MANAGED BY:
SABTU
29 FEBRUARI
UTAMA | BALIKPAPAN | POROS SELATAN | HUKUM DAN KRIMINAL | POLITIK | OLAHRAGA | PPU-PASER | ADVERTORIAL

UTAMA

Senin, 26 Agustus 2019 11:21
Dua Kapal dari Balikpapan Bantu Evakuasi
TENGAH LAUT: KM Santika Nusantara saat akan terbakar pada Jumat (23/8) malam lalu. Para penumpang dievakuasi oleh awak kapal menggunakan sekoci dan menanti kapal nelayan melintas. KN Wisanggeni dari Balikpapan yang membantu proses evakuasi sudah tiba di TKP, tadi malam.

PROKAL.CO, BALIKPAPAN-Evakuasi para penumpang akibat terbakarnya KM Santika Nusantara di perairan Masalembu terus dilakukan. Sebelumnya, KN Wisanggeni dari Balikpapan yang ikut membantu proses evakuasi sudah tiba di lokasi kejadian, malam tadi. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, proses evakuasi terus berlangsung.

Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Balikpapan, Octavianto mengatakan, pihaknya telah menurunkan KN Wisanggeni dengan membawa 32 personel. Termasuk di dalamnya rescuer dan analisis ops SAR. Mereka tiba di lokasi kejadian setelah menempuh perjalanan lebih dari 20 jam.

“Kendala di perjalanan, ombak tinggi sekitar satu sampai dua meter. Baru pagi kondisi sudah mendukung, sehingga dilanjutkan kembali menuju perairan Masalembu,” kata Octa kemarin.

Dari data sementara yang dihimpun, ratusan korban telah dievakuasi menggunakan sejumlah kapal. Yakni, 306 penumpang dan 3 korban yang meninggal dunia. Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Cabang Dharma Lautan Utama (DLU) Balikpapan, Saleh. Pihaknya juga menurunkan kapalnya untuk membantu evakuasi. KM DLU Fery 7 yang diturunkan berhasil mengevakuasi 64 korban selamat.

“Iya, evakuasi dari lokasi kejadian sudah ada 64 orang,” sebutnya saat dikonfirmasi kemarin.

Saleh menerangkan, pihaknya telah mengantarkan korban selamat ke posko di Surabaya. Sejauh ini belum ada arahan terkait proses pemulangan kembali penumpang kapal dengan tujuan Balikpapan ini. Namun, pihaknya menyatakan siap bila diminta bantuan untuk memulangkan penumpang tersebut.

“Semuanya di Surabaya, kami kemarin hanya membantu evakuasi. Sejauh ini sih belum ada arahan lanjutan. Kalau memang ada permintaan untuk angkut kembali ke Balikpapan, kami selalu siap. Kalau data-data penumpang yang kami angkut itu, semua ada di Surabaya. Saya belum terima,” bebernya.

Proses evakuasi pun terus dilakukan. KN Wisanggeni juga sudah tiba di lokasi kejadian, tinggal menunggu arahan dari SAR Mission Coordinator (SMC) Kantor SAR Surabaya. Pihaknya hanya ditugaskan untuk membantu mem-backup proses evakuasi.

“Selanjutnya kendali operasi dipegang oleh SMC, kami sifatnya hanya mem-backup,” pungkasnya.

Di bagian lain, Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Masalembu menerbitkan telegram pada nakhoda kapal. Telegram yang diterbitkan pada Sabtu (24/8) lalu ditujukan kepada para nakhoda kapal yang melintas di lokasi kejadian terbakarnya KM Santika Nusantara. Tujuannya agar mereka waspada dan berhati-hati karena bangkai KM Santika Nusantara telah bergeser.

“Adapun pergeseran bangkai kapal Santika Nusantara tersebut disebabkan oleh faktor angin dan gelombang laut,” ucap Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai Ahmad. Dia memperoleh informasi dari kapal-kapal nelayan.

Untuk itu, Ditjen Perhubungan Laut mengeluarkan telegram untuk nakhoda kapal yang melintas dan berlayar di sekitar perairan tersebut. “Apabila menemukan hal-hal lainnya, dapat segera menghubungi Syahbandar Masalembu atau Stasiun Radio Pantai Masalembu,” ujar Ahmad.

Untuk membantu pemantauan, Operator KM Santika Nusantara, yaitu PT Jembatan Nusantara telah mengirimkan satu unit kapal untuk pemantauan.  Selain itu, juga telah diberangkatkan satu unit tugboat yang rencananya akan menarik bangkai KM Santika Nusantara ke Gresik.

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi untuk mencari tahu penyebab terbakarnya KM Santika Nusantara. Sejumlah data dikumpulkan, termasuk menggali keterangan para penumpang. Investigator KNKT Nico Maris mengatakan, KNKT tengah mengumpulkan data-data, keterangan para penumpang, termasuk wawancara dengan penumpang KM Santika Nusantara.

“Kami cari bukti awal untuk mengungkap penyebab kebakaran KM Santika Nusantara ini lebih dulu,” ujarnya.

Melalui Direktur Utama PT Jasa Raharja, Budi Rahardjo Slamet menyampaikan, korban terbakarnya KM Santika Nusantara dijamin asuransi. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, berhak menerima santunan sebesar Rp 50 juta yang akan diserahkan kepada masing-masing ahli waris sesuai domilisi korban.

Untuk seluruh korban luka-luka, Jasa Raharja telah menerbitkan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit di mana korban dirawat. Biaya maksimum yang ditanggung Rp 20 juta serta menyediakan manfaat tambahan biaya P3K maksimum Rp 1 juta.

“Biaya ambulans maksimum sebesar Rp 500 ribu terhadap masing-masing korban luka-luka,” tuturnya. (yad/lyn/han/jpg/cal/k1)

loading...

BACA JUGA

Jumat, 28 Februari 2020 15:04

Rebutan Penumpang, Dua Sopir Angkot Baku Hantam

BALIKPAPAN - Situasi di Jalan Ruhuy Rahayu, sebelum gedung BSCC…

Kamis, 27 Februari 2020 00:00

Bikin SIM Sekarang Pakai Tes Psikologi, Ini Maksud dan Tujuan Pak Polisi

SAMARINDA - Pemberlakuan syarat permohonan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM)…

Rabu, 26 Februari 2020 23:57

MANTAP..!! Di Kabupaten Ini, Populasi Sapi Ternak Tembus 17 Ribu Ekor

PENAJAM - Populasi sapi ternak di Kabupaten Penajam Paser Utara…

Rabu, 26 Februari 2020 23:27

INGAT..!! Lewat Jalan Tol Balsam, Jangan Lupa Bawa Ban Cadangan

BALIKPAPAN - Jalan tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) memang menjadi perhatian bagi…

Senin, 24 Februari 2020 16:52

Mobil Tak Sesuai Selera, Wanita Ini Tolak Driver Ojol, Videonya Viral

BALIKPAPAN - Warganet baru-baru ini dihebohkan dengan adanya video viral…

Senin, 24 Februari 2020 10:31

Antrean di SPBU Ngga Abis-Abis, Ternyata Biang Masalahnya Si Pengetap..!!

BALIKPAPAN-Antrean para pengetap bahan bakar minyak (BBM) di setiap Stasiun…

Senin, 24 Februari 2020 10:28

Ini Kabar Terakhir soal Proyek Coastal Road Balikpapan, Apa Masih Lanjut..?

BALIKPAPAN-Proyek reklamasi Coastal Road di atas lahan seluas 411,89 hektar …

Senin, 24 Februari 2020 10:23

Jalur Kariangau Rawan Begal, Pelaku Hunus Senjata Tajam

BALIKPAPAN - Beberapa waktu belakangan ini sejumlah pengendara dibuat resah…

Senin, 24 Februari 2020 10:21

Masih Aktif ASN, Sekda Daftar di Penjaringan Golkar, Wali Kota Konsultasi ke Kemendagri dan KemenPAN

BALIKPAPAN - Munculnya nama Sekretaris Daerah (Sekda) Sayid MN Fadli…

Minggu, 23 Februari 2020 10:23

Merasa Dikriminalisasi, Notaris Demo

BALIKPAPAN- Putusan Majelis Hakim yang menyatakan notaris Samuel Arifin Chandra…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers