MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 14 Agustus 2019 10:30
DP3AKB Sosialisasi Penyuluhan Hak Anak

Libatkan Guru PAUD dan Pengurus Himpaudi di Baltim

EDUKASI TAMBAHAN: DP3AKB melakukan sosialisasi pemenuhan hak anak di Aula Kecamatan Baltim, Selasa (13/8).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Bidang Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) kemarin (13/8) menggelar sosialisasi pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak. Sosialisasi yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Balikpapan Timur (Baltim) ini dihadiri ketua dan pengurus Himpaudi serta guru PAUD se-Baltim.

Kegiatan itu menghadirkan dua narasumber. Yakni, Kabid Perlindungan Anak DP3KB HM Kosyim yang memaparkan, bahwa setiap anak harus mendapatkan perlindungan karena mereka merupakan generasi penerus bangsa. Kemudian, Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Kota Balikpapan, Mulyono yang menyampaikan materi mengenai masalah sekolah ramah dan disiplin anak.

“Kami sepakat bahwa anak itu harus dilindungi, apakah itu anak kandung atau orang lain. Pokoknya semua anak adalah anak kita semua,” kata Kosyim.

Sosialisasi diberikan kepada mereka yang setiap harinya bersentuhan dengan anak-anak, memberikan pendidikan dan pengasuhan. Oleh karena itu, penyuluhan harus dilakukan dari mana saja, baik di lingkungan RT ataupun dari PAUD.

“Karena masalah anak ini tanggung jawab kita semua, bukan tanggung jawab semata-mata dinas saya. Persoalannya ternyata bagaimana keadaan anak-anak di Balikpapan, ternyata tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Masih banyak masalah. Baik itu mengenai pemenuhan hak-hak anak, hak bermain dan mendapatkan penghargaan, minat, bakat, ternyata belum semua terpenuhi,” sambungnya.

Dia pun menerangkan terdapat beberapa latar belakang, sehingga pihaknya memutuskan untuk menyosialisasikan kepada pengelola dan guru PAUD. Sebab, sepertiga waktu anak berada di lingkungan sekolah atau kelompok bermain.

“PAUD ini sebagai pengasuhan alternatif setelah orangtua dan keluarga untuk membentuk karakter anak. Pengasuh atau guru sangat dihormati, disayangi, dituruti perintahnya oleh anak asuhnya. Sebagai wadah monitoring dan evaluasi atas pengasuhan yang telah dilakukan orangtua, juga sebagai pembimbing atau minimal memberikan informasi tentang pola asuh bagi orangtua murid,” sambungnya.

Pada pertemuan itu, Kosyim juga memaparkan mengenai sistem penilaian kota layak anak. Termasuk komponen dan indikator-indikator penilaian, seperti hak sipil, kebebasan, partisipasi, minat, lingkungan keluarga dalam pola asuh, pengasuhan alternatif, kesehatan, wajib sekolah, serta jumlah anak yang punya kasus.

Kemudian, tak lupa menyampaikan undang-undang tentang perlindungan anak, yakni Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014, dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015. Kosyim berharap peran dari guru sebagai pelopor dan pelapor.

“Sebagai pelopor itu melakukan perubahan sebagai agen perubahan, menerapkan disiplin positif. Jadi tak ada lagi menghukum anak, tapi diganti dengan pembinaan. Sedangkan sebagai pelapor, kalau ada hal-hal yang terkait pada kekerasan sama anak atau penyimpangan terhadap hak anak, perlindungan dan antisipasi diharapkan melapor. Terutama mendeteksi dini terhadap kejadian kekerasan pada anak, kemudian melaporkannya pada pihak kelurahan atau DP3AKB atau unit PPA (Pelayanan dan Perlindungan Anak, Red),” jelasnya.

Sementara itu, Camat Baltim Priyono yang turut hadir pada sosialisasi itu mengucapkan terima kasih kepada panitia, karena kegiatan berperan penting membangun kesadaran akan kepedulian terhadap pemenuhan hak anak.

“Sosialisasi ini merupakan ini bagian dari kepedulian terhadap hak anak. Bagaimanapun juga ini salah satu tugas yang harus kami laksanakan, apalagi Kota Balikpapan adalah salah satu kota mendapatkan penghargaan Nindya dalam kategori kota layak anak. Semoga dengan pertemuan ini, semuanya mendapatkan wawasan tambahan atau edukasi mengenai apa itu hak anak,” pungkasnya. (wal/rus/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:27

Rizal Ingatkan Camat dan Lurah, Jangan Terlibat Pengadaan Tanah Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN–Sejak ditetapkanya Kalimantan Timur sebagai ibu kota negara baru membuat…

Kamis, 19 September 2019 11:41

PJU Tenaga Surya Dikaji Ulang

BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan berencana bakal mengkaji ulang kebijakan…

Selasa, 17 September 2019 11:14

RTRW Balikpapan Berubah, Disesuaikan dengan Konsep Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN-Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Kamis, 12 September 2019 10:39

Upaya Minimalisasi Kemacetan dan Lakalantas

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkenalkan kepada masyarakat Balikpapan keberadaan yellow…

Kamis, 12 September 2019 10:36

Anggaran PBI JKN Bakal Membengkak

BALIKPAPAN -  Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai protes…

Rabu, 11 September 2019 10:37

Kemen PAN-RB Saksikan Peluncuran Inovasi Pelayanan

BALIKPAPAN-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)  Kota Balikpapan, Selasa…

Rabu, 11 September 2019 10:35

Kabut Asap, Warga Rawan Terserang ISPA

BALIKPAPAN-Kabut asap menyelimuti Kota Balikpapan, pada Selasa (10/9) pagi. Asap…

Selasa, 10 September 2019 10:31

Balikpapan Selatan Terbanyak Kebakaran Lahan

BALIKPAPAN-Belakangan ini hujan jarang turun di Balikpapan sehingga rawan terjadi…

Selasa, 10 September 2019 10:30

Mal Balikpapan Baru Fasilitasi Si Jempol

BALIKPAPAN-Peran serta pihak ketiga membantu pemerintah dalam menjalankan tugas memberi…

Senin, 09 September 2019 10:34

Pemkot Dapat Apresiasi dari DPR RI

BALIKPAPAN-Pemerintah Pusat berhasil menekan jumlah penduduk buta aksara. Berdasarkan Survei…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*