MANAGED BY:
SELASA
18 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 09:51
Mental Jangan Loyo
BANGKIT: Para pemain harus bangkit dan menatap laga berikutnya. Apalagi sudah dinanti Persis Solo.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-  Sang arsitek Persiba Satia Bagdja Ijatna punya tugas berat. Kekalahan atas PSIM Jogjakarta tentu membuat kepercayaan diri dan mental para pemain menurun. Pria kelahiran Jakarta tersebut wajib mengembalikannya. Apalagi laga selanjutnya bakal bertandang ke markas Persis Solo. Andai tak kunjung berkembang, tentu bayang-bayang kekalahan kembali terjadi.

Ya, mantan juru taktik timnas wanita tersebut menilai anak asuhnya dalam tekanan. Berada di zona degradasi membuat mereka ingin secepatnya bangkit. Imbasnya, di pertandingan melawan PSIM justru terburu-buru. “Mereka mau menang, makanya terburu-buru. Itukan tidak boleh terjadi. Apalagi sampai kehilangan bola dan banyak melakukan pelanggaran,” kata Satia, Jumat (23/8) kemarin.

Memang gol kedua yang diciptakan oleh anak asuhan Aji Santoso tercipta melalui bola mati. Padahal, sehari sebelum pertandingan, Satia meminta para pemainnya untuk minim melakukan pelanggaran. “Lebih leluasa pemain mencetak gol kalau bola set pieces. Karena tidak ada yang kawal. Padahal sudah diantisipasi. Termasuk gol pertama sudah diinstruksikan agar pemain sayap lawan tidak boleh melakukan crossing. Faktor terburu-buru itu membuat permainan jadi kacau,” ujarnya.

Nah, dia menilai situasi seperti ini kembali dari mental para pemain secara pribadi. Tentu, dia sebagai pelatih tetap berusaha membangkitkan mental anak asuhnya agar tetap percaya diri. “Saya tetap akan berusaha mengembalikkan mental mereka. Tapi semua kembali lagi kepada pemain masing-masing,” tambahnya. 

Pun begitu, dia mengaku masuknya beberapa pemain baru sebenarnya perlahan membuat permainan sudah meningkat. Bahkan crossing yang jarang terlihat dari lini sayap mulai berjalan. “Pertandingan berikutnya harus bisa dapat poin,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum Gede Widiade mengatakan pasca kekalahan ini para pemain memang harus diberi motivasi. Sisa pertandingan harus meraih hasil positif. Tapi step by step dan tidak melihat pertandingan secara keseluruhan. “Saya sudah ngomong sama pelatih agar tidak usah memikirkan semua pertandingan. Fokus satu-satu saja,” ujar Gede. (ham/cal)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 25 Januari 2020 13:21

Mencari Juru Gedor Mumpuni

BALIKPAPAN - Musim 2020 bakal menjadi musim penentu bagi Persiba…

Sabtu, 11 Januari 2020 13:20

Alua Optimistis di Persiba

BALIKPAPAN - Gelandang Septinus Alua menjadi salah satu pemain yang…

Minggu, 05 Januari 2020 12:39

Ini Dia Sosok Asisten Pelatih Persiba

BALIKPAPAN - Masuknya Angel Alfredo Vera sebagai juru taktik membuat…

Minggu, 24 November 2019 23:37

Satia Legawa Kalau Dipecat

BALIKPAPAN - Nasib Pelatih Satia Bagdja Ijatna masih mengambang. Kontraknya…

Jumat, 25 Oktober 2019 23:48

Rombak Tim untuk Tancap Gas Musim Depan

Manajemen Persiba Balikpapan sudah mengisyaratkan bakal melalukan perombakan besar-besaran. Buntut…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:43

Motivasi Tinggi, Sulit Dikalahkan

Bersua Mitra Kukar tampaknya menjadi dedikasi terakhir bagi para pemain…

Rabu, 23 Oktober 2019 09:40

Kurang Greget, Selektiflah Pilih Pemain

Kompetisi Liga 2 sudah berakhir. Persiba Balikpapan gagal merealisasikan targetnya…

Kamis, 03 Oktober 2019 13:13
Persiba vs Martapura FC

Rekor Bagus, Wajib 3 Poin

Persiba Balikpapan dihadapkan dengan dua pilihan bersua Martapura FC di…

Kamis, 03 Oktober 2019 13:11

Martapura Melawan Tekanan

Martapura FC datang dengan kekuatan penuh saat bersua Persiba Balikpapan,…

Jumat, 27 September 2019 16:29

Pantang Berhitung

BALIKPAPAN - PSBS Biak salah satu pesaing bagi Persiba Balikpapan dalam perebutan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers