MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

PPU-PASER

Kamis, 22 Agustus 2019 09:39
PPU Belum Bebas Alat Tangkap Terlarang
Andi Trasodiharto

PROKAL.CO, PENAJAM- Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) memastikan penggunaan alat tangkap trawl atau tidak ramah lingkungan telah diminimalisir. Namun, belum sepenuhnya bebas dari penggunaan jaring trawl atau pukat harimau.

Kepala Dinas Perikanan Andi Trasodiharto mengatakan, nelayan yang menggunakan alat tangkap yang dilarang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan tidak terlalu banyak. “Kalau di PPU, dari tiga ribu nelayan diperkirakan masih ada 5 atau 10 persen menggunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan. Itu pun nelayan-nelayan kecil,” kata Andi Traso pada media ini, Selasa (20/8).

Pemerintah daerah terus berupaya menekan angka penggunaan jaring yang dapat merusak biota laut. Namun, untuk mengurangi hal tersebut, diperlukan pergantian alat tangkap. Karena nelayan kecil yang tidak memiliki modal besar untuk mengganti alat tangkapnya, tentu tetap menggunakan jaring yang tidak ramah lingkungan.

“Memang perlu disiapkan jaring yang ramah lingkungan,” terangnya.

Dinas Perikanan mengusulkan anggaran pengadaan alat tangkap ikan ynag ramah lingkungan di APBD 2020 sebesar Rp 1 miliar. Andi Traso menyatakan, apabila pemerintah menyiapkan alat tangkap pengganti yang lebih ramah lingkungan, maka pemakaian alat tangkap illegal dapat diminimalisir. “Ada beberap jenis alat tangkap ikan yang ramah lingkungan salah satunya jaring insang. Alat seperti ini harus disiapkan, tapi kita perlu anggaran pengadaan minimal Rp 1 miliar,” tuturnya.

Andi Traso berharap, pada pembahaan APBD 2020, usulan anggaran pengadaan alat tangkap ikan ramah lingkungan diakomodir. “Itu baru sebatas usulan. Mudah-mudahan terakomodir. Karena alat tangkap itu nantinya akand ibagikan kepada nelayan dan alat tangkap yang dilarang jelas akan kita tarik,” ujarnya.

Dinas Perikanan juga setiap tahun memberikan bantuan kepada nelayan. Baik berupa lat tangkap, mesin maupun kapal. Namun, bantuan tersebut bersumber dari pemerintah pusat. (kad/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 20 September 2019 10:16

Warga Desa Maruat Paser Ingin Gabung ke PPU

PENAJAM - Sejumlah warga Desa Maruat, Kecamatan Long Kali, Kabupaten…

Kamis, 19 September 2019 11:28

Tingkatkan Kinerja, PPNS Paser Perlu Sekretariat

TANA PASER – Keberadaan Pengawas Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di…

Kamis, 19 September 2019 11:27

Mudahkan Pengawasan, PBJ Sekolah Gunakan Aplikasi SIPLah

PENAJAM - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Penajam…

Selasa, 17 September 2019 11:10

SYUKURLAH..!! Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terkendali

PENAJAM- Penanganan kebakaran lahan gambut di Kelurahan Petung dan Desa…

Selasa, 17 September 2019 11:08

KPMKP Bangkitkan Semangat Literasi

TANA PASER – Forum Keluarga Pelajar dan Mahasiswa Kabupaten Paser…

Senin, 16 September 2019 11:27

Edwin: Tangani Karhutla, Instansi Terkait Harus Solid

TANA PASER – Kabut asap yang yang diakibatkan dari kebakaran…

Minggu, 15 September 2019 10:22

Sarifudin Dikeroyok dan Ditikam, 1 Orang Pelaku DPO

TANA PASER– Warga RT 20 Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu…

Sabtu, 14 September 2019 09:16

Polisi Akui Belum Temukan Unsur Kesengajaan

PENAJAM- Polres Penajam Paser Utara (PPU) masih mendalami penyebab kebakaran…

Sabtu, 14 September 2019 09:15

ALHAMDULILLAH..!! Tahun 2020, Gaji Aparat Desa Naik

PENAJAM- Aparat desa di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menuntut…

Kamis, 12 September 2019 10:30

Intervensi Percepatan Penurunan Prevalensi

PENAJAM- Dinas Kominfo Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) bekerja sama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*