MANAGED BY:
JUMAT
18 OKTOBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:53
Bukit Cinta Membara

Api Sulit Dipadamkan, Sejumlah Saksi Dipanggil Polisi

KARHUTLA: Kebakaran lahan di kawasan Bukit Cinta RT 1 Gunung Sari Ulu terjadi sejak dini hari hingga sore kemarin (22/8).

PROKAL.CO, BALIKPAPAN- Kawasan Bukit Cinta di Kelurahan Gunung Sari Ulu (GSU) Balikpapan Tengah, membara sejak sejak dini hari kemarin (22/8). Api berkobar mulai pukul 03.25 Wita dan hingga sore hari masih dalam penanganan. Kebakaran terjadi di lahan kosong RT 1 GSU dan terus membakar lahan yang ada disekitarnya. Sontak warga sekitar panik dan melaporkan kejadian ini kepada petugas.

Api cepat membesar dan meluas lantaran lokasi yang terbakar merupakan tempat pembuangan sampah dan kayu, serta potongan pohon. Lahan tersebut merupakan milik PT Multi Pancang milik almarhum H Nanang Jamaluddin dengan luasan mencapai 500 meter persegi.

Api mendadak muncul dari lahan tersebut dan langsung membesar. Warga yang saat itu tengah tertidur akhirnya terbangun dan melihat api sudah membesar. Padahal sebelumnya tidak ada tanda-tanda terjadinya kebakaran.

"Saya itu jam 2 masih bangun jaga di sini. Waktu itu belum kebakaran dan nggak ada tanda-tanda titik api. Tapi pas saya tertidur itu jam 03. 25 Wita, saya bangun api sudah besar," kata Bambang, penjaga lahan kosong itu.

Awal kejadian tim BPBD datang ke lokasi menurunkan dua unit armada pemadam kebakaran dari UPTD Balikpapan Tengah. Namun rupanya itu tak cukup menjinakkan api. Hingga akhirnya sejumlah unit pemadam berdatangan untuk membantu menangani kebakaran lahan itu.

"Kendalanya itu lahannya ada tumpukan kayu dan sampah kering. Lokasinya juga membahayakan karena berada di tepi jurang. Jadi harus berhati-hati saat pemadaman," kata Hendro, salah seorang petugas BPBD.

Pemadaman masih terus berlangsung hingga pukul 10.10 Wita. Api yang berada di bawah tumpukan sampah masih menyala. Sementara api yang berada di luar dan di sekitar lahan tersebut telah berhasil dikuasai. Saat kejadian berlangsung Camat Balikpapan Tengah, Edy Gunawan hadir di lokasi kejadian dan membantu koordinasi dengan sejumlah pihak. Menurut Edy, lahan tersebut memang agak sulit dipadamkan lantaran bekas tempat pembuangan sampah dan sisa material pembangunan.

"Sampai pukul 10.10 Wita ini api masih sulit dipadamkan karena yang terbakar adalah eks tempat penumpukan sampah dan material bangunan. Agak susah karena yang di bawah tumpukan yang terbakar tapi di atasnya kering. Sampai sekarang pemilik lahan masih dipanggil polisi untuk dimintai keterangan," jelas Edy.

Dia mengatakan, lokasi penumpukan sampah tersebut dibutuhkan alat pendorong agar api yang berada di bawah tumpukan sampah dapat tertangani. "Ini mungkin harus pakai alat pendorong sampah, agar api yang di bawah bisa dipadamkan seluruhnya," tuturnya.

Edy pun mengimbau kepada warga agar selalu menjaga dan mengawasi lingkungan sekitar. Terutama tidak membuang sampah sembarangan di lahan kosong agar tidak menimbulkan titik api seperti botol kaca atau bahan yang bisa menjadi sumber panas. 

"Kami beri imbauan kepada warga untuk tetap memperhatikan lingkungannya, apalagi masuk musim kemarau serta angin kencang. Termasuk warga yang meninggalkan rumah itu sebaiknya cek kompor, matikan listrik, dan cek semuanya sebelum meninggalkan rumah," imbaunya.

Sementara itu Wakapolsek Balikpapan Utara, AKP Wiyono mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap penyebab kebakaran tersebut. Sejumlah saksi termasuk penjaga lahan telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Pihaknya belum berani menyimpulkan lantaran dalam proses penyelidikan.

“Kita mintain keterangan dulu supaya jelas perkara ini sebab akibatnya. Kami minta keterangan dari saksi yang melihat dan orang-orang sekitar sini," ujar Wiyono. (yad/cal)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 18 Oktober 2019 12:52

Jambret Bermodus Tanya Alamat Dibekuk

Sepandai-pandainya penjahat mengelabuhi polisi dan masyarakat, akhirnya tertangkap juga. Seorang…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:17

Internet IKN Bakal Paling Joss..!!

PENAJAM - Direktur Utama Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informatika (Bakti)…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:12

Kader JKN Disiapkan untuk Tagih Tunggakan BPJS Kesehatan

Tunggakan iuran peserta BPJS Kesehatan terbilang sangat tinggi. Nilainya hingga…

Rabu, 16 Oktober 2019 01:10

Akhirnya Tiwi Pulang ke Rumah

Gadis berusia 17 tahun bernama Cempaka Putri Pratiwi yang sempat…

Senin, 14 Oktober 2019 13:09

Gedung DPRD Balikpapan Sudah Tua, Dianggap Tak Layak Lagi

Kondisi gedung DPRD Balikpapan saat ini, dinilai sudah tak layak…

Senin, 14 Oktober 2019 13:04

Susahnya Ngatur Jukir Liar, Bagusnya Diapain Ya....

 Juru parkir (jukir) liar masih banyak ditemukan di Kota Balikpapan,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:28

Tiwi Pulanglah..!! Kabur Bersama Teman di Facebook

Tidak semua yang ada di media sosial mendatangkan kebaikan. Ada…

Senin, 14 Oktober 2019 01:25

Warga Komplain Pembuangan Lumpur dari Proyek RDMP

Jalan Letjend Suprapto, Karang Anyar, persis di depan Diklat Pertamina,…

Senin, 14 Oktober 2019 01:23

Pacar Bujuk Gugurkan Kandungan

BALIKPAPAN - Kasus ibu kandung tega membunuh bayinya sendiri menjadi perhatian…

Kamis, 10 Oktober 2019 10:29

JEDERRR...!! Dua Warga Tewas Disambar Petir saat Berkebun

 PENAJAM- Warga RT 13 Desa Telemow, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*