MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Rabu, 21 Agustus 2019 11:41
Menuju KLA, Wujudkan Kelana dan Dekela

Gugus Tugas KLA Rakor Bersama Camat dan Lurah

KOORDINASI: Rakor camat dan lurah membahas Balikpapan menuju kota layak anak di balai kota, kemarin (20/8).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Gugus tugas Balikpapan menuju kota layak anak (KLA) menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama para camat dan lurah tentang pengembangan kecamatan layak anak (kelana) dan desa kelurahan layak anak (dekela) di ruang rapat 1 balai kota, Selasa (20/8).

Rakor dibuka Asisten II Bidang Ekonomi Kesra dan Pembangunan, Muhammad Noor didampingi Sekretaris Gugus Tugas Balikpapan Menuju KLA, Sri Wahjuningsih serta Kabid Perlindungan Anak, M Kosyim.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB)  Balikpapan, Sri Wahjuningsih mengatakan, rakor ini bertujuan untuk mengadvokasi para camat dan lurah terkait peran mereka dalam upaya perwujudan kelana dan dekela.

Terutama, mewujudkan 31 hak anak untuk bermain, berkreasi, berpartisipasi, berhubungan dengan orang tua bila terpisahkan, bebas menjalankan ibadah agamanya, bebas berkumpul, bebas berserikat, hidup dengan orangtua, kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang.

Selain itu, mendapatkan perlindungan pribadi, dari tindakan/penangkapan sewenang-wenang, perampasan kebebasan, perlakuan kejam, hukuman dan perlakuan tidak manusiawi, siksaan fisik dan nonfisik, penculikan, penjualan dan perdagangan atau trafficking; eksploitasi seksual dan kegunaan seksual, eksploitasi atau penyalahgunaan obat-obatan.

Kemudian dari eksploitasi sebagai pekerja anak, eksploitasi sebagai kelompok minoritas, pemandangan atau keadaan yang menurut sifatnya belum layak untuk dilihat anak, khusus dalam situasi genting atau darurat, sebagai pengungsi atau orang yang terusir atau tergusur, jika mengalami konflik hukum, dan dalam konflik bersenjata atau konflik sosial.

“Juga hak anak untuk mendapatkan nama, identitas, kewarganegaraan, pendidikan, informasi, standar kesehatan paling tinggi, standar kehidupan yang layak,” jelas Sri Wahjuningsih yang akrab disapa Yuyun ini.

Untuk Balikpapan menuju KLA, dikatakan Yuyun, harus didukung kelana dan dekela yang telah menjalankan hak-anak di masing-masing kecamatan dan kelurahan. Hal yang mendasari hak anak mengacu pada UU 23/2002 tentang Perlindungan Anak, disempurnakan dalam UU 35/2014 tentang Perlindungan Anak.

“Jika berdasarkan data, dari jumlah penduduk Balikpapan saat ini berjumlah 779.906 jiwa dengan jumlah anak 204.196 jiwa,” papar Yuyun.

Inti dari KLA adalah kota, kecamatan, kelurahan, dan wilayah RT di mana anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta terlindungi dari kekerasan, diskriminasi, penelantaran, dan perlakuan salah lainnya.

“Semua pihak berperan mewujudkan KLA mulai, lembaga legislatif, yudikatif nasional dan daerah, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, orang tua, serta keluarga,” papar Yuyun kembali.

Dalam mewujudkan kelana dan dekela, gugus tugas juga memaparkan beberapa indikator yang ada kepada para camat dan lurah agar dapat dilakukan dengan kewenangan yang ada. Misalnya, anak yang belum memiliki akta kelahiran, perkawinan di bawah 17 tahun, juga keberadaan seksi PPA RT yang sudah terbentuk.

Diharapkan melalui rakor ini, para camat dan lurah bisa melakukan kegiatan studi banding ke beberapa kota yang telah menjadi kota layak anak kategori utama, yaitu Denpasar, Surakarta, dan Surabaya. (han/vie/k1)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 11:14

RTRW Balikpapan Berubah, Disesuaikan dengan Konsep Ibu Kota Negara

BALIKPAPAN-Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah…

Kamis, 12 September 2019 10:39

Upaya Minimalisasi Kemacetan dan Lakalantas

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkenalkan kepada masyarakat Balikpapan keberadaan yellow…

Kamis, 12 September 2019 10:36

Anggaran PBI JKN Bakal Membengkak

BALIKPAPAN -  Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai protes…

Rabu, 11 September 2019 10:37

Kemen PAN-RB Saksikan Peluncuran Inovasi Pelayanan

BALIKPAPAN-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)  Kota Balikpapan, Selasa…

Rabu, 11 September 2019 10:35

Kabut Asap, Warga Rawan Terserang ISPA

BALIKPAPAN-Kabut asap menyelimuti Kota Balikpapan, pada Selasa (10/9) pagi. Asap…

Selasa, 10 September 2019 10:31

Balikpapan Selatan Terbanyak Kebakaran Lahan

BALIKPAPAN-Belakangan ini hujan jarang turun di Balikpapan sehingga rawan terjadi…

Selasa, 10 September 2019 10:30

Mal Balikpapan Baru Fasilitasi Si Jempol

BALIKPAPAN-Peran serta pihak ketiga membantu pemerintah dalam menjalankan tugas memberi…

Senin, 09 September 2019 10:34

Pemkot Dapat Apresiasi dari DPR RI

BALIKPAPAN-Pemerintah Pusat berhasil menekan jumlah penduduk buta aksara. Berdasarkan Survei…

Sabtu, 07 September 2019 10:22

Anggaran Pendidikan Diharapkan Banyak Mengalir ke Kaltim

BALIKPAPAN-Ratusan mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba) mengikuti forum group discussion (FGD)…

Kamis, 05 September 2019 11:00

Usulan Proyek yang Diutamakan Jika Sudah Punya Ini...

BALIKPAPAN–Sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang diusulkan masyarakat baik lewat Musyawarah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*