MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:48
Terkait Kebakaran di Area Kilang Minyak, Empat Orang Diperiksa Polres
Kebakaran yang melanda Kilang Minyak Balikpapan, Kamis (15/08) kemarin.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Wali Kota Rizal Effendi meminta Pertamina segera membuat laporan resmi atas kebakaran yang terjadi di area kilang minyak Pertamina pada Kamis (15/8) pagi. Orang nomor satu di Kota Beriman itu mengungkapkan warga masih trauma dengan insiden yang terkait pengelolaan minyak. Tentu masih segar dalam ingatan, pada 31 Maret 2018 tumpahan minyak terjadi di perairan Balikpapan hingga akhirnya terbakar. Lima orang meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan karena terpanggang api yang berkobar hebat di laut. Hutan mangrove tercemar, hujan disertai ceceran minyak mentah mengguyur. Waktu itu pihak Pertamina membantah terjadinya tumpahan minyak dari pipa jalur PPU-Balikpapan berasal dari pipanya. Belakangan terungkap, memang ada pipa Pertamina yang patah terkena jangkar kapal.

“Masyarakat masih trauma. Kami kaget dan was-was,” ucap Rizal soal kebakaran di area kilang, kemarin.

Wali Kota Rizal menegaskan, sudah meminta Pertamina agar membuat laporan resmi yang ditujukan kepada dirinya. Laporan ini harus diterimanya secepat mungkin. Supaya dia bisa menjelaskan kepada masyarakat mengenai insiden yang terjadi. Meskipun masih dalam tahap investigasi, namun ada dugaan indikasi kelalaian prosedur sehingga terjadi kebakaran.

"Kita minta cek betul SOP-nya, bisa saja SOP-nya kurang bagus itu," tegas wali kota.

Lebih lanjut Rizal mengutarakan, jika memang ada kebocoran pipa dan dilakukan perbaikan, seperti pengelasan, seharusnya dipikirkan mengenai percikan api dari kegiatan tersebut. Jangan sampai terjadi kelalaian yang mengakibatkan kejadian seperti kebakaran di laut tahun lalu.

"Ini kan peristiwa kedua ya. Harusnya Pertamina mengecek SOP," tegasnya.

Rizal mengatakan sudah menginstruksikan instansi terkait seperti Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memeriksa dampak kebakaran di area kilang. Terutama terhadap perubahan kondisi lingkungan khususnya potensi terjadinya pencemaran udara.

"Sudah saya minta Pak Sur (Kepala DLH Balikpapan Suryanto, Red) dan teman-teman untuk turun. Karena asapnya hitam sekali," tutupnya.

TAK ADA KORBAN JIWA

Secara terpisah, Kapolres Balikpapan, AKBP Wiwin Firta mengungkapkan kilang Pertamina masuk dalam obyek vital Nasional sehingga perlu dilakukan penjagaan khusus.

"Ini kawasan Obyek vital Nasional sehingga diperlukan penanganan khusus, untuk sementara kami masih melakukan investigasi bersama Pertamina untuk mengetahui mengapa bisa terjadi peristiwa ini," ungkapnya saat dihubungi, kemarin.

Perwira Polisi berpangkat dua bunga di pundak ini membeberkan, sudah ada empat orang karyawan Pertamina yang bertanggung jawab dalam pengelolaan di area kejadian, dan saat ini sedang dilakukan pemeriksaan. "Para karyawan masih sekitar empat orang," sebutnya.

Orang nomor satu di Polres Balikpapan ini memastikan saksi akan terus bertambah, guna mempertajam penyelidikan hingga mengarah pada ada tidaknya unsur-unsur pidana. "Untuk ke arah sana (tindak pidana, Red) menunggu hasil investigasi ya," tegasnya.

Dalam insiden tersebut Wiwin memastikan tidak ada korban jiwa. Kendati demikian dia meminta kepada masyarakat yang ada di sekitar area kilang Pertamina untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. "Saat ini api sudah padam, masyarakat tetap bisa beraktifitas nornal dan tetap waspada hati-hati," imbau kapolres. (pri/yud)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 15:04

Rebutan Penumpang, Dua Sopir Angkot Baku Hantam

BALIKPAPAN - Situasi di Jalan Ruhuy Rahayu, sebelum gedung BSCC…

Kamis, 27 Februari 2020 00:00

Bikin SIM Sekarang Pakai Tes Psikologi, Ini Maksud dan Tujuan Pak Polisi

SAMARINDA - Pemberlakuan syarat permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM)…

Rabu, 26 Februari 2020 23:57

MANTAP..!! Di Kabupaten Ini, Populasi Sapi Ternak Tembus 17 Ribu Ekor

PENAJAM - Populasi sapi ternak di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 26 Februari 2020 23:27

INGAT..!! Lewat Jalan Tol Balsam, Jangan Lupa Bawa Ban Cadangan

BALIKPAPAN - Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) memang menjadi perhatian bagi…

Senin, 24 Februari 2020 16:52

Mobil Tak Sesuai Selera, Wanita Ini Tolak Driver Ojol, Videonya Viral

BALIKPAPAN - Warganet baru-baru ini dihebohkan dengan adanya video viral…

Senin, 24 Februari 2020 10:31

Antrean di SPBU Ngga Abis-Abis, Ternyata Biang Masalahnya Si Pengetap..!!

BALIKPAPAN-Antrean para pengetap bahan bakar minyak (BBM) di setiap Stasiun…

Senin, 24 Februari 2020 10:28

Ini Kabar Terakhir soal Proyek Coastal Road Balikpapan, Apa Masih Lanjut..?

BALIKPAPAN-Proyek reklamasi Coastal Road di atas lahan seluas 411,89 hektar …

Senin, 24 Februari 2020 10:23

Jalur Kariangau Rawan Begal, Pelaku Hunus Senjata Tajam

BALIKPAPAN - Beberapa waktu belakangan ini sejumlah pengendara dibuat resah…

Senin, 24 Februari 2020 10:21

Masih Aktif ASN, Sekda Daftar di Penjaringan Golkar, Wali Kota Konsultasi ke Kemendagri dan KemenPAN

BALIKPAPAN - Munculnya nama Sekretaris Daerah (Sekda) Sayid MN Fadli…

Minggu, 23 Februari 2020 10:23

Merasa Dikriminalisasi, Notaris Demo

BALIKPAPAN- Putusan Majelis Hakim yang menyatakan notaris Samuel Arifin Chandra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers