MANAGED BY:
JUMAT
25 JUNI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

OLAHRAGA

Sabtu, 24 Agustus 2019 09:51
Mental Jangan Loyo
BANGKIT: Para pemain harus bangkit dan menatap laga berikutnya. Apalagi sudah dinanti Persis Solo.

PROKAL.CO,

BALIKPAPAN-  Sang arsitek Persiba Satia Bagdja Ijatna punya tugas berat. Kekalahan atas PSIM Jogjakarta tentu membuat kepercayaan diri dan mental para pemain menurun. Pria kelahiran Jakarta tersebut wajib mengembalikannya. Apalagi laga selanjutnya bakal bertandang ke markas Persis Solo. Andai tak kunjung berkembang, tentu bayang-bayang kekalahan kembali terjadi.

Ya, mantan juru taktik timnas wanita tersebut menilai anak asuhnya dalam tekanan. Berada di zona degradasi membuat mereka ingin secepatnya bangkit. Imbasnya, di pertandingan melawan PSIM justru terburu-buru. “Mereka mau menang, makanya terburu-buru. Itukan tidak boleh terjadi. Apalagi sampai kehilangan bola dan banyak melakukan pelanggaran,” kata Satia, Jumat (23/8) kemarin.

Memang gol kedua yang diciptakan oleh anak asuhan Aji Santoso tercipta melalui bola mati. Padahal, sehari sebelum pertandingan, Satia meminta para pemainnya untuk minim melakukan pelanggaran. “Lebih leluasa pemain mencetak gol kalau bola set pieces. Karena tidak ada yang kawal. Padahal sudah diantisipasi. Termasuk gol pertama sudah diinstruksikan agar pemain sayap lawan tidak boleh melakukan crossing. Faktor terburu-buru itu membuat permainan jadi kacau,” ujarnya.

Nah, dia menilai situasi seperti ini kembali dari mental para pemain secara pribadi. Tentu, dia sebagai pelatih tetap berusaha membangkitkan mental anak asuhnya agar tetap percaya diri. “Saya tetap akan berusaha mengembalikkan mental mereka. Tapi semua kembali lagi kepada pemain masing-masing,” tambahnya. 

Pun begitu, dia mengaku masuknya beberapa pemain baru sebenarnya perlahan membuat permainan sudah meningkat. Bahkan crossing yang jarang terlihat dari lini sayap mulai berjalan. “Pertandingan berikutnya harus bisa dapat poin,” katanya. 

Sementara itu, Ketua Umum Gede Widiade mengatakan pasca kekalahan ini para pemain memang harus diberi motivasi. Sisa pertandingan harus meraih hasil positif. Tapi step by step dan tidak melihat pertandingan secara keseluruhan. “Saya sudah ngomong sama pelatih agar tidak usah memikirkan semua pertandingan. Fokus satu-satu saja,” ujar Gede. (ham/cal)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 02 Juni 2021 11:17

Liga 1 Bisa Dihelat dengan Penonton

Pada Juli nanti, terbuka peluang stadion-stadion di tanah air ramai…

Sabtu, 15 Mei 2021 13:27

Obat Kangen Asnawi Mangkualam Melewatkan Puasa dan Lebaran Jauh dari Keluarga

Tiap kali kangen keluarga, Asnawi Mangkualam berusaha mengingat apa yang…

Rabu, 03 Maret 2021 11:29

Miftah Anwar Sani, Pemain Asia Kedua yang Bermain di FK Sloboda

Miftah Anwar Sani resmi diperkenalkan sebagai pemain baru Klub Liga…

Minggu, 06 Desember 2020 10:26

Tiga Kiper Persiba Tetap Setia

Pelatih Kiper Yanuar Hermansyah tetap memberikan instruksi latihan kepada tiga…

Selasa, 01 Desember 2020 13:14

Jaga Stamina, Antisipasi Kompetisi Bergulir

BALIKPAPAN - Kompetisi Liga 2 baru akan bergulir Februari tahun…

Senin, 23 November 2020 09:24

Libur Kompetisi, Eljo Pilih Main Tarkam

BALIKPAPAN  -  Banyak cara dilakukan para pemain selama kompetisi tertunda. Biasanya…

Rabu, 21 Oktober 2020 11:17

Tetap Setia di Persiba

BALIKPAPAN - Pemain sayap Edy Gunawan berhasrat ingin lebih lama…

Kamis, 25 Juni 2020 10:05

Pemain Dihantui Cedera Otot

BALIKPAPAN - Kompetisi sepak bola di Indonesia memang dipastikan sudah…

Jumat, 10 April 2020 13:57

Berburu Kesempatan Bermain

 BALIKPAPAN - Kehadiran Dominggus Fakdawer terpaksa membuat pemilihan komposisi pemain…

Selasa, 07 April 2020 10:48

Jalan di Kawasan Apartemen

BALIKPAPAN  -  Liga 2 sejatinya sudah kick off pada 14…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers