MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

POROS SELATAN

Minggu, 25 Agustus 2019 12:49
BMKG: Sedikit Struktur Sesar yang Aktif
Pulau Kalimantan Aman dari Gempa
AMAN DARI GEMPA: Pulau Kalimantan menurut BMKG aman dari gempa karena tidak banyak struktur sesar yang aktif.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali menegaskan, Pulau Kalimantan merupakan satu-satunya pulau di Indonesia dengan tingkat aktivitas kegempaan paling rendah.

“Meskipun di Pulau Kalimantan terdapat struktur sesar dan memiliki catatan aktivitas gempa bumi, tetapi secara umum wilayah Pulau Kalimantan masih relatif lebih aman jika dibanding daerah lain di Indonesia. Seperti Pulau Sumatera, Jawa, Sulawesi, dan Papua yang memiliki catatan sejarah gempa yang dapat merusak dan menimbulkan korban jiwa sangat besar,” ungkap Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam rilis yang diterima Balikpapan Pos.

Ditambahkannya, kondisi seismisitas Pulau Kalimantan yang relatif rendah itu berdasarkan sejumlah fakta. Di antaranya, wilayah Borneo memiliki struktur sesar aktif yang jauh lebih sedikit dibandingkan pulau-pulau lain di Indonesia. 

Kemudian, lokasinya cukup jauh dari zona tumbukan lempeng (megathrust). Hal ini membuat suplai energi yang membangun medan tegangan terhadap zona seismogenik di Kalimantan tidak sekuat akumulasi medan tegangan zona seismogenik yang lebih dekat megathrust

Terakhir, beberapa struktur sesar di Kalimantan sudah berumur tersier. Segmentasinya banyak yang tidak aktif lagi dalam memicu gempa. Meskipun demikian, guna mengantisipasi terjadinya bencana, khususnya di wilayah pesisir Kalimantan Utara, Timur dan Selatan yang berhadapan dengan sumber gempa, maka perlu disusun strategi mitigasi bencana dengan menyiapkan tata ruang pantai agar masyarakat pesisir lebih aman.

“Tata ruang pemanfaatan daerah pesisir harus berbasis mitigasi bencana. Ini penting guna mengantisipasi bencana tsunami di pantai rawan tsunami dan tangguh menghadapi tsunami,” katanya.

Selain itu, lanjut Dwikorita, konsep evakuasi mandiri juga menjadi pilihan tepat dan efektif untuk menyelamatkan masyarakat dari ancaman tsunami. Evakuasi mandiri dengan menjadikan guncangan gempa kuat sebagai peringatan dini tsunami alami dapat menjamin keselamatan masyarakat. 

Dwikorita mengungkapkan, edukasi evakuasi mandiri dan pelatihan evakuasi (drill) akan menjadi materi penting dalam kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dan stakeholder di wilayah pantai rawan tsunami oleh berbagai lembaga terkait, seperti BNPB, BPBD, BMKG. Masyarakat yang tinggal di zona sesar aktif dan pesisir harus memahami bagaimana cara menyelamatkan diri saat terjadi gempa bumi maupun tsunami. 

Sementara itu, Deputi Geofisika BMKG Mohammad Sadly mengatakan, Pulau Kalimantan memang relatif lebih aman secara seismik jika dibandingkan pulau-pulau besar di Indonesia.  Meski demikian, BMKG bersama kementerian dan lembaga terkait sedang menyiapkan sistem monitoring gempa dan langkah-langkah mitigasi gempa bumi dan tsunami yang lebih mumpuni. Ini untuk menjaga keselamatan masyarakat dan keberlanjutan perekonomian di wilayah calon ibu kota tersebut.

“BMKG bersama kementerian/lembaga lain berupaya meminimalisasi sekecil mungkin risiko kebencanaan di wilayah tersebut, dengan menyiapkan skenario mitigasi bencana yang tepat, terpadu, dan berkesinambungan,” tutur Sadly.

Langkah tersebut, sambung Sadly, diwujudkan BMKG dengan terus memperkuat sistem monitoring gempa bumi di seluruh wilayah Indonesia. Pada tahun 2019, BMKG akan memasang sensor gempa sebanyak 194 unit. Sedangkan pada tahun 2020, BMKG juga akan memasang sensor gempa sebanyak 154 unit, guna merapatkan jaringan monitoring gempa nasional. Termasuk di Pulau Kalimantan.

Tidak hanya itu, BMKG juga telah merencanakan pembangunan 300 sarana penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami atau warning receiver system (WRS) di seluruh wilayah Indonesia.

Sarana penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami ini penting, kata Sadly, supaya informasi dan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG dapat segera ditindaklanjuti pemerintah daerah dalam upaya menyelamatkan masyarakat berisiko.

“Untuk perencanaan dan pengembangan wilayah yang aman dari gempa bumi serta menjadi acuan dalam membangun bangunan tahan gempa, maka kegiatan mikrozonasi seismik yang dilakukan BMKG penting dilakukan. Kegiatan mikrozonasi ini penting karena dapat mengidentifikasi zona rentan gempa bumi. Di zona rentan inilah dilakukan upaya penguatan struktur bangunan, supaya tetap aman meskipun terjadi gempa,” pungkasnya. (gan/vie/k1) 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 12 September 2019 10:39

Upaya Minimalisasi Kemacetan dan Lakalantas

Dinas Perhubungan (Dishub) Balikpapan memperkenalkan kepada masyarakat Balikpapan keberadaan yellow…

Kamis, 12 September 2019 10:36

Anggaran PBI JKN Bakal Membengkak

BALIKPAPAN -  Rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan banyak menuai protes…

Rabu, 11 September 2019 10:37

Kemen PAN-RB Saksikan Peluncuran Inovasi Pelayanan

BALIKPAPAN-Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (DPMPT)  Kota Balikpapan, Selasa…

Rabu, 11 September 2019 10:35

Kabut Asap, Warga Rawan Terserang ISPA

BALIKPAPAN-Kabut asap menyelimuti Kota Balikpapan, pada Selasa (10/9) pagi. Asap…

Selasa, 10 September 2019 10:31

Balikpapan Selatan Terbanyak Kebakaran Lahan

BALIKPAPAN-Belakangan ini hujan jarang turun di Balikpapan sehingga rawan terjadi…

Selasa, 10 September 2019 10:30

Mal Balikpapan Baru Fasilitasi Si Jempol

BALIKPAPAN-Peran serta pihak ketiga membantu pemerintah dalam menjalankan tugas memberi…

Senin, 09 September 2019 10:34

Pemkot Dapat Apresiasi dari DPR RI

BALIKPAPAN-Pemerintah Pusat berhasil menekan jumlah penduduk buta aksara. Berdasarkan Survei…

Sabtu, 07 September 2019 10:22

Anggaran Pendidikan Diharapkan Banyak Mengalir ke Kaltim

BALIKPAPAN-Ratusan mahasiswa Universitas Balikpapan (Uniba) mengikuti forum group discussion (FGD)…

Kamis, 05 September 2019 11:00

Usulan Proyek yang Diutamakan Jika Sudah Punya Ini...

BALIKPAPAN–Sejumlah usulan pembangunan infrastruktur yang diusulkan masyarakat baik lewat Musyawarah…

Kamis, 05 September 2019 10:58

Banyak Pedagang Pasar Klandasan Pulang Kampung

Pasar Klandasan yang terbakar 2012 lalu, belum dilakukan pembangunan kembali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*