapan

TANA PASER– Berbagai macam cara dilakukan warga untuk menyemarakkan HUT…

Senin, 19 Agustus 2019 10:54

Sekkab Tarik Peserta KKN di Desa Bangun Mulya

PENAJAM- Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Penajam Paser Utara (PPU) Tohar  melaksanakan…

Senin, 19 Agustus 2019 10:49

Puluhan Hektare Lahan Gambut Terbakar

PENAJAM- Tiga hari berturut-turut terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla)…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:17

Tundukkan Rangan, Bekoso Jawara LDN U-19

TANA PASER– Kesebelasan sepakbola Desa Bekoso Kecamatan Pasir Belengkong menjadi…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:15

Sabu 7,36 Gram Diamankan Polisi

TANA PASER–  Seorang pria berinisial MM (41) dibekuk polisi dikediamannya,…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:13

Empat Raperda Disetujui Menjadi Perda

PENAJAM- Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU), Hamdam sampaikan pidatonya…

Jumat, 16 Agustus 2019 10:11

BPBD Bantu Sembako untuk Korban Kebakaran

PENAJAM- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Penajam Paser Utara…

Kamis, 15 Agustus 2019 09:01

Jalan Pasar Lama Membara

TANA PASER- Warga Jalan Pasar Lama RT 12 Desa Batu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*